Telset.id – Bluesky secara resmi menunjuk Toni Schneider sebagai CEO tetap setelah sebelumnya menjabat sebagai interim CEO selama empat bulan. Keputusan ini menandai babak baru bagi platform sosial yang mengusung protokol terbuka AT Protocol, dengan fokus utama pada pengembangan komunitas privat dan perluasan ekosistem yang disebut ATmosphere.
Toni Schneider, yang sebelumnya merupakan CEO Automattic (perusahaan di balik WordPress), mengambil alih posisi dari Jay Graber. Jay sendiri kini beralih menjadi chief innovation officer untuk fokus pada pengembangan visi dan inovasi, terutama terkait integrasi AI dengan AT Protocol. Pergantian kepemimpinan ini terjadi di tengah momentum pertumbuhan Bluesky yang signifikan, dengan 45 juta pengguna dan tim yang masih ramping berjumlah 50 orang.
Dalam wawancara eksklusifnya, Schneider mengungkapkan bahwa Bluesky saat ini memiliki dua identitas: aplikasi Bluesky yang dikenal publik sebagai platform microblogging, dan AT Protocol sebagai fondasi teknis yang memungkinkan siapa saja membangun aplikasi sosial yang saling terhubung. Saat ini, sudah ada lebih dari seribu aplikasi yang dibangun di atas protokol tersebut.
## Fokus Pengembangan Komunitas Privat
Salah satu prioritas utama Schneider adalah pengembangan fitur komunitas privat atau private communities. Ini merupakan permintaan nomor satu dari komunitas pengembang AT Protocol. Konsep ini memungkinkan pengguna membangun ruang privat yang sepenuhnya dimiliki oleh pengguna, bukan oleh Bluesky atau perusahaan mana pun.
“Ketika Anda membangun komunitas atau ruang privat di AT Proto, itu 100% dimiliki oleh Anda. Itu bukan dimiliki oleh Bluesky atau perusahaan mana pun. Ini seperti semua hal lain di protokol, dimiliki oleh pengguna, bukan oleh platform,” jelas Schneider.
Fitur ini diharapkan menjadi game changer karena saat ini semua data di AT Protocol bersifat publik. Dengan dukungan data privat, potensi kasus penggunaan bisa meningkat 10 hingga 100 kali lipat. Langkah ini juga sejalan dengan upaya Bluesky untuk bersaing dengan platform seperti Reddit dan Threads dalam hal pengalaman komunitas.
## Strategi Desentralisasi dan Tata Kelola
Schneider menegaskan komitmen Bluesky untuk tidak mengontrol standar AT Protocol. Beberapa langkah konkret yang diambil termasuk:
– Membentuk organisasi nirlaba Swiss dengan dewan terpisah untuk mengelola direktori identitas
– Menyerahkan spesifikasi protokol ke IETF (Internet Engineering Task Force) sebagai standar internet resmi
– Memastikan jaringan tetap berfungsi meski Bluesky mengalami gangguan, seperti yang terbukti saat serangan DDoS beberapa waktu lalu
“Kami 100% tidak ingin mengontrol standar di Bluesky. Kami secara aktif melakukan segala daya untuk melepaskan kontrolnya,” tegas Schneider.
## Model Monetisasi Masa Depan
Bluesky berencana mulai memonetisasi platform tahun ini, namun dengan pendekatan yang berbeda dari platform sosial lainnya. Model yang dipertimbangkan adalah afiliasi, di mana Bluesky mengambil persentase kecil dari transaksi yang difasilitasi oleh platform. Saat ini, Bluesky sudah mengirim dua juta klik per hari ke publisher dan menjadi referrer nomor satu untuk sejumlah publisher.
“Kami hanya tertarik jika model ekonomi itu bekerja untuk seluruh ATmosphere. Kami menghasilkan uang ketika semua orang menghasilkan uang,” ujar Schneider.
## Ekspansi Ekosistem dan Kompetisi
Meski menghadapi persaingan dari X dan Threads, Schneider optimis dengan masa depan AT Protocol. Ia memprediksi koeksistensi jangka panjang dengan ActivityPub (protokol yang digunakan Mastodon) karena keduanya memiliki pendekatan berbeda. AT Protocol berfokus pada identitas personal dan portabilitas data, sementara ActivityPub berbasis pada konsep server.
Bluesky juga terus memperluas ekosistemnya dengan menarik berbagai komunitas, termasuk penggemar olahraga, untuk menyeimbangkan persepsi publik bahwa platform ini hanya untuk kelompok politik tertentu. Target jangka panjangnya adalah mencapai satu miliar pengguna AT Protocol dalam 10 tahun.
Dengan visi jangka panjang dan pendekatan yang berbeda dari platform sosial lainnya, Bluesky di bawah kepemimpinan Toni Schneider berupaya membuktikan bahwa masa depan media sosial bisa dibangun di atas prinsip keterbukaan, interoperabilitas, dan kepemilikan data oleh pengguna.





Komentar
Belum ada komentar.