Telset.id – Sebuah pusat data baru di Denver, Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah videonya memperlihatkan halaman rumput luas yang disiram air secara berlebihan, sementara sekitar 1,5 juta pelanggan di kota tersebut justru diminta membatasi penggunaan air akibat kekeringan parah.
Video yang viral di media sosial itu memperlihatkan sebuah fasilitas pusat data di lingkungan Elyria-Swansea, Denver, menyiram seluruh area hijaunya dengan banyak alat penyiram air. “Kamu pasti tidak percaya bahwa mereka menyiram seluruh area hijau mereka dengan begitu banyak alat penyiram sehingga benar-benar membentuk kolam raksasa,” ujar seorang warga yang merekam video tersebut, seperti dikutip dari Gadget Review.
Insiden ini memicu perdebatan luas mengenai penerapan pembatasan air yang adil di tengah krisis kekeringan yang melanda wilayah tersebut.
Krisis Kekeringan di Denver dan Aturan Pembatasan
Dewan Komisaris Air Denver telah menyetujui pembatasan kekeringan tahap satu pada bulan Maret. Keputusan ini diambil saat wilayah tersebut menghadapi kondisi terkering dalam beberapa dekade terakhir.
Menurut US Drought Monitor, daerah aliran sungai yang menjadi sumber pasokan air untuk utilitas air Denver mengalami “kekeringan parah hingga luar biasa.” Sementara itu, wilayah metropolitan Denver sendiri berada dalam status “kekeringan parah.”
Sebagai respons, warga dan bisnis diminta untuk mengurangi penggunaan air. Penduduk Denver kini harus membatasi penyiraman halaman mereka menjadi dua hari dalam seminggu, yang ditentukan berdasarkan alamat tempat tinggal. Bahkan pada hari-hari yang diizinkan tersebut, pelanggan dilarang menyiram antara pukul 10 pagi hingga 6 sore.

Fasilitas Data Center CoreSite yang Diduga Menyiram Rumput
Identitas pusat data yang terekam dalam video tersebut belum dapat dikonfirmasi. Namun, kemungkinan besar fasilitas itu adalah pusat data baru berkekuatan 18 megawatt milik perusahaan komputasi awan CoreSite.
Fasilitas seluas sekitar 170.000 kaki persegi ini baru saja beroperasi di Elyria-Swansea. Kehadirannya sendiri telah memicu perdebatan luas seputar peraturan zonasi Denver.
Belum diketahui perusahaan teknologi mana saja yang menyewa ruang di fasilitas CoreSite Denver tersebut. Namun di tempat lain, perusahaan ini diketahui telah bermitra dengan raksasa teknologi seperti Amazon, Google, dan Microsoft.
Pertanyaan Seputar Pelanggaran dan Penggunaan Air
Terkait penggunaan air tersebut, belum dapat dipastikan apakah alat penyiram rumput di lokasi itu melanggar pembatasan kekeringan kota. Hal ini bergantung pada waktu dan tanggal pasti pengambilan video yang beredar.
Kemungkinan lain, fasilitas tersebut menggunakan air daur ulang untuk mengairi rumputnya. Namun, pendekatan ini terbukti menimbulkan masalah di kota-kota lain.
Ke depannya, Gadget Review mencatat bahwa semua alat penyiram rumput akan sepenuhnya dibatasi mulai 1 Oktober. Larangan ini dijadwalkan berlangsung hingga musim semi tahun depan.
Jika pusat data di Denver masih menyiram rumput setelah batas waktu tersebut, masih belum jelas bagaimana — atau bahkan apakah — para pemimpin lokal berencana menahan pemilik fasilitas agar bertanggung jawab.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kekhawatiran seputar dampak lingkungan pusat data. Sebelumnya, insiden kebocoran air di fasilitas serupa juga pernah menjadi perhatian publik.
Implikasi bagi Warga dan Industri
Situasi di Denver ini menyoroti ketegangan antara kebutuhan operasional fasilitas teknologi besar dan upaya konservasi sumber daya alam di tengah krisis iklim. Warga yang telah mematuhi pembatasan justru menyaksikan fasilitas besar menggunakan air secara berlebihan untuk kebutuhan non-esensial seperti penyiraman rumput.
Pihak berwenang Denver kini dihadapkan pada tantangan untuk menegakkan aturan secara konsisten, termasuk terhadap pelaku industri besar. Kejelasan mengenai penegakan hukum terhadap pelanggaran pembatasan air akan menentukan kepercayaan publik terhadap kebijakan yang diterapkan.
Bagi industri pusat data, insiden ini menjadi pengingat bahwa praktik operasional yang tidak memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dapat memicu respons negatif dari masyarakat dan berpotensi menarik perhatian regulator.





Komentar
Belum ada komentar.