Telset mencatatkan pencapaian positif dengan memimpin penjualan di segmen medium hatchback EV pada Maret 2026, ditengah perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang kian dinamis. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, AION UT mencatatkan penjualan sebanyak 242 unit pada Maret 2026. Hasil ini menempatkan AION UT di posisi terdepan di segmennya.
Capaian ini menegaskan semakin kuatnya penerimaan konsumen terhadap kendaraan listrik yang tidak hanya efisien dan berteknologi tinggi, tetapi juga menghadirkan kenyamanan berkendara yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan modern. Pencapaian ini juga memperlihatkan relevansi produk GAC AION dalam menjawab kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kenyamanan dalam berkendara.
Di sisi performa, AION UT dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara tenaga, efisiensi, dan kenyamanan berkendara dalam berbagai kondisi mobilitas harian. Varian Standard dilengkapi baterai 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km (NEDC), sementara varian Premium hadir dengan baterai 60 kWh yang mampu menjangkau hingga 500 km (NEDC).
Didukung motor listrik dengan tenaga hingga 150 kW dan torsi 210 Nm, AION UT menawarkan akselerasi yang responsif namun tetap halus. Kemampuan fast charging hingga 87 kW pada varian Premium juga memberikan kemudahan pengisian daya yang lebih cepat dan praktis.
Di luar aspek performa, AION UT juga mengusung standar keselamatan dan perlindungan yang dirancang secara menyeluruh. Struktur kendaraan AION UT menggunakan chassis kokoh dengan hingga 71% high-strength steel. Struktur ini diperkuat oleh one-piece hot-formed double door ring dan Dragon-Bone Embraced Body Structure untuk mengoptimalkan distribusi energi benturan.
Perlindungan tersebut dilengkapi enam airbag serta V-shaped side air curtain sepanjang 2,1 meter yang menjangkau area pilar A hingga C. Dari sisi keselamatan aktif, AION UT dibekali full-scenario active safety suite yang mencakup Automatic Emergency Braking (AEB), Forward Collision Warning (FCW), Lane Departure Warning (LDW), Blind Spot Detection (BSD), hingga Door Opening Warning (DOW).
Kesiapan teknologi pengisian daya AION UT juga diperkuat dengan sertifikasi CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test (European Standard) dan TÜV SÜD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification. Pencapaian ini menegaskan sistem charging AION UT telah melalui pengujian kompatibilitas lintas infrastruktur.
Dari sisi fitur dan kenyamanan, kedua varian mengusung platform listrik AEP serta struktur elektronik X-Soul Architecture yang mendukung integrasi sistem kendaraan secara menyeluruh. Fitur seperti adaptive cruise control dan lane keeping assist telah tersedia.
Pada varian Premium, kenyamanan semakin ditingkatkan melalui kehadiran panoramic roof, kursi elektrik dengan ventilasi, wireless charging, serta fitur semi-otonom yang mendukung pengalaman berkendara yang lebih santai dan premium.
Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 325 juta untuk varian Standard dan Rp 375 juta untuk varian Premium (OTR Jakarta).
“Pencapaian AION UT ini menjadi bukti nyata bahwa konsumen mulai memilih AION UT sebagai salah satu solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan dukungan teknologi berstandar global serta kenyamanan berkendara yang semakin diperhatikan, kami optimistis AION UT dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas masa depan yang lebih efisien, aman, nyaman, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.




