Dua Bandara di Inggris Terapkan Teknologi Anti-Drone

Telset.id, Jakarta – Dua bandara di Inggris menerapkan teknologi anti-drone. Bandara Gatwick dan Heathrow, yang termasuk berskala besar, memakai teknologi itu menyusul insiden drone pada akhir 2018 lalu.

Pengelola Gatwick dan Heathrow kabarnya mengeluarkan dana hingga jutaan poundsterling agar mampu mencegah drone nyasar. Sebab, menjelang Natal tahun lalu, terjadi insiden yang melibatkan dua drone di dekat area Gatwick.

Saat itu, Gatwick bahkan ditutup selama tiga hari saat puncak libur Natal. Dampaknya, hampir 1.000 penerbangan dibatalkan dan hampir 140 ribu penumpang terlantar. Sayang, belum tahu teknologi anti-drone apa yang diterapkan.

{Baca juga: Tersesat di Rawa, Kakek Ini Akhirnya Ditemukan oleh Drone}

Juru bicara Gatwick mengatakan, pengelola telah membeli sistem serupa milik militer Inggris. Alat tersebut telah dipasang minggu lalu. Juru bicara Heathrow juga mengonfirmasi laporan pembelian teknologi anti-drone tingkat militer.

“Keamanan penumpang menjadi prioritas kami. Bekerja sama dengan pihak berwenang, kami terus mencari teknologi terbaik untuk menghilangkan ancaman drone,” ujar juru bicara Heathrow, dilansir The Guardian, Selasa (8/1/2019).

Dikutip Telset.id, militer Inggris terpaksa dipanggil pemerintah dan menggunakan sistem Drone Dome untuk mengamankan Gatwick. Teknologi anti-drone buatan perusahaan asal Israel diklaim mampu menghalau serangan drone.

{Baca juga: Ingin Aman Terbangkan Drone? Ini Cara Dapatkan Lisensinya}

Teknologi itu juga memiliki jangkauan hingga beberapa kilometer dan menggunakan empat radar untuk mendeteksi 360 derajat guna mengidentifikasi dan melacak drone. Otoritas setempat tak ingin terjadi hal-hal tak diinginkan.

https://www.theguardian.com/technology/2019/jan/08/police-handed-new-anti-drone-powers-after-gatwick-disruption

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here