Telset.id – Apple baru saja menaikkan harga berlangganan untuk layanan-layanan utamanya, termasuk Apple Music, Apple One, dan iCloud di sejumlah negara. Kenaikan ini memicu spekulasi bahwa lini iPhone 18 mendatang juga akan dibanderol lebih mahal.
Laporan dari PhoneArena pada 20 Juli 2026 mengungkapkan bahwa Apple telah menaikkan harga Apple Music di seluruh dunia. Kenaikan ini terjadi di tengah rumor kuat bahwa seri iPhone 18, khususnya iPhone 18 Pro, akan mengalami lonjakan harga hingga USD 200 sampai USD 300 lebih tinggi dibandingkan pendahulunya.
Untuk Apple Music, harga langganan individu naik dari USD 10,99 menjadi USD 11,99 per bulan. Paket pelajar juga naik dari USD 5,99 menjadi USD 6,99, sementara paket keluarga melonjak dari USD 16,99 menjadi USD 19,99 per bulan. Apple beralasan kenaikan biaya lisensi sebagai penyebab utama perubahan harga ini.
Selain Apple Music, layanan bundel Apple One juga mengalami penyesuaian harga. Paket Keluarga naik dari USD 25,95 menjadi USD 27,95, dan paket Premier naik dari USD 37,95 menjadi USD 39,95. Paket Individu tetap tidak berubah di angka USD 19,95.
Baca Juga:

Tidak hanya layanan musik, Apple juga menaikkan harga langganan iCloud di delapan negara, termasuk Indonesia. Negara-negara lain yang terkena dampak adalah Nigeria, Turki, Vietnam, Jepang, Mesir, Selandia Baru, dan Filipina. Harga iCloud di negara-negara lain tetap sama.
Di Turki, misalnya, paket iCloud 50 GB kini dibanderol 49,99 TL, naik dari sebelumnya 39,99 TL. Nigeria mencatat kenaikan paling signifikan, di mana paket yang sama naik dari ₦900 menjadi ₦1.300. Apple menyebut fluktuasi mata uang sebagai alasan penyesuaian harga ini. Mata uang seperti yen Jepang, naira Nigeria, dan lira Turki telah melemah terhadap dolar AS selama setahun terakhir.

Kenaikan harga layanan ini terjadi setelah Apple sebelumnya sempat “mengejek” Spotify. Pada Februari 2026, akun Twitter/X resmi Apple Music memposting, “Btw, we’re still the same price,” merujuk pada kenaikan harga langganan Spotify di awal tahun. Namun, hanya beberapa bulan kemudian, Apple justru mengikuti langkah yang sama.
Meski demikian, harga Apple Music masih lebih murah dibandingkan Spotify. Paket individu Spotify saat ini dibanderol USD 12,99 per bulan, sementara Apple Music USD 11,99. Banyak pengguna di Reddit menduga bahwa postingan Apple Music tersebut adalah taktik pemasaran untuk menarik pelanggan baru sebelum akhirnya menaikkan harga.
Kenaikan harga ini juga terjadi di tengah tren kenaikan harga produk keras Apple. Baru-baru ini, harga MacBook dan iPad naik akibat kelangkaan chip memori. Meskipun iPhone, Apple Watch, dan AirPods belum berubah, rumor menunjukkan bahwa iPhone 18 mendatang akan lebih mahal. Perusahaan juga terus menggenjot AI di chip M6-M8 yang menimbulkan kekhawatiran baru bagi pengguna MacBook.
Kenaikan harga beruntun ini menandakan bahwa Apple sedang menyesuaikan strategi monetisasinya di tengah tekanan biaya global. Jika kelangkaan chip memori berlanjut, bukan tidak mungkin harga produk-produk lainnya juga akan ikut naik.





Komentar
Belum ada komentar.