BlackBerry di India Kena Aturan Penyadapan

Jakarta – Tahun lalu telah beredar kabar tentang rencana pemerintah India yang menginginkan adanya akses backdoor ke pengguna smartphone. Kini kabar itu mendekati kenyataan, setelah disebutkan pemerintah India telah merampungkan teknologi yang akan digunakan untuk menyadap smartphone.

Korban pertama dari penerapan teknologi itu adalah perusahaan asal Kanada, Research In Motion (RIM) sebagai pembuat perangkat smartphone BlackBerry. RIM sebelumnya memang sempat keberatan akan rencana pemerintah India tersebut.

Alasan pemerintah India menerapkan aturan ini adalah karena takut data yang ada bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Demikian seperti dikutip dari India Times, Senin (8/4).

RIM sendiri pada akhirnya harus bertekuk lutut pada aturan pemerintah India dalam hal keamana para penggunanya. Namun RIM mensyaratkan, harus ada surat penyadapan yang resmi dari pemerintah yang dikeluarkan dari Union Home Ministry.

Ke depannya, pemerintah India juga akan menerapkan aturan ini kepada perusahaan lain. Layanan push email milik Nokia pun disinyalir akan kena target selanjutnya.

Sementara bagi platform lain seperti Android dan iOS pemerintah India tidak ambil pusing. Sebab menurut mereka, keamanan yang digunakan platform tersebut masih bersifat standar.[tsn/hbs]

 

Previous articleProgram ‘Desa Pinter’ Targetkan 880 Desa Melek Internet
Next articleNokia Banderol PureView Seharga Rp 8 Juta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here