Telset.id ā Apple baru saja merilis beta pertama iOS 27 dan macOS 27 Golden Gate di ajang WWDC pekan lalu. Alih-alih dipenuhi bug seperti biasanya, laporan dari para penguji beta justru menunjukkan bahwa versi awal ini berjalan lebih mulus dan stabil dibandingkan pendahulunya, iOS 26 dan macOS 26 Tahoe.
Fenomena ini menarik karena biasanya beta pertama adalah yang paling bermasalah. Seluruh proses uji coba bertujuan untuk menemukan celah sebelum dirilis ke publik. Namun, unggahan di forum seperti Reddit justru menunjukkan sentimen positif, terutama untuk macOS 27. Seorang pengguna di r/MacOSBeta mengaku terkejut dengan peningkatan performa, di mana ālag, stutters, dan general sluggishnessā yang mereka alami di macOS 26 kini hampir tidak ada. Mereka mencatat aplikasi terbuka lebih cepat, animasi lebih halus, dan sistem operasi terasa lebih rapi.
Komentar teratas di thread tersebut juga memuji animasi baru, sementara pengguna lain merayakan peningkatan saat menjalankan tugas berat. Sebuah komentar bahkan menyimpulkan, āThe beta of 27 is more stable than macOS 26 during its entire run.ā Sentimen serupa juga muncul dari penguji iOS 27, meskipun tidak semerata macOS. Seorang pengguna di r/ios26 merasa beta pertama iOS 27 berjalan jauh lebih mulus dibandingkan build resmi iOS 26, bahkan ada yang melaporkan iPhone 12 mini mereka berjalan lebih baik dengan beta ini dibandingkan iPhone 16 Pro yang menjalankan iOS 26.5.
Salah satu pengguna menambahkan, āIt seems like iOS 27 is basically just what iOS 26 shouldāve been.ā Namun, tidak semua sepakat. Beberapa pengkritik melaporkan iPhone mereka turun dari 120Hz ke 60Hz, glitch keyboard, baterai boros, ikon terlihat pecah, hingga gestur yang tidak berfungsi. Bahkan, ada laporan pengguna yang iPhone-nya ābrickedā setelah memperbarui ke beta. Hal ini wajar karena beta memang belum final.
Fokus utama di sini bukanlah bahwa beta ini sempurna, melainkan ada bukti nyata bahwa klaim performa Apple benar adanya. Biasanya beta bersifat temperamental; tidak biasa jika beta justru lebih baik dari pendahulu resminya. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna perangkat lawas. iOS 27 mendukung perangkat lama seperti iPhone 11, dan meskipun fitur Apple Intelligence membutuhkan iPhone 15 Pro atau lebih baru, peningkatan performa dasar tetap bisa dinikmati.
Apple menyebutkan telah melakukan perbaikan pada CPU scheduler iPhone, yang menangani sebagian besar proses aktivitas sehari-hari, dan berhasil mengimplementasikan optimasi ini pada iPhone lawas. Hal ini bisa membantu Anda menunda upgrade perangkat setidaknya satu tahun lagi. Sementara itu, Mac dengan chip M1 yang dirilis pada 2020 juga diperkirakan akan merasakan manfaat dari peningkatan performa ini.
Apple bahkan menyoroti beberapa tolok ukur spesifik setelah update dari iOS 26 ke iOS 27, termasuk peluncuran aplikasi 30% lebih cepat di iPhone 11 Pro Max, transfer AirDrop 80% lebih cepat di iPhone 16 Plus, dan sinkronisasi foto di aplikasi Photos 70% lebih cepat di iPhone 15. Semua angka ini berasal dari perangkat lama, menekankan bahwa update ini dirancang untuk meningkatkan performa semua iPhone yang didukung, bukan hanya model terbaru.
Perusahaan yang pernah dituduh sengaja memperlambat iPhone lama kini justru tampak sengaja membantu Anda mempertahankan perangkat lebih lama. Namun, perlu dicatat bahwa Apple juga menghentikan dukungan untuk beberapa perangkat, termasuk Intel Macs, sejumlah Apple Watch, dan beberapa iPad. Bagi pemilik perangkat yang masih didukung, update ini mungkin akan meredam keinginan untuk segera upgradeāsetidaknya sampai Apple merilis MacBook Pro layar sentuh atau iPhone lipat.
Baca Juga:
Meskipun ada optimisme, tetap tidak disarankan menginstal beta di perangkat pribadi Anda sebelum versi publik dirilis. Risiko kehilangan data dan ketidakstabilan masih terlalu besar. Namun, sinyal dari beta ini menunjukkan bahwa update musim gugur nanti bisa menjadi lompatan performa yang signifikan, terutama bagi pengguna perangkat lawas Apple.
Kejutan lain dari WWDC adalah pengumuman Apple TV 4K Multiview yang memungkinkan menonton empat siaran olahraga sekaligus. Sementara itu, Siri AI versi baru juga menarik perhatian karena menolak bersikap manis seperti chatbot lain, menunjukkan pendekatan berbeda Apple terhadap asisten virtual.





Komentar
Belum ada komentar.