telset

Amerika Sebut Iran Aktor Dibalik Serangan Peretas

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Perang dingin antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kini merembet ke dunia maya. Pihak AS menuding Iran ada dibalik berbagai kasus penyerangan peretas ke sejumlah bank di AS dalam beberapa bulan terakhir.

Walaupun tudingan ini masih belum dapat dibuktikan, karena serangan peretas ke sejumlah bank di AS masih belum diketahui siapa dalangnya. Namun pihak AS berkeyakinan bahwa Iran sebagai aktor dibalik serangan tersebut.

“Iran ada di balik penyerangan ini, tidak diragukan lagi,” kata James A. Lewis, ahli keamanan komputer dari Center for Strategic and International Studies di Washington, seperti dilansir New York Times.

Sejumlah bank yang dimaksud Lewis adalah, Wells Fargo, J.P. Morgan Chase, Bank of America, Citigroup, HSBC, dan lainnya. Para Peretas melakukan serangan dengan cara membanjiri lalu lintas data ke sever bank tersebut.

“Jumlah bandwidth yang membanjiri website sangat besar, ini jauh lebih besar dibanding serangan lainnya. Serangan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya,” jelas Dmitri Alperovitch, pakar keamanan internet dari lembaga CrowdStrike kepada Wall Street Journal, yang dikutip telsetNews dari The Verge, Rabu (9/1).

Walau tak ada data pelanggan yang diambil, namun serangan kelompok peretas yang menyebut dirinya sebagai kelompok ‘Izz ad-din Al qassam’ ini sempat menggangu aktivitas di sejumlah bank tersebut.

Pemerintah AS sebelumnya menyatakan bahwa kelompok peretas ini dapat leluasa melancarkan aksinya menyerang jaringan sejumlah bank di AS karena mendapat perlindungan dari pihak Iran. Namun tudingan ini masih belum dapat dibuktikan. [hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0