Buntut Diembargo, Huawei AS akan PHK Ratusan Karyawan

Prancis Huawei
Foto: Reuters

Telset.id, Jakarta – Ada rumor bahwa Huawei berencana memangkas jumlah pegawainya di luar China, dengan melakukan PHK ratusan karyawan yang bekerja di Amerika Serikat (AS). Semua tak lepas dari embargo yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump terhadap perusahaan asal China itu.

Seperti diketahui, pemerintah AS memasukkan Huawei ke daftar hitam. Dengan kebijakan tersebut, Huawei sulit bekerja sama dengan perusahaan Negeri Paman Sam. Kebijakan itu pun menyengsarakan perusahaan tersebut.

{Baca juga: Klarifikasi Trump, Gedung Putih: Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam}

Menurut CNBC, Huawei akan memecat para pegawai di divisi pengembangan bernama Futurewei. Futurewei diketahui mempunyai 850 pegawai di lab riset dan pengembangan di Texas, California, serta Washington.

Seperti dikutip Telset.id, Senin (15/7/2019), total ada 1.500 pegawai di AS. Asal tahu saja, perusahaan ini berfokus kepada penjualan alat telekomunikasi untuk operator nirkabel di pedesaan.

Beberapa waktu lalu, Trump memberi sinyal akan meringankan sanksi embargo. Pemerintah AS kemungkinan bakal memberi lisensi sementara kepada produsen asal China itu demi nasib para pengguna.

Juru bicara Departemen Perdagangan AS mengatakan, Trump akan memberi lisensi sementara untuk mencegah gangguan layanan jaringan dan peralatan yang masih digunakan oleh penyedia internet.

{Baca juga: Huawei Daftarkan Merek Dagang untuk OS Baru, Harmony}

Seperti diketahui, sejumlah penyedia internet dan operator nirkabel di daerah pedesaan dan berpenduduk rendah di AS sekarang masih menggunakan perangkat Huawei. Sebut saja Oregon bagian timur dan Wyoming. [SN/HBS]

Sumber: CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here