Cacat Microsoft Office Mungkinkan Peretas Ambil Alih Mac

Telset.id, Jakarta – Kabar kurang menyenangkan menyebut bahwa cacat Microsoft Office sangat memungkinkan peretas untuk mengambil alih Mac. Hal itu disampaikan oleh mantan peretas Badan Keamanan Nasional, Patrick Wardle.

Biasanya, saran yang umumnya diberikan untuk mencegah komputer terinfeksi oleh malware atau trojan adalah dengan tidak mengunduh lampiran file atau data apa pun yang didapatkan di email, yang berasal dari orang tidak dikenal.

Namun, adakalanya lampiran tersebut terlihat tidak berbahaya, seperti file Microsoft Word atau Excel. Padahal, menurut Wardle, ada cacat dimana peretas berpotensi mengambil alih komputer Mac dengan hanya melakukan klik dua kali.

{Baca juga: Peretasan Akun Twitter Bill Gates dkk Awalnya Cuma Prank}

Peretasan terjadi ketika pengguna membuka file Microsoft Office. Peretasan tersebut sebenarnya menggabungkan beberapa eksploitasi. Dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Kamis (6/8/2020), salah satunya melibatkan penggunaan format file lama.

Seperti yang dicatat Wardle, hal itu tidak selalu merupakan peretasan yang mudah karena akan mengharuskan pengguna untuk masuk ke komputer Mac dalam dua kesempatan terpisah. Setiap kesempatan akan memicu langkah berbeda.

Ia sangat percaya bahwa peretasan itu dapat dengan mudah didistribusikan. Dengan demikian, ada kemungkinan besar bahwa setidaknya beberapa orang mungkin akan tertipu. Lalu, bagaimana upaya yang dilakukan oleh Microsoft dan Apple?

Kabar baiknya, jika Anda menjalankan Microsoft Office di komputer Mac, baik Apple dan Microsoft telah mengatasi cacat tersebut. Perbaikan hadir di versi terbaru macOS dan Office untuk Mac. Untuk menghindarinya, Anda harus melakukan update.

{Baca juga: Hacker Serang Secure Enclave Apple, Data Pengguna Terancam?}

Sebelumnya, kabar peretasan lain yang melibatkan Apple juga sempat berhembus, dimana disebutkan telah terjadi eksploitasi oleh hacker yang menyasar Secure Enclave atau prosesor cadangan milik Apple yang berisi berbagai data penting milik pengguna. Di sana, tersimpan informasi sensitif, termasuk kata sandi, data kartu kredit, dan informasi biometrik.

Satu fitur keamanan perangkat keras terbaru, yang disertakan dengan produk komputasi Apple, adalah Secure Enclave. Kehadirannya akan melindungi data-data pemilik perangkat Apple dari kemungkinan upaya peretasan. [SN/IF]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here