Amazon Pakai Kamera Termal Deteksi Suhu Karyawan

Aplikasi Bisnis Amazon

Telset.id, Jakarta  – Amazon memainkan peran besar di tengah pandemi virus corona. Orang-orang dipaksa untuk tinggal di rumah  sehingga belanja secara online menjadi pilihan utama guna mencegah penularan. Selain itu, Amazon menggunakan kamera termal untuk deteksi karyawannya.

Namun, pada saat bersamaan, Amazon menghadapi badai cemoohan serta kritik tajam. Gara-garanya, Amazon terus menjalankan operasional, padahal beberapa karyawan sudah positif terinfeksi Covid-19.

{Baca juga: Teleskop Penjelajah Galaksi Jadi Korban Virus Corona, Kok Bisa?}

Untuk membantu mengatasi masalah itu, Amazon sekarang menggunakan kamera termal di semua gudang. Tujuannya supaya perusahaan lebih efisien dan lebih cepat dalam mendeteksi pekerja yang mengalami demam.

Asal tahu saja, demam merupakan satu gejala awal seseorang terpapar virus corona. Seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Kamis (23/4/2020), pemakaian kamera termal jauh lebih efektik dibanding termometer.

Kendati begitu, Amazon tidak akan menjadi perusahaan pertama yang menggunakan sistem seperti itu. Kamera termal telah digunakan di berbagai bandar udara di dunia selama terjadi wabah SARS, beberapa tahun lalu.

Baru-baru ini, sebuah perusahaan China juga telah meluncurkan sepasang kacamata pintar dengan pemindai termal terintegrasi ke perusahaan-perusahaan AS yang akan membuatnya jauh lebih mobile dan portabel.

{erusahaan China bernama Rokid itu berhasrat menjual produk kacamata pintar pendeteksi virus corona itu ke Amerika Serikat. Perusahaan telah mengirimkan kacamata pintar ke beberapa perusahaan yang berbasis di Negeri Paman Sam. Kacamata tersebut diberi nama T1 dengan inframerah.

{Baca juga: Startup China Siapkan Kacamata Pintar Pendeteksi Virus Corona}

Di Indonesia, sepertinya belum ada perusahaan yang menggunakan perangkat canggih untuk mendeteksi suhu badan karyawan. Semua perusahaan masih memakai thermo gun untuk pemeriksaan suhu. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here