BRTI Siap Gelar Rapat Pleno Revisi Permen SMS Premium

Jakarta – Revisi Permen Kominfo 1/2009 tentang penyelenggaraan jasa pesan premium dan pengiriman jasa SMS ke banyak tujuan (broadcast) telah memasuki tahap finalisasi. Direncanakan BRTI akan segera menggelar rapat pleno untuk membahas revisi Permen tersebut.

“Kami akan segera melakukan rapat pleno untuk membahas finalisasi Permen Kominfo No.1/ 2009. Dalam revisi ini kami akan harmonisasikan Permen dengan rancangan Permen tentang promosi media elektronik, SMS interkoneksi serta frekuensi,” jelas anggota BRTI, Danrivanto di acara diskusi Telkomsel Celluler Update™, Jakarta, Selasa (27/3).

Ia mengungkapkan, revisi ini sangat ditunggu-tunggu oleh para pelaku industri konten dan telekomunikasi di Indonesia, walaupun diakuinya masih akan ada proses lebih lanjut lagi.

“Pembenahan regulasi telekomunikasi harus dilakukan secara keseluruhan. Seperti misalnya, interkoneksi, quality of service, dan penataan frekuensi, terangnya.

Danrivinto menegaskan, hal ini harus diatur secara jelas, karena tanpa didukung frekuensi, konten di opertator ini akan tidak dapat berkembang. Selain itu, katanya lagi, untuk perjanjian kerjasama antara operator seluler dan conten provider akan diterapkan klausul minimal.

Jika tadinya ada ketidakseimbangan antara operator, CP dan developer konten, maka nantinya klausul minimal ini akan berperan sebagai acuan oleh semua pihak, agar bisa melindungi hak konsumen sekaligus mengembangkan bisnis konten.

Disebutkan, dalam revisi permen ini akan menggunakan tiga pendekatan. Yakni  Pertama, aspek regulasi teknis. Disini regulasi tidak menggunakan teknologi netral, sepanjang teknologi itu secara sah bisa digunakan di Indonesia.

Lalu Kedua, regulasi bisnis dan ekonomi. Disini hanya akan diterapkan dasarnya saja. Selanjutnya akan dilakukan secara business to business. Ketiga, adalah regulasi sosial. Dimana akan diterapkan heavy regulated. Ini karena terkait langsung dengan konsumen, paparnya.[hbs]

Previous articleXL Bareng Kominfo Kampanyekan Internet Sehat
Next articleCP Sebut BRTI Hancurkan Industri Kreatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here