BlackBerry ’‘Lempar Handuk’™ Lawan Android dan iPhone

Jakarta – Research In Motion (RIM) selaku produsen perangkat smartphone BlackBerry melempar handuk tanda menyerah dari gempuran produk-produk smartphone Android dan iPhone.

Vendor ponsel asal Kanada ini telah menyatakan menyerah, dan ingin kembali ke habitatnya untuk berkonsentrasi di kelas pebisnis, dan melupakan persaingan di segmen consumer yang sudah makin dikuasai dua pesaingnya tadi.

“Kami akan kembali fokus masuk di kelas pebisnis, karena kami harus mempertahankan posisi kami sebagai pemimpin di segmen tersebut, ujar CEO RIM Thorsten Heins, seperti dilansir dari Ubergizmo, Minggu (1/4).

Heins mengklaim, fitur-fitur yang ada di perangkat BlackBerry masih disukai dan sangat dibutuhkan kalangan pebisnis. Fitur push email yang dapat menerima email secara realtime, sistem keamanan yang baik, dan bentuk keyboard yang disebutnya lebih enak digunakan saat mengetik dibanding menggunakan layar sentuh.

“Kami kini meyakini bahwa BlackBerry tidak bisa melulu mengikuti harapan dari setiap orang pada produk kami. Kalau mau sukses, kami harus kembali fokus kepada kekuatan kami sendiri, tandas Heins.

Seperti diketahui, RIM dengan perangkat BlackBerry-nya memang awalnya sempat merajai kelas pebisnis dengan produk andalannya tersebut. Namun belakangan RIM tergiur masuk ke segmen consumer dengan mengeluarkan beberapa produknya di kelas ini.

Namun pada akhirnya BlackBerry kalah bersaing dengan produk ponsel Android yang dipimpin Samsung, serta iPhone besutan Apple. Android dan iPhone memang dikenal sangat inovatif, sehingga tidak mengherankan jika keduanya merajai segmen consumer.

Yang menarik dari pernyataan RIM yang ingin kembali fokus dikelas pebisnis agar bisa mengembalikan hegemoninya patut dipertanyakan. Pasalnya,  saat ini BlackBerry pun sudah mulai ditinggalkan para pebisnis di AS, karena lebih suka menggunakan iPhone.

Menurut laporan terbaru yang dikeluarkan lembaga survey Nielsen, bahwa saat ini pasar smartphone dikuasai Android dan iPhone. Dimana 50 persen pelanggan ponsel di AS adalah pengguna smartphone. Dan masih menurut laporan tersebut, 48 persen  pemilik smartphone adalah pengguna Android, 32 persen iOS. Sementara BlackBerry hanya menguasai 12 persen dan 8 persen sisanya Windows Phone dan Symbian.[hbs]

 

 

Previous articleGoogle Diminta Bangun Data Center di Indonesia
Next articleEpson Moverio, Kacamata 3D Berbasis Android

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here