Diam-diam GM Beli Pesaing ‘Gagal’ Uber

Telset.id – Diam-diam, pabrikan mobil asal AS, General Motors (GM), membeli pesaing layanan transportasi online Uber, yakni Sidecar. GM akan menggunakan pengetahuan Sidecar yang mereka miliki untuk membangun proyek ridesharing dan proyek mobil self-driving.

Produsen mobil seperti GM ternyata takut atas kesuksesan Uber dan dampaknya terhadap bisnis penjualan mobil mereka. Itulah sebabnya, GM membeli Sidecar senilai USD 30 juta atau sekitar Rp 413 miliar.

Seperti dikutip dari Engadget, Sidecar merupakan perusahaan layanan transportasi online yang kalah bersaing dibanding Uber dan Lyft. Perusahaan ini tutup Desember tahun lalu.

Pasca pembelian Sidecar oleh GM, kebanyakan karyawannya akan pindah ke GM. Sebab, pabrikan mobil terbesar di Amerika itu memerlukan pengetahuan akan IP di layanan ini. Tapi, pendiri Sidecar, yakni Sunil Paul, tidak akan ikut hijrah bersama eks-karyawannya.

GM sebelumnya berinvetasi di Lyft, layanan pesaing Uber juga, untuk mendapatkan kepemilikan saham senilai USD 500 juta. GM bukanlah satu-satunya perusahaan otomotif yang membangun saingan Uber.

Selain GM, pabrikan mobil Ford dan Daimler juga membangun tandingan Uber dengan memproduksi shuttle minibus. Selain itu, dua perusahaan ini juga membeli RideScout dan mytaxi di 2014 lalu.

Di saat semua perusahaan otomotif bekerja sama untuk mengganjal bisnis Uber, perusahaan layanan transportasi online tersebut merupakan startup paling kaya. Saat ini valuasi Uber mencapai USD 60 miliar, sementara valuasi GM hanya di kisaran USD 55 miliar.[AI/HBS]

Artikel Diam-diam GM Beli Pesaing ‘Gagal’ Uber dikutip dari Telset.