telset

Apple Gagal Taklukan Samsung di Jepang

Tokyo – Apple boleh menang dalam sidang kasus pelanggaran paten atas Samsung di pengadilan federal Amerika Serikat. Namun di Jepang, Apple harus gigit jari karena hakim di Negeri Sakura itu memutuskan Samsung tidak melanggar paten Apple.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Distrik Tokyo itu, Hakim Tamotsu Shoji memutuskan bahwa smartphone dan tablet Galaxy buatan Samsung tidak melanggar paten Apple terkait paten sinkronisasi data musik dan video ke komputer pribadi.

Dengan keputusan tersebut, maka perusahaan raksasa elektronik asal Korea Selatan itu tidak perlu membayar ganti rugi 100 juta Yen atau sekitar Rp 12 miliar, seperti yang dituntut Apple. Demikian yang telsetNews kutip dari Bloomberg, Sabtu (1/9).

Dan bagi Apple, alih-alih mengantongi uang hasil ganti rugi, karena perusahaan yang di nakhodai Tim Cook itu justru diperintahkan oleh Hakim Tamotsu Shoji, untuk membayar biaya gugatan setelah putusan tersebut dijatuhkan.

Sebelumnya, Apple telah mengajukan gugatan ke Samsung pada pengadilan Jepang atas tuduhan paten teknologi sinkronisasi untuk mentransfer musik dan file dari komputer pribadi ke smartphone dan tablet Galaxy.

Apple mengklaim ada total delapan model perangkat seri Galaxy yang melanggar hak paten milik mereka. Apple menuding model Galaxy telah melakukan sinkronisasi file musik dengan mengukur panjang file yang dianggap melanggar paten.

Namun tuduhan tersebut disanggah hakim, dengan mengatakan perangkat Samsung hanya membandingkan ukuran file. Oleh sebab itu hakim memutuskan bahwa Samsung tidak bisa dikatakan telah melanggar paten Apple.

Jepang merupakan pasar yang potensial bagi Samsung, dimana perangkat tablet buatan Samsung, khusus seri Galaxy cukup laris dipasar Jepang. Saat ini, dari delapan model Galaxy yang disebutkan tadi, tujuh diantaranya telah didistribusikan oleh dua operator terbesar Jepang, yakni NTT DoCoMo Inc dan KDDI Corp.

DoCoMo mendistribusikan Galaxy SII LTE dan Galaxy Tab 10.1 LTE. Sedangkan KDDI memasarkan Galaxy SII Wimax. Keputusan ini juga berpengaruh positif atas pergerakan saham Samsung di Jepang.

Menurut surat kabar Jepang, Yomiuri Shimbun, pasca keputusan pengadilan yang memenangkan Samsung itu, saham perusahaan tersebut terus menguat dengan kenaikan nilai saham hingga mencapai 1,6%.

Pihak Samsung menyambut gembira keputusan ini, dan menyatakan putusan pengadilan Tokyo ini telah menegaskan tidak terjadi pelanggaran paten Apple. Samsung berjanji akan memberikan kontribusi bagi inovasi dalam industri mobile dan memberikan yang terbaik produk-produk berkualitas ke pasar Jepang.

Menurut laporan dari hasil penelitan yang dilakukan lembaga riset Staregy Analytics, hingga saat ini Samsung masih menguasai penjualan smartphone secara global, dengan menguasai 35% market share. Sementara Apple berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 18%.[hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0