telset

Dampak Moratorium Omset Content Provider Turun Hingga 70%

Jakarta – Masih ingat tentang keputusan BRTI untuk menghentikan layanan SMS Premium sementara. Mungkin PT Melon Indonesia salah satu Content provider yang terkena Imbas dari Intruksi pemerintah tersebut.

Budi Setyawan Wijaya, Direktur Keuangan PT Melon mengatakan pada Telsetnews jumat (28/10). Saat ini hambatan utama pemasaran layanan Melon adalah moratorium penghentian layanan SMS premium termasuk ring back tone (RBT) oleh regulator sejak 19 Oktober 2011.

Ia mencontohkan, jika sebelumnya dengan sekali mengirim pesan broadcast perusahaan bisa memperoleh respon dari 100 orang, sekarang ini ketika SMS penawaran sudah disertai konfirmasi, potensi perolehan pelanggan baru turun hingga 70%. Akibatnya, pendapatan rata-rata perusahaan di Oktober diperkirakan turun hingga Rp 200 juta dari Rp 700 juta perbulannya.

Isu sedot pulsa yang sedang ramai saat ini juga berdampak cukup signifikan terhadap layanan konten Melon yang juga menggunakan pulsa sebagai alat bayar, kata Budi. Ke depan, perusahan akan mengeluarkan voucher berlangganan dan menggunakan mekanisme pembayaran melalui bank dan sistem layanan electronic payment untuk menghindari isu sedot pulsa.(ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0