Apple Pecat 200 Karyawan di Proyek Titan, Ada Apa?

Telset.id, Jakarta – Apple memecat lebih dari 200 karyawan yang bekerja pada proyek Titan, minggu ini. Titan sendiri merupakan proyek pengembangan teknologi autonomous car atau mobil tanpa awak yang digagas Apple.

Kabar pemecatan tersebut disampaikan oleh orang dalam yang ikut dalam proyek, kepada CNBC. Juru bicara Appale sendiri tidak membantah kabar ini.

Perusahaan mengakui telah melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Meski demikian, menambahkan dengan mengatakan masih ada peluang di beberapa proyek lain milik perusahaan.

“Kami memiliki tim yang sangat berbakat yang bekerja pada sistem otonom dan teknologi terkait di Apple. Saat tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lain, di seluruh Apple,” kata juru bicara tersebut.

{Baca juga: Penampakan Mobil Otonom Apple “Project Titan”}

Perusahaan mengaku masih optimis, dan masih ada peluang besar di bidang sistem otonom. Apple memiliki kemampuan unik untuk berkontribusi, dan menurut mereka ini merupakan proyek mesin pembelajaran paling ambisius yang pernah ada.

Pada bulan Agustus, Apple meminta Wakil Presiden Tesla engineering dan veteran Apple, Doug Field, untuk memimpin tim Titan bersama Bob Mansfield. Pemecatan pada minggu ini dilihat secara internal sebagai antisipasi restrukturisasi di bawah kepemimpinan yang relatif baru.

Karyawan lain yang terkena dampak restrukturisasi Project Titan tinggal di Apple, tetapi dipindahkan ke berbagai bagian perusahaan.

Sementara itu, CEO Apple, Tim Cook telah menggembar-gemborkan inisiatif Apple di bidang kesehatan sebagai kunci menuju masa depan.

“Saya percaya, jika anda memperbesar masa depan, dan anda melihat ke belakang, dan  bertanya, ‘Apa kontribusi terbesar Apple bagi umat manusia?’ ini tentang kesehatan,” kata Cook kepada Jim Cramer dari CNBC.

Eksekutif Apple dalam beberapa bulan terakhir enggan mengomentari tentang prospek mobil otonom, yang tampaknya telah diperkecil dari yang awalnya kendaraan,  menjadi fokus pada perangkat lunak.

{Baca juga: Pertama Unjuk Gigi, Mobil Otonom Apple Langsung Tabrakan}

Untuk diketahui, pada 2016 Apple memberhentikan karyawan dari kelompok yang sama, menggeser strateginya. Mobil self-driving sepenuhnya tetap eksperimental, bahkan untuk pemain besar di lapangan seperti Waymo, Cruise dan Tesla.

Venture dan investor strategis dari dunia otomotif tradisional telah menggelontorkan miliaran dolar untuk perusahaan baru yang mengembangkan kendaraan self-driving termasuk Zoox, Pony.AI, Aurora, May Mobility dan Embark. [BA/IF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0