Dua Tahun Lagi, XL akan Matikan Jaringan 2G

Telset.id, Banyuwangi XL Axiata berencana akan mematikan seluruh jaringan 2G dalam dua tahun mendatang. Hal ini dilakukan untuk membangun kualitas yang lebih baik bagi pelanggan dengan menggantikannya ke jaringan 4G.

Direktur Keuangan XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin menjelaskan alasan bahwa jaringan 2G terlalu boros dengan listrik, sehingga tak efisien.

“Karena ada financial impact-nya. Pertama konsumsi listrik dan 2G itu teknologi lama jadi gak efisien secara listrik yang lebih besar dari spektrum, building new highway dan membangun kualitas yang lebih baik,” kata Tajudin di Hotel Dialoog, Banyuwangi Kamis (04/04/2019).

{Baca juga: XL Axiata Kenalkan “Laut Nusantara” ke Nelayan Banyuwangi}

Menurut Tajudin, pengguna 2G di XL Axiata sekitar 3%. Angka ini jauh dari pengguna 4G yang sudah berada diangka 75%. Namun XL Axiata tidak secara agresif dalam menghapus jaringan 2G. Sejak lama mereka pengguna untuk  beralih ke jaringan 4G supaya jaringan 2G bisa cepat kosong.

“Kita akan akselerasi itu di tahun 2-3 tahun dengan memudahkan perpindahan konsumen ke 4G. IJadi ada migrasi dari 2G dan 3G ke 4G. Kita sudah mulai shutting down 2G dan akan terus. Di 2019 kami berharap industri ini bisa berjalan dengan baik,” kata Tajudin.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya. Menurutnya pelanggan 2G berada dibawah 10% atau kurang dari Rp 5,4 juta. “Kami lihat adalah kalau traffic makin rendah,” ucap Yessie.

{Baca juga: Berkat Layanan Data, XL “Amankan” Posisi Kedua Terbesar}

Nantinya jaringan 2G akan dilakukan re-farming menjadi 4G. Hasilnya daerah yang awalnya teraliri jaringan 2G akan berubah menjadi 4G

“Frekuensi jadi terbuka untuk kita re-farm. Nah kita akan re-farm untuk menjadi jaringan LTE atau jadi 4G,” ucap Yessie.

“Daerah-daerah yang di shutdown 2G-nya malah kita tingkatkan bandwith untuk 4G-nya,” tambah Yessie. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here