Nilai Tender Ketinggian, Operator Berpotensi Bebani Pelanggan

Jakarta – Operator telekomunikasi diingatkan jangan hanya karena bernafsu ingin memenangkan tender 3G kanal ketiga, lalu mereka berlomba menyodorkan nilai lelang yang tinggi. Karena dengan nilai lelang yang terlalu tinggi akan berpotensi membebani pelanggan.

Potensi ini dapat terjadi saat para operator akan mengikuti tender dengan berusaha memasang harga paling tinggi agar dapat menang dalam tender untuk memperoleh kanal 11 dan 12 pada frekuensi 2,1GHz.

“Saat mengikuti proses tender para operator pasti akan bersaing menawarkan harga paling tinggi, untuk dapat mengalahkan peserta tender lainnya. Biaya yang dikeluarkan ini yang bisa saja dibebankan ke biaya telepon pelanggan,” ujar anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) di sela acara demo LTE dan sosialisasi serta pameran konvergensi di Gedung Telkom, Jakarta, Rabu (4/4).

Heru mengingatkan, sebaiknya para operator menawar kanal semampunya saja, jangan terlalu memaksakan diri. Karena operator harus memahami untuk tetap dalam memberikan layanannya tidak membebani pelanggan.

Seperti diketahui, selain harus membayar nilai lelang, para operator pemenang tender juga nantinya diharuskan membayar up-front fee dan biaya tahunan. Dimana pada lelang 3G tahun 2006 lalu, up-front fee yang harus dibayar pemenang tender sebesar Rp160 miliar per 5MHz.

Proses tender 3G kanal ketiga ini sendiri telah ditunda oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring. Pembatalan disebabkan karena pemerintah menilai kanal ketiga di frekuensi 2,1 GHz masih belum bersih dari interferensi. Rencananya, proses tender baru akan dilakukan pada pertengahan tahun depan.

Sampai saat ini, sudah ada empat operator 3G yang menyatakan berminat untuk menambah kanal frekuensinya. Mereka adalah Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan Axis Telekom Indonesia.[hbs]

Previous articleLangganan 32 Majalah Digital Lewat NIM Cuma 15 Dollar
Next articleBocoran Screen Shot Android ICS di Galaxy Note

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here