Ilustrasi laptop Windows 11 dengan ikon penyimpanan penuh

Bug Windows 11 Habiskan Ruang Penyimpanan hingga Ratusan GB

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Bug Windows 11 melibatkan file CapabilityAccessManager.db-wal yang membengkak hingga 200 GB
  • File terkait sistem izin akses kamera, mikrofon, lokasi, dan perekaman layar
  • Gejala terlihat di Settings > System > Storage > System & reserved
  • Microsoft merilis perbaikan melalui update KB5095093 dan Patch Tuesday Juli 2026
  • Menghapus file secara manual berisiko menyebabkan hilangnya fungsi WiFi

Telset.id – Pengguna Windows 11 mungkin mendapati kapasitas penyimpanan di drive C: mereka menyusut drastis tanpa alasan yang jelas. Masalah ini bukan berasal dari folder Downloads atau game, melainkan dari sebuah bug sistem yang melibatkan file CapabilityAccessManager.db-wal.

Menurut laporan Windows Latest, file sistem tersebut dapat tumbuh secara diam-diam hingga puluhan bahkan ratusan gigabyte. Dalam beberapa kasus yang dilaporkan, ukuran file ini mencapai 200 GB atau lebih, menggerogoti ruang penyimpanan utama tanpa terdeteksi secara gamblang oleh pengguna.

File CapabilityAccessManager.db-wal merupakan bagian dari Capability Access Manager di Windows 11. Komponen ini bertanggung jawab melacak permintaan akses izin aplikasi terhadap fitur privasi seperti kamera, mikrofon, lokasi, dan perekaman layar. Masalahnya, file log write-ahead yang terkait dengan database tersebut gagal dikompresi dengan benar dan terus mencatat peristiwa secara berulang, sehingga ukurannya membengkak tanpa kendali.

Gejala awal dari bug ini bisa dikenali melalui menu Settings. Pengguna dapat membuka System, lalu Storage, klik Show more categories, dan pilih System & reserved. Apabila kategori “System files” menunjukkan penggunaan hingga ratusan gigabyte, besar kemungkinan PC Anda terdampak bug ini. Sayangnya, aplikasi Settings tidak secara jelas mengidentifikasi file spesifik yang menjadi penyebab pembengkakan tersebut.

Untuk memeriksa ukuran file CapabilityAccessManager.db-wal secara langsung, pengguna harus melalui proses yang cukup rumit. Pertama, PC harus di-boot dalam safe mode, lalu navigasi ke Local Disk (C:) > Program Data (biasanya tersembunyi) > Microsoft > Windows > CapabilityAccessManager. Folder ini berisi file database yang dimaksud.

Windows 11 laptop on a table

Meskipun menggoda untuk langsung menghapus file tersebut, Windows Latest memperingatkan bahwa CapabilityAccessManager.db-wal adalah file sistem yang dilindungi. Menghapus atau memodifikasinya saat Windows sedang berjalan dapat menimbulkan masalah lebih serius. Beberapa pengguna di Reddit melaporkan kehilangan fungsi WiFi setelah menghapus file ini.

Microsoft belum merilis penjelasan publik yang mendetail tentang bug ini. Namun, perusahaan tersebut telah menyebutkan dalam catatan rilis pembaruan KB5095093 bahwa update tersebut meningkatkan penggunaan ruang disk untuk file CapabilityAccessManager.db-wal. Solusi teraman adalah menginstal KB5095093 melalui Windows Update, atau menunggu rilis Patch Tuesday Juli 2026 di mana perbaikan yang sama diharapkan akan dirilis lebih luas.

Jika drive C: sudah hampir penuh, pengguna disarankan untuk menginstal pembaruan Microsoft terlebih dahulu daripada menghapus file secara manual. Pendekatan ini memastikan sistem tetap stabil dan terhindar dari risiko kehilangan fungsi penting seperti konektivitas jaringan.

Bagi pengguna yang mengalami masalah serupa, langkah pertama yang paling direkomendasikan adalah memeriksa penggunaan penyimpanan melalui Settings dan memastikan pembaruan sistem terinstal. Microsoft juga telah merilis Cloud Rebuild untuk Windows 11 tanpa USB yang bisa menjadi alternatif jika sistem mengalami gangguan lebih parah.

Bug ini menjadi pengingat bahwa tidak semua pembengkakan penyimpanan disebabkan oleh file pengguna. Komponen sistem yang tidak berfungsi dengan benar dapat mengonsumsi ruang disk dalam jumlah besar tanpa sepengetahuan pemilik PC. Dengan menginstal pembaruan yang tersedia, pengguna dapat mengembalikan ruang penyimpanan yang hilang dan menjaga performa sistem tetap optimal.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pembaruan dan perbaikan sistem, pengguna dapat merujuk pada patch untuk bug folder 500GB yang sebelumnya dirilis Microsoft. Perusahaan terus berupaya meningkatkan stabilitas dan efisiensi Windows 11 melalui pembaruan berkala.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.