Telset.id – Google resmi meluncurkan Universal Cart, keranjang belanja digital berbasis AI yang memungkinkan pengguna mengumpulkan produk dari berbagai retailer dalam satu ruang terpadu, ke seluruh pengguna di Amerika Serikat. Peluncuran ini bertepatan dengan musim belanja Black Friday dan liburan akhir tahun, menjadikannya langkah Google untuk menancapkan posisinya di tengah persaingan layanan belanja berbantuan AI yang semakin panas.
Universal Cart pertama kali dipratinjau Google pada ajang Google I/O bulan Mei. Kini, fitur tersebut tersedia di aplikasi Gemini dan Google Search. Sesuai namanya, ini adalah keranjang digital “universal” yang memungkinkan pengguna menyimpan produk dari banyak retailer di satu tempat, serta bekerja lintas platform Google yang berbeda.
Artinya, pengguna dapat menemukan dan menambahkan sejumlah produk lewat aplikasi Gemini maupun AI Mode di Google Search, dan semuanya akan tersimpan ke keranjang yang sama. Google juga berencana mengintegrasikan Universal Cart dengan Gmail dan YouTube, tetapi belum mengumumkan tenggat waktunya.
Notifikasi Harga hingga Pilihan Pembayaran
Google akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna soal penurunan harga dan ketersediaan kembali barang yang tersimpan di keranjang. Fitur ini membebaskan pengguna dari keharusan memeriksa situs masing-masing retailer satu per satu. Universal Cart juga dapat menampilkan kode promo relevan yang ditemukannya di samping produk yang telah disimpan.
Untuk pembayaran, pengguna dapat memilih membayar barang dari keranjang menggunakan Google Wallet, atau memindahkannya ke keranjang milik merchant agar bisa checkout langsung dengan retailer tersebut. Bersama Google Wallet, Universal Cart juga dapat menganalisis keuntungan yang diberikan tiap kartu kredit yang tersimpan dan membantu memilih metode pembayaran terbaik saat membeli.
Checkout sendiri terikat pada Universal Commerce Protocol (UCP), standar terbuka yang diperkenalkan Google pada awal tahun ini. UCP dirancang membantu agen AI dan retailer bekerja sama di berbagai bagian perjalanan belanja, termasuk proses checkout. Sistem ini menjadi fondasi teknis yang menghubungkan pengalaman berbelanja lintas layanan Google.
Baca Juga:
Peluncuran Universal Cart menunjukkan bahwa Gemini AI kini menjangkau lebih dari sekadar percakapan, termasuk membantu pengguna memilih metode pembayaran yang paling menguntungkan. Pengguna Android yang sudah terbiasa mengandalkan akun Google untuk berbagai layanan juga akan merasakan bagaimana semua akun Google terhubung ke pengalaman belanja yang lebih personal.
Persaingan Belanja Berbantuan AI Memanas
Peluncuran ini hadir saat persaingan di ruang belanja berbantuan AI semakin ketat. Pesaing Google, termasuk OpenAI dan Meta, telah meluncurkan asisten AI agentic yang dapat berbelanja online atas nama pengguna. Shopify juga baru-baru ini mengumumkan membuka platformnya agar lebih banyak agen AI dapat menelusuri dan membeli dari listing Shopify.
Amazon, OpenAI, dan rival lainnya turut menambahkan fitur agentic commerce seiring perusahaan mencari cara agar chatbot tetap berguna di luar sekadar menjawab pertanyaan. Para pemain Big Tech ini masuk ke perlombaan dengan keyakinan bahwa masa depan belanja online melibatkan robot yang mengerjakan sebagian besar pekerjaan untuk pengguna.
Google sendiri sudah berinvestasi dalam di bidang belanja bertenaga AI. Universal Cart menjadi upaya terbarunya untuk membuat pengalaman tersebut lebih nyaman. Fitur ini bergabung dengan kemampuan seperti penemuan produk secara percakapan di AI Mode Search dan alat “Let Google Call” yang menggunakan agen AI untuk menghubungi toko-toko terdekat dan memeriksa apakah suatu barang tersedia.
Dari sisi pengguna, Universal Cart menjawab masalah klasik belanja online: menemukan produk yang cocok, lalu harus mencari ulang saat kembali ke situs retailer yang berbeda. Dengan keranjang terpadu, pengguna bisa menyimpan produk, meninggalkannya, dan saat kembali lagi, item serta progres belanjanya masih ada tanpa perlu memulai dari awal. Universal Cart berfungsi sebagai hub sentral untuk menelusuri dan melacak calon pembelian dari banyak retailer sekaligus.
Bagi pengguna yang memanfaatkan layanan Google lain seperti YouTube, integrasi yang direncanakan Google akan memperluas fungsi keranjang ini ke lebih banyak titik sentuh. Meski demikian, Google belum memberikan keterangan kapan integrasi dengan Gmail dan YouTube akan tersedia. Yang jelas, Universal Cart kini sudah dapat digunakan pengguna di Amerika Serikat melalui aplikasi Gemini dan Google Search.
Kehadiran Universal Cart menegaskan arah Google dalam membangun ekosistem belanja yang terhubung, dari penemuan produk, penyimpanan, notifikasi harga, hingga pembayaran dengan kartu kredit yang paling menguntungkan. Persaingan dengan OpenAI, Meta, Amazon, dan Shopify akan menentukan seberapa cepat adopsi keranjang universal ini di pasar yang lebih luas.





Komentar
Belum ada komentar.