telset

Aplikasi Jahat Di Google Play Merajalela

Semakin melesatnya kepopuleran Android, sebagai OS yang paling diminati. Berdampak sangat besar terhadap Play Store atau Google Play. Yakni toko aplikasi milik Google yang menjual dan menggratiskan ratusan ribu aplikasi.

Para pengguna Android yang ingin memperkaya ponselnya dengan beragam fungsi, berbondong-bondong mengunduh aplikasi di Google Play. Namun siapa nyana, jika toko aplikasi Google Play dipenuhi dengan aplikasi jahat.

Jumlah aplikasi berbahaya ini, bahkan juga sudah mencapai ratusan ribu. Menurut Aulia Hariadu, Business Development Manager Trend Micro Indonesia, jumlah aplikasi jahat sekitar 175.000.

Padahal awal tahun 2012, jumlah aplikasi jahat hanya mencapai kisaran 45 rib. Lonjakanya berlipat-lipat. Hal ini tak bisa dilepaskan dari populernya perangkat Android. Bahkan jumlahnya sudah menyamai pengguna PC. Sehingga menjadi incaran menggiurkan bagi para penjahat cyber, misalnya untuk mencuri data penggunanya.

Vendor anti virus seperti Trend Micro pun mulai serius menggarap solusi keamanan untuk perangkat mobile. Mereka yakin makin banyak pengguna yang menyadari pentingnya aplikasi sekuriti di smartphone atau tabletnya, misalnya untuk melindungi data.
“Pengguna mulai memikirkan hal seperti itu. Misalnya mereka tidak ingin datanya diakses meskipun ponselnya hilang,” jelas Aulia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0