Ilustrasi dampak lingkungan proyek data center Utah dengan latar ledakan awan jamur

Proyek Data Center Utah Hasilkan Panas Setara 23 Bom Atom Per Hari

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Proyek data center Stratos di Box Elder County, Utah, didukung venture capitalist Kevin O'Leary
  • Fasilitas ini akan menyedot 9 gigawatt energi, lebih dari dua kali lipat konsumsi listrik seluruh negara bagian Utah
  • Limbah panas yang dihasilkan mencapai 7-8 gigawatt, dengan total beban termal 16 gigawatt
  • Analis membandingkan dampaknya dengan 23 bom atom per hari yang dibuang ke lingkungan lokal
  • Suhu lokal diprediksi naik 5°F di siang hari dan 28°F di malam hari
  • Amazon Web Services baru saja menutup pusat data di Virginia utara karena masalah panas berlebih

Telset.id – Sebuah proposal pusat data “hyperscale” di Box Elder County, Utah, Amerika Serikat, diprediksi akan menciptakan pulau panas raksasa yang mampu menghancurkan ekologi daerah setempat. Analisis seorang ahli mengungkapkan bahwa proyek yang dijuluki Stratos Project ini akan menghasilkan limbah panas dalam jumlah yang sulit dibayangkan.

Proyek yang didukung oleh venture capitalist selebriti Kevin O’Leary ini direncanakan sebagai fasilitas raksasa yang akan menyedot energi hingga sembilan gigawatt. Jumlah tersebut, menurut pengembangnya, lebih dari dua kali lipat total listrik yang digunakan oleh seluruh negara bagian Utah.

Selain konsumsi energi yang sangat besar, proyek ini juga membawa konsekuensi lain yang tidak akan tercatat dalam pembukuan pengembang. Robert Davies, profesor fisika dari Utah State University, menyampaikan perhitungannya kepada The Salt Lake Tribune. Davies mengungkapkan bahwa di atas sembilan gigawatt daya yang dikonsumsi, fasilitas tersebut akan menghasilkan tambahan 7 hingga 8 gigawatt energi dalam bentuk limbah panas. Total “beban termal” proyek ini mencapai angka yang mengejutkan, yaitu 16 gigawatt.

Seorang figur kecil memegang anak kecil, keduanya membelakangi, melihat ke arah ledakan awan jamur besar yang buram di latar belakang. Pemandangan gelap dengan ledakan terang memberikan kontras.

## Dampak Lingkungan yang Mengkhawatirkan

Masalah ini diperparah oleh rencana Stratos Project yang akan menggunakan generator gas di lokasi yang beroperasi 24 jam sehari. Hal ini memungkinkan fasilitas beroperasi di luar jaringan listrik lokal, sebuah praktik umum untuk pusat data skala besar yang membutuhkan pasokan listrik besar secara cepat.

Namun, masalahnya terletak pada konsentrasi limbah panas di satu area yang sama. Biasanya, limbah panas dari pembangkit listrik tersebar luas ke rumah-rumah dan bisnis yang menerima pasokan listrik. Dalam kasus Stratos Project, area yang terdampak adalah Hansel Valley, sebuah lembah yang sudah berfungsi seperti mangkuk penjebak udara.

Besarnya dampak ekologis sulit untuk dipahami. Dalam sebuah ilustrasi yang mencengangkan, Davies menghitung bahwa proyek tersebut akan menjadi “setara dengan sekitar 23 bom atom energi yang dibuang ke lingkungan lokal ini setiap hari.”

“Apa yang terjadi jika Anda membuang energi sebanyak itu secara terus menerus ke topografi seperti ini?” tanya Davies kepada The Salt Lake Tribune. “Tepat di ujung utara Great Salt Lake, daerah aliran sungai yang sedang runtuh. Lingkungan gurun tinggi? Sebuah lembah?”

Untuk memberikan gambaran yang lebih mudah dipahami, Davies juga membuat perbandingan dengan Walmart Supercenters. Dalam luas areal, fasilitas Stratos akan setara dengan sekitar 2.000 toko besar Walmart. Namun, jejak energinya akan setara dengan 40.000 Walmart Supercenters, atau 2.000 Walmart yang ditumpuk setinggi 20 lantai.

Konsekuensi lingkungan yang diprediksi bisa menjadi sangat apokaliptik. Davies menghitung bahwa proyek ini akan memicu lonjakan suhu lokal hingga lima derajat Fahrenheit pada siang hari, dan 28 derajat Fahrenheit pada malam hari.

“Itulah perbedaan antara iklim semi-kering Utah dan Gurun Sahara,” ujar Ben Abbott, profesor ekologi dari Brigham Young University yang meninjau pekerjaan Davies, kepada The Salt Lake Tribune. “Ini benar-benar akan mengubah lanskap.”

Abbott memprediksi bahwa lembah tersebut akan menjadi lanskap kering lainnya yang menambah masalah debu di area tersebut seiring menyusutnya Great Salt Lake yang mengekspos lebih banyak dasar danau.

## Penelitian Pendukung dan Insiden Terkini

Analisis awal Davies menambah kumpulan penelitian yang berkembang tentang dampak termal pusat data. Studi lain yang mengeksplorasi efek pulau panas dari fasilitas semacam itu menunjukkan bahwa pusat data dapat memicu lonjakan suhu daratan hingga 16 derajat Fahrenheit untuk area sejauh bermil-mil di sekitarnya.

Selain membebani ekologi lokal, dampak ini juga sudah mulai mempengaruhi fasilitas itu sendiri. Pekan lalu, Amazon Web Services mengumumkan bahwa mereka harus menutup sementara sebuah pusat data di Virginia utara karena masalah panas berlebih.

Komentar

Belum ada komentar.