📑 Daftar Isi

IBM dan OpenAI mengumumkan kemitraan strategis untuk layanan AI enterprise global

IBM dan OpenAI Perluas Kemitraan AI untuk Perusahaan Global

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • IBM mengumumkan kemitraan dengan OpenAI untuk layanan AI enterprise
  • Integrasi GPT-5.6, Codex, dan ChatGPT Work ke IBM Consulting Advantage
  • IBM akan melatih puluhan ribu konsultan pada teknologi OpenAI
  • Pembentukan praktik OpenAI khusus dan Forward Deployed Experts
  • Target sektor: keuangan, pemerintahan, telekomunikasi, dan ritel
  • Kemitraan hadir setelah aliansi IBM dengan Anthropic tahun lalu
  • OpenAI perluas bisnis enterprise melalui Infosys dan TCS
  • IBM terapkan strategi model-agnostik dengan Granite dan pihak ketiga
  • CEO Arvind Krishna: AI tetap pendorong pertumbuhan jangka panjang
  • Perluasan dari kerja sama OpenAI Daybreak Cyber Partner Program

Telset.id – IBM mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI untuk membawa model dan alat AI perusahaan tersebut ke lebih banyak pelanggan enterprise. Langkah ini membuka jalan baru bagi OpenAI untuk terhubung dengan perusahaan-perusahaan terbesar dunia melalui bisnis konsultasi global IBM, di tengah persaingan memperebutkan belanja AI korporat yang semakin ketat.

Kesepakatan yang tidak diungkapkan nilainya ini hadir kurang dari setahun setelah IBM mengumumkan aliansi serupa dengan Anthropic. IBM dan OpenAI akan memasarkan penawaran AI secara bersama-sama dan mengembangkan solusi khusus industri untuk sektor keuangan, pemerintahan, telekomunikasi, dan ritel.

Sebagai bagian dari perjanjian ini, IBM akan mendirikan praktik OpenAI khusus di dalam IBM Consulting dan melatih serta mensertifikasi puluhan ribu konsultan, terutama dengan melatih ulang karyawan yang ada, pada teknologi OpenAI selama beberapa bulan ke depan. Demikian disampaikan Mike Healy, managing partner di IBM Consulting, kepada TechCrunch.

Pelatihan ini akan berfokus pada Codex, API, keamanan siber, dan kredensial solusi konsultatif OpenAI. IBM juga akan membentuk kelompok “Forward Deployed Experts” khusus yang dilatih melalui Partner Network OpenAI.

IBM menyatakan akan mengintegrasikan model-model terbaru OpenAI, termasuk GPT-5.6, Codex, dan ChatGPT Work, ke dalam IBM Consulting Advantage, platform AI untuk para konsultan. Integrasi ini bertujuan membantu klien menerapkan AI di seluruh operasi bisnis inti mereka.

Strategi Ekspansi Enterprise OpenAI

Kemitraan ini merupakan langkah terbaru dalam upaya OpenAI memperluas bisnis enterprise melalui firma konsultasi dan mitra teknologi. Persaingan antar pengembang model AI semakin bergeser dari sekadar membangun model yang lebih mumpuni menjadi memenangkan pelanggan korporat dan penerapan skala besar.

OpenAI sebelumnya telah mengumumkan kemitraan dengan perusahaan jasa TI, termasuk Infosys dan Tata Consultancy Services. Langkah ini menggarisbawahi strategi bekerja sama dengan integrator sistem global besar untuk membawa produk AI ke pelanggan enterprise. Bagi perusahaan yang ingin memahami tren investasi AI, kabar mengenai pendanaan AI dapat memberikan gambaran tambahan.

Strategi Model-Agnostik IBM

Bagi IBM, kesepakatan dengan OpenAI memperluas jangkauan kemitraan AI frontier perusahaan. IBM mengejar strategi model-agnostik yang menggabungkan keluarga model AI Granite miliknya sendiri dengan penawaran dari pengembang pihak ketiga. Perusahaan semakin memposisikan diri sebagai integrator berbagai model AI melalui platform watsonx dan bisnis konsultasi globalnya.

Kemitraan ini juga hadir saat IBM berupaya mempercepat pertumbuhan bisnis AI setelah menurunkan proyeksi pendapatan 2026 bulan lalu, menyusul hasil kuartalan yang lebih lemah dari perkiraan. Pada panggilan pendapatan terakhir, Chief Executive Arvind Krishna menegaskan bahwa AI tetap menjadi pendorong pertumbuhan jangka panjang. Ia menyatakan bahwa adopsi AI melengkapi, bukan menggantikan, permintaan bisnis mainframe IBM.

Pada bulan Juni, IBM dan OpenAI telah bermitra untuk program OpenAI Daybreak Cyber Partner Program yang berfokus pada keamanan siber. Kesepakatan baru ini memperluas hubungan tersebut dengan mengintegrasikan model AI OpenAI dengan IBM Autonomous Security, layanan keamanan siber bertenaga multi-agen milik IBM.

Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana perusahaan teknologi besar saling memperkuat posisi di pasar AI enterprise. Bagi industri teknologi, perkembangan kemitraan semacam ini menjadi indikator arah persaingan layanan AI korporat. Adopsi AI yang semakin luas juga terlihat di berbagai sektor, termasuk kesehatan dan perangkat konsumen.

Dengan pelatihan puluhan ribu konsultan dan integrasi model terbaru OpenAI ke platform IBM Consulting Advantage, kedua perusahaan menargetkan percepatan penerapan AI di perusahaan-perusahaan besar. Langkah ini berpotensi mengubah cara korporasi mengadopsi teknologi AI dalam operasional bisnis sehari-hari.

Persaingan di pasar AI enterprise diprediksi akan semakin kompetitif seiring semakin banyaknya pemain yang menjalin kemitraan strategis. IBM dengan jaringan konsultasi globalnya dan OpenAI dengan model AI canggihnya berada di posisi yang saling menguntungkan untuk merebut pangsa pasar belanja AI korporat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.