telset

Departemen Kehakiman AS Investigasi Pembelian Motorola

San Fransisco – Niat akuisisi Motorola Mobility oleh Google belum sepenuhnya terwujud. Kesepakatan dua perusahaan raksasa itu masih terganjal oleh keputusan Departemen Kehakiman AS.

Keinginan Google untuk membeli anak perusahaan Motorola Inc masih belum sepenuhnya terlaksana. Meskipun dua perusahaan asal negeri paman sam itu telah menyepakati nilai akuisisi yang perlu dibayarkan. Pasalnya, kesepakatan dua perusahaan raksasa itu masih harus menunggu hasil penyelidikan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Seperti dilansir Huffington Post, Senin (3/10), pembelian perusahaan yang dilakukan oleh Google belakangan ini memang mendapatkan perhatian serius dari lembaga pemerintahan.

Perhatian lebih itu diberikan karena posisi Google sebagai perusahaan yang menguasai pencarian dan  iklan di internet. Selain itu, Google juga telah membuat sistem operasi mobile yang kini juga mendominasi di pasar platform mobile.

Perhitungan matang yang dilakukan oleh lembaga hukum AS itu dilakukan agar akuisisi perusahaan itu tidak merusak persaingan di pasar smartphone. Lembaga itu menilai meskipun Google memiliki Motorola perusahaan lainnya yang juga memproduksi ponsel pintar tidak terganggu dalam persaingan pasar.

Beberapa perusahaan produsen ponsel pintar memang ada yang merasa terusik. Bagaiamanapun Google menjadi produsen platform mobile Android yang sedang banyak digunakan oleh produsen ponsel.

Disamping itu, jika niat Google terwujud, pembelian Motorola Mobility menjadi nilai akusisi terbesar yang pernah dilakukannya selama 13 tahun perusahaan itu berdiri. Namun, jika gagal Google harus tetap membayar USD 2,5 miliar kepada Motorola sebagai kompensasi.[dny/hbs]{jcomments on}

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0