Telset.id – Google tengah memperbarui pengaturan privasi untuk sejumlah aplikasinya, khususnya terkait cara data pencarian dikumpulkan, disimpan, dan digunakan—termasuk untuk melatih model kecerdasan buatan (AI) mereka. Pengguna disarankan untuk segera memeriksa informasi apa saja yang tersimpan dan menonaktifkan opsi yang tidak diinginkan.
Selama ini, Google sudah memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan data pencarian mana yang disimpan dan berapa lama melalui pengaturan Web & App Activity. Opsi yang tersedia termasuk penghapusan data otomatis setelah jangka waktu tertentu atau menonaktifkan pengumpulan data sepenuhnya.
Dalam sebuah email terbaru kepada pengguna, Google mengumumkan dua pengaturan baru yang diberi nama Search Services History dan Personalized Recommendations. Kedua pengaturan ini berlaku untuk pencarian di berbagai layanan seperti Search, Maps, Shopping, Flights, Hotels, Translate, dan News. Yang membedakan, pengaturan ini terpisah dari Web & App Activity yang sudah ada sebelumnya.
Apa Itu Search Services History dan Personalized Recommendations?
Ketika diaktifkan, Search Services History akan menyertakan media apa pun yang Anda unggah. Ini mencakup gambar yang Anda cari dengan Google Lens, audio yang diucapkan ke Translate, penelusuran suara, dan file lain yang digunakan dalam interaksi Anda dengan layanan Google.
Sementara itu, Personalized Recommendations akan menggunakan data dari Search Services History, informasi profil, dan aktivitas lain di berbagai aplikasi Google untuk mempersonalisasi hasil pencarian. Personalisasi ini mencakup respons AI dan informasi yang relevan dengan lokasi Anda.
Jika Anda sebelumnya sudah membatasi apa yang dapat diakses Google melalui Web & App Activity, pengaturan tersebut akan terbawa ke Search Services History dan Personalized Recommendations saat opsi baru ini mulai diterapkan dalam beberapa bulan ke depan. Alternatifnya, Anda dapat menyesuaikan Search Services History secara spesifik dan mengaktifkan atau menonaktifkan Personalized Recommendations dari Akun Google Anda melalui menu Data & privacy > Personalization settings.
Perlu dicatat, jika Anda belum melihat opsi ini di akun, itu berarti pengaturan privasi Anda masih dikendalikan oleh Web & App Activity.
Baca Juga:
Cara Menonaktifkan Penyimpanan Media
Meskipun menonaktifkan pengumpulan data Google sepenuhnya adalah opsi paling ekstrem untuk melindungi privasi, hal ini juga membatasi cara Anda menggunakan layanan Google, termasuk pencarian. Sebuah kompromi yang bisa dilakukan adalah mencegah Google menyimpan media Anda melalui Search Services History sambil tetap mengizinkan data lain untuk menginformasikan hasil pencarian dan rekomendasi.
Caranya, dari halaman My Google Activity, pilih Search Services History lalu centang atau hapus centang pada kotak di samping Save Media. Perlu diingat, tindakan ini tidak menghapus media yang sebelumnya sudah disimpan—untuk itu, Anda perlu memilih View and delete saved history. Sekali lagi, jika Anda tidak melihat opsi ini di akun, berarti pengaturan tersebut belum tersedia untuk Anda.
Pembaruan kebijakan privasi ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya penggunaan AI oleh Google. Untuk memahami lebih jauh tentang tanggung jawab Google terkait AI, Anda bisa membaca artikel tentang Pengadilan Jerman yang memvonis perusahaan tersebut.
Dengan hadirnya pengaturan baru ini, pengguna memiliki kontrol yang lebih granular terhadap data mereka. Ini adalah langkah maju dalam transparansi, meskipun tetap membutuhkan kesadaran aktif dari pengguna untuk menyesuaikan preferensi privasi mereka.





Komentar
Belum ada komentar.