📑 Daftar Isi

Tangkapan layar aplikasi Meta Style Sketch yang menampilkan koleksi pakaian virtual

Meta Luncurkan Style Sketch, Aplikasi Fashion AI di Indonesia

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Meta merilis Style Sketch, aplikasi fashion AI untuk virtual try-on di Indonesia, Singapura, dan Thailand
  • Aplikasi tersedia di Android dan iOS, terhubung ke Facebook dan Instagram untuk membangun lemari virtual
  • Pengguna bisa memilih item pakaian, menyesuaikan cuaca, dan membuat rencana outfit perjalanan
  • Model virtual menyesuaikan tipe tubuh dan warna kulit pengguna
  • Meta bersaing dengan fitur serupa dari Google AI Search dan OpenAI ChatGPT

Telset.id – Meta resmi merilis aplikasi fashion berbasis AI bernama Style Sketch di Indonesia, Singapura, dan Thailand untuk platform Android dan iOS. Peluncuran ini menandai langkah Meta memperluas eksperimen aplikasi AI dengan ketersediaan yang sangat terbatas, setelah sebelumnya memperkenalkan Waddle World di Filipina beberapa minggu sebelumnya. Kehadiran Style Sketch memberi pengguna di tiga negara Asia tersebut akses ke fitur virtual try-on yang memungkinkan mereka mencoba kombinasi pakaian pada model virtual yang disesuaikan dengan tipe tubuh dan warna kulit.

Kabar kehadiran aplikasi ini pertama kali dilaporkan oleh konsultan media sosial Matt Navarra melalui platform X. Style Sketch memungkinkan pengguna menghubungkan akun Facebook dan Instagram untuk membangun lemari virtual dari foto-foto yang telah dibagikan di media sosial. Bagi yang tidak ingin menautkan akun, pengguna tetap dapat mengunggah foto yang sudah ada dari galeri kamera atau mengambil gambar baru dari pakaian mereka.

Cara Kerja Style Sketch dan Fitur Utamanya

Setelah lemari virtual terbentuk, Style Sketch menawarkan berbagai fungsi untuk membantu pengguna menyusun penampilan. Pengguna bisa mendapatkan saran kombinasi pakaian dari koleksi yang tersimpan di lemari virtual mereka. Selain itu, aplikasi ini memungkinkan pengguna mencoba berbagai kombinasi pada model virtual yang menyesuaikan tipe tubuh dan warna kulit masing-masing.

Untuk memperoleh saran, pengguna dapat memilih item pakaian apa pun di lemari mereka sebagai dasar penyusunan outfit. Aplikasi juga bisa diminta menyesuaikan rekomendasi berdasarkan cuaca hari itu, atau membuat rencana outfit untuk kebutuhan perjalanan. Fleksibilitas ini menjadikan Style Sketch bukan sekadar katalog digital, melainkan alat bantu perencanaan busana harian.

Screenshots of Meta app displaying clothes.

Peluncuran Style Sketch sejalan dengan pernyataan CEO Meta Mark Zuckerberg awal tahun ini bahwa perusahaan akan merilis lebih banyak aplikasi karena AI membuat proses pengembangan jauh lebih mudah. Aplikasi-aplikasi tersebut juga disebut membantu perusahaan mendorong lebih banyak orang menggunakan dan melatih sistem AI mereka.

Persaingan di Ruang Fashion AI

Meta bukan perusahaan pertama yang merilis aplikasi atau fitur fashion bertenaga AI. Google AI Search telah memiliki fitur virtual clothes try-on sejak 2025, dan menambahkan fitur “Wardrobe” ke Photos awal tahun ini yang membuat katalog item pengguna dengan memindai pustaka foto mereka. Baru-baru ini, OpenAI juga memperkenalkan fitur ChatGPT yang memungkinkan pengguna mengunggah foto dan pakaian yang ingin dicoba untuk melihat bagaimana tampilannya pada diri mereka.

Langkah Meta merilis Style Sketch juga menjadi bagian dari rangkaian ekspansi perusahaan di bidang AI. Sebelumnya, Meta juga terlibat dalam pengembangan agen AI Muse melalui investasi besar dari Nvidia, yang terlihat dari laporan Nvidia Investasi USD3 Miliar ke Meta. Investasi tersebut menunjukkan keseriusan Meta dalam memperkuat ekosistem AI mereka, termasuk aplikasi-aplikasi konsumen seperti Style Sketch.

Peluncuran di Indonesia, Singapura, dan Thailand menempatkan pengguna di kawasan Asia Tenggara sebagai kelompok pertama yang dapat mencoba Style Sketch. Ketersediaan terbatas ini sejalan dengan pola Meta yang kerap menguji aplikasi AI baru di pasar tertentu sebelum memperluas jangkauan. Sebelumnya, Meta juga merilis Waddle World, game AI mirip Tamagotchi yang digambarkan sebagai “daily journal disguised as a pet,” hanya di Filipina.

Di sisi lain, Meta juga tengah menghadapi berbagai dinamika kebijakan, termasuk penundaan syarat layanan AI yang menuai kekhawatiran penerbit berita, serta pembatasan link Facebook yang berdampak pada organisasi nirlaba dan pemerintah kota. Dinamika ini menunjukkan bahwa ekspansi produk AI Meta berjalan beriringan dengan tantangan regulasi dan hubungan dengan mitra konten.

Bagi pengguna di Indonesia, Style Sketch menawarkan cara baru mencoba pakaian secara virtual tanpa harus datang ke toko. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store, dengan fungsi utama membangun lemari virtual dari foto media sosial atau kamera, lalu memperoleh saran outfit berdasarkan item, cuaca, atau rencana perjalanan. Model virtual yang menyesuaikan tipe tubuh dan warna kulit menjadi pembeda dibanding sekadar katalog foto biasa.

Dengan peluncuran Style Sketch, Meta mempertegas strategi merilis banyak aplikasi AI kecil dengan jangkauan terbatas sebagai sarana pengujian sekaligus mendorong adopsi sistem AI mereka. Kehadiran aplikasi ini di tiga negara Asia menjadi sinyal bahwa kawasan tersebut dipilih sebagai laboratorium uji coba produk AI konsumen sebelum potensi perluasan ke pasar lain.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.