Cordia Tab, Tablet Berbasis Linux

Jakarta – Kalau tablet kebanyakan bersistem operasi Android atau Windows, Cordia Tab tidak demikian. Sistem operasi yang dipilih adalah sistem operasi yang berbasis Linux.

Pemilihan sistem operasi berbasis Linux karena dengan menggunakan kernel Linux, Cordia Tab bisa menawarkan tablet yang bisa di hack atau di utak-atik oleh komunitas open source.

Tablet Cordia Tab ini memiliki prosesor 800 MHz  Freescale i.MX515, memori 512MB RAM, dan layar touchscreen kapasitif dengan resolusi 1024 x 600 piksel.

Tablet ini juga dilengkapi  802.11b / g WiFi, Bluetooth 2.1, 3G, GPS, sebuah sensor cahaya ambient, giroskop dan akselerometer. Tak ketinggalan  port mini USB, port HDMI, dan hack headset.

Untuk kameranya, Cordia Tab memiliki kamera dengan resolusi 2 megapiksel menghadap ke depan. Perangkat ini juga sudah mendukung HDMI dengan kualitas 720p. Terdapat jack headset 3.5 mm dan penerima radio FM, sehingga pengguna tidak akan merasa bosan.

Untuk ketahanan baterai, Cordia Tab sudah memiliki baterai dengan ampere 3300mAh dan dapat bertahan selama antara 4 dan 6 jam.  Untuk dimensi tablet in adalah 7,6 x 4,6 x 0,6 inci dengan berat 1 pon atau 450 gram.

Jika Anda penasaran akan tablet yang bisa diutak-atik ini bisa memesannya langsung si situs resmi Cordia.[tsn/ hbs]

{jcomments on}

Previous articleYui Ci: Saya Mau iPhone Menjadi Transparan
Next articleMozilla akan Kembangkan Sistem Operasi Berbasis Web

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here