Mobil balap Formula E dengan logo Disney di sirkuit

Disney+ Kunci Hak Siar Global Formula E, Gantikan Roku

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Disney+ resmi menjadi rumah streaming global ABB FIA Formula E World Championship
  • Hak siar mencakup lebih dari 140 wilayah di seluruh dunia
  • Di Amerika Serikat, balapan tayang di Disney+ dan ESPN+
  • Musim 2026/27 akan menayangkan 21 putaran dalam 13 acara balap
  • Musim dimulai 18 Desember di Arab Saudi
  • Kota-kota lain termasuk Miami, Monako, dan Kota Meksiko
  • Roku sebelumnya menjadi rumah utama Formula E dan kemitraannya akan berakhir
  • Formula 1 mengambil pendekatan berbeda dengan beralih ke Apple untuk hak siar AS

Telset.id – Disney+ resmi menjadi rumah streaming global untuk balapan ABB FIA Formula E World Championship. Kesepakatan ini menjadikan platform tersebut sebagai tuan rumah acara resmi di lebih dari 140 wilayah di seluruh dunia, sebuah perubahan besar bagi penggemar balap mobil listrik.

Di Amerika Serikat, balapan akan ditayangkan di Disney+ dan ESPN+ mulai musim 2026/27. Kesepakatan ini juga memungkinkan liga balap untuk mempertahankan kesepakatan siaran TV lokal di pasar tertentu, menurut Variety.

Perubahan ini berdampak langsung pada penggemar Formula E yang sebelumnya mengandalkan Roku sebagai rumah utama untuk menonton balapan. Kemitraan dengan Roku tampaknya akan segera berakhir, menandai pergeseran signifikan dalam lanskap streaming balap mobil listrik.

Disney+ berencana menayangkan 21 putaran dalam 13 acara balap, dimulai pada 18 Desember di Arab Saudi. Pemberhentian tur lainnya termasuk Miami, Monako, dan Kota Meksiko.

Bagi yang belum familiar, Formula E adalah liga balap yang menggunakan kendaraan listrik. Liga ini telah ada sejak 2014 dan terus mengalami peningkatan popularitas secara stabil.

Baca Juga:

Mobil balap Formula E dengan logo Disney

Keputusan Disney+ untuk mengambil alih hak siar global Formula E menunjukkan ambisi platform streaming ini dalam memperluas jangkauan konten olahraga. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Disney+ untuk terus mengembangkan layanannya, termasuk layanan streaming gratis yang tengah dipertimbangkan.

Sementara itu, Formula 1 mengambil pendekatan berbeda dalam hal streaming. Liga tersebut baru saja mengakhiri kolaborasi dengan ESPN milik Disney dan beralih ke Apple untuk hak siar resmi di Amerika Serikat.

Perbedaan strategi antara Formula E dan Formula 1 ini menarik untuk dicermati. Formula E memilih memperkuat kemitraan dengan Disney, sementara Formula 1 justru menjauh dari Disney dan memilih Apple sebagai mitra streaming baru.

Bagi penggemar balap di Indonesia, kesepakatan ini membuka akses yang lebih luas untuk menonton aksi Formula E melalui Disney+. Dengan cakupan lebih dari 140 wilayah, termasuk kemungkinan Indonesia, para penggemar dapat menantikan musim 2026/27 dengan penuh antusiasme.

Disney+ sendiri terus berinovasi dalam menghadirkan konten menarik bagi para pelanggannya. Beberapa waktu lalu, platform ini juga menyiapkan konten gratis untuk bersaing dengan YouTube dan Tubi. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Disney+ dalam memperluas ekosistem kontennya.

Kesepakatan streaming Formula E ini juga menjadi kabar baik bagi para penggemar setia balap mobil listrik yang selama ini mengikuti perkembangan liga sejak awal berdiri. Dengan pindahnya hak siar ke Disney+, diharapkan jangkauan penonton Formula E akan semakin luas.

Perlu dicatat bahwa Roku sebelumnya menjadi rumah utama bagi acara Formula E, bahkan perusahaan tersebut sempat membuat seri dokumenter untuk menyoroti liga tersebut. Kini, dengan berakhirnya kemitraan tersebut, Disney+ mengambil alih peran penting ini.

Musim 2026/27 akan menjadi musim perdana Disney+ sebagai rumah streaming global Formula E. Dengan 21 putaran dalam 13 acara balap, para penggemar akan disuguhkan aksi balap yang padat dan menarik.

Dimulainya musim baru pada 18 Desember di Arab Saudi akan menjadi momen bersejarah bagi Disney+ dan Formula E. Kota-kota besar seperti Miami, Monako, dan Kota Meksiko akan menjadi saksi bagaimana kemitraan baru ini berjalan.

Bagi industri streaming, kesepakatan ini menunjukkan bahwa konten olahraga tetap menjadi primadona yang diperebutkan platform-platform besar. Disney+ dengan jangkauan globalnya dipandang sebagai mitra yang tepat bagi Formula E untuk terus berkembang.

Sementara itu, penggemar Formula 1 di Amerika Serikat juga akan merasakan perubahan dengan pindahnya hak siar ke Apple. Ini menunjukkan dinamika persaingan antar platform streaming dalam memperebutkan konten olahraga bergengsi.

Dengan semua perubahan ini, para penggemar balap diharapkan dapat menikmati akses yang lebih baik ke konten favorit mereka melalui platform streaming yang semakin beragam.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.