‘Avelon’, Nama XL & AXIS Setelah Merger?

AXIS - XL merger?
AXIS – XL merger?

Jakarta – Kabar seputar rencana Axiata Group Berhad yang berniat mengakuisisi Axis Telekom Indonesia mulai hangat diperbincangkan. Axiata dikabarkan berencana menggabungkan XL dan Axis dalam satu bendera bernama ‘Avelon’.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Axiata Group dikabarkan sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Axis Telekom. Axiata kini tinggal menunggu persetujuan dari pihak Saudi Telecom Company selaku induk perusahaan Axis.

Menurut informasi yang didapat dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, Axiata mengajukan skema akuisisi dengan menawarkan 17% hingga 19% saham Axiata Group Berhad, untuk kemudian ditukar guling dengan kepemilikan saham Axis.

Jika penawaran tersebut disetujui pihak Saudi Telecom selaku induk perusahaan Axis, maka rencana penggabungan dua perusahaan itu (XL dan Axis) nantinya akan mereka namakan ‘Avelon’.

“Project Avelon” ini merupakan bagian dari rencana besar Axiata untuk melakukan ekspansi frekuensi 3G di Indonesia, yang nantinya akan dilanjutkan pengembangan ke teknologi generasi terbaru, 4G LTE.

Seperti diketahui, di Indonesia Axiata melalui anak usahanya XL Axiata beberapa waktu lalu bersaing ketat dengan Telkomsel dalam proses lelang 3G untuk memperoleh tambahan satu blok 3G di frekuensi 2,1 GHz. Dalam proses lelang tersebut, pihak XL akhirnya berhasil mendapatkan tambahan satu blok 3G.

Dari hasil penataan ulang blok 3G di frekuensi 2,1 GHz yang diumumkan Kementerian Kominfo, XL yang sebelumnya menempati blok 9 dan 10 akan mendapat tambahan di blok 8 yang sebelumnya ditempati Indosat. Selanjutnya, XL akan menguasai tiga blok yang berurutan, yakni di blok 8, 9, dan 10, tepat di sisi Axis yang menempati blok 11 dan 12.

Dan dengan mengakuisisi Axis, maka bisa saja ini merupakan salah satu strategi perusahaan telekomunikasi terbesar di Malaysia itu untuk untuk menguasai blok 8,9,10,11, dan 12.

Rencana akuisisi Axis oleh Axiata sebenarnya bukan tanpa kendala. Karena rencana tersebut bisa terganjal oleh UU No 5 tahun 1999 pasal 26, tentang Persaingan Usaha.

Dalam pasal 26 menyebutkan, pihak yang terafiliasi tidak boleh melakukan usaha secara bersama-sama di suatu bidang yang sama. Dan tidak berstatus sebagai perusahaan yang dikuasai oleh perusahaan lainnya yang memiliki ruang lingkup pekerjaan/ bidang usaha yang sama.

Jalan satu-satunya yang bisa dilakukan Axiata bila ingin menguasai Axis adalah dengan cara merger. Dan sepertinya kemungkinan langkah inilah yang akan diambil Axiata. Karena sesuai informasi yang didapat, Axiata memang telah menyiapkan rencana ke arah merger lewat project bernama ‘Avelon’.

Sementara itu, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, pihak Axis membantah adanya rencana akusisi oleh pihak Axiata, dan menyatakan kabar akuisisi masih sebatas rumor di media.

“Kami masih belum bisa memberikan komentar, karena ini masih sebatas rumor di media. Dan kami juga belum ada informasi dari pihak stakeholder tentang adanya rencana akuisisi,” kata Head of Corporate Communications Axis, Anita Avianty kepada telsetNews.

Anita mengungkapkan, untuk menjawab isu seperti ini, pihaknya tidak punya kapasitas untuk menjawab, karena sebagai perusahaan yang berafiliasi, biasanya semua informasi soal akuisisi perusahaan akan diberikan oleh pihak pemegang saham.

“Hingga saat ini belum ada official information untuk hal tersebut. Makanya kami tidak mau menjawab soal rumor,” elaknya.

Ia memastikan, pihak Axis tidak terpengaruh dengan kabar akuisisi yang berkembang di media, dan hingga kini di Axis tidak ada yang berubah. “Semua masih business as usual,” ujar Anita.

Namun kabarnya, isu akuisisi ini telah membuat sebagian karyawan Axis resah. Pasalnya, menurut informasi yang didapat, jika rencana akuisisi ini sampai terjadi, maka akan dilakukan pemangkasan tenaga kerja untuk posisi tertentu di anak perusahaan Saudi Telecom itu. [HBS]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0