Apple Berjuang Rebut Pasar Amazon Echo dan Google Home

Telset.id, Jakarta – Speaker pintar Apple sedang berjuang untuk merebut pangsa pasar dari Amazon Echo dan Google Home. Sebuah analisis baru oleh Consumer Intelligence Research Partners menemukan bahwa HomePod Apple hanya menghasilkan 6 persen dari 66 juta unit di Amerika Serikat.

Meskipun jumlah pasar speaker pintar telah tumbuh, Apple gagal mengimbangi sisa pasar. Google Home mendapat 24 persen dari pasar di AS dan akun Echo yang diaktifkan oleh Alexa di Amazon sebesar 70 persen, menurut laporan itu.

HomePod milik Apple, dijual dengan harga USD 349 atau Rp 4,8 juta, lebih mahal dan lebih terbatas daripada speaker pintar lainnya. Sebagai perbandingan, Google menawarkan speaker pintar mulai dari USD 29,99 atau sekitar Rp 417 ribu dan Amazon mulai dari USD 19,99 atau sekitar Rp 278 ribu.

HomePod bangga dengan audio berkualitas tinggi dan tidak menyimpan percakapan di cloud seperti yang dilakukan perangkat lain, namun jumlah layanan yang didukungnya lebih sedikit dibandingkan dengan pesaingnya.

{Baca juga: Lawan Amazon Echo dan Google Home, Apple HomePod Keok}

Siri hanya dapat melakukan perintah untuk memutar musik dari layanan streaming Apple sendiri, dan dari layanan lain, seperti Spotify, akan tetapi memerlukan pengaturan yang lebih rumit.

Apple telah mengubah strateginya dengan Apple Music, menawarkan layanan untuk speaker pintar dengan pangsa pasar yang lebih besar. Pada November, Amazon mengatakan Apple Music akan tersedia di Echo, menandai adanya kolaborasi langka antara kedua perusahaan.

Langkah di luar kebiasaan Apple ini terpaksa dilakukan, guna mendorong lebih banyak pelanggan agar menggunakan layanannya.

{Baca juga: Amazon Ajukan Paten “Kemampuan Ramal” untuk Amazon Echo}

Mike Levin, salah satu pendiri dan mitra di Consumer Intelligence Research Partners, mengatakan Amazon dan strategi Google menawarkan perangkat dengan harga lebih rendah sehingga lebih banyak dipilih. Laporan itu mengatakan, 35 persen pemilik memiliki lebih dari satu perangkat pada kuartal Desember 2018, dibandingkan dengan 18 persen pada tahun sebelumnya.

“Strategi mereka tampaknya termasuk membujuk pemilik untuk menggunakan speaker pintar di banyak kamar, untuk membantu menciptakan penggunaan platform suara yang lebih aktif,” kata Levin.

“Dengan strategi ini Google berhasil mengejar Amazon. Setahun yang lalu, persentase pengguna Amazon Echo sekaligus pengguna Google Home, naik hampir dua kali lipat. Sekarang, sekitar sepertiga dari pengguna Amazon Echo dan Google Home memiliki lebih dari satu unit,” katanya. [BA/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here