šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi logo Apple dengan grafik penurunan anggaran harian AI dari $300 ke $200

Apple Pangkas Anggaran Harian AI Tim Engineering, dari Rp300 ke Rp200

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple menurunkan batas pengeluaran harian AI tim engineering dari $300 ke $200 pada Oktober
  • Pemangkasan lanjutan masih berjalan, sejumlah jatah turun jadi $100 per hari
  • Apple mempertimbangkan batas harian serendah $25 untuk area di luar engineering
  • Kebijakan muncul setelah euforia penggunaan AI berakhir saat tagihan jatuh tempo
  • Kekhawatiran berlanjut soal celah biaya AI dan keuntungan produktivitas yang tidak jelas

Telset.id – Apple memangkas batas pengeluaran harian untuk AI yang boleh digunakan tim engineering-nya. Menurut laporan Bloomberg pada Rabu, pada Oktober Apple menurunkan batas pengeluaran AI harian tim engineering dari $300 menjadi $200, dan pemangkasan lanjutan masih berjalan dengan sejumlah jatah turun menjadi $100 per hari.

Perubahan ini menjadi langkah besar bagi perusahaan yang selama ini berupaya mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses engineering-nya. Apple belum memberikan komentar resmi, dan TechCrunch telah menghubungi Apple untuk meminta tanggapan.

Pemangkasan tidak berhenti di tim engineering. Sumber Bloomberg menyebut Apple sedang mempertimbangkan batas harian yang jauh lebih kecil, yakni serendah $25 per hari, untuk area di luar engineering. Angka tersebut menunjukkan pengetatan yang signifikan dibandingkan batas $300 yang sebelumnya berlaku.

Kebijakan ini muncul setelah gelombang penggunaan AI secara masif yang terjadi di awal tahun. Saat itu perusahaan-perusahaan mendorong staf memakai AI sebanyak mungkin dengan alasan efisiensi yang tidak sepenuhnya jelas. Namun periode tersebut berlangsung singkat. Ketika tagihan penggunaan AI jatuh tempo, perusahaan mulai menilai bahwa penjatahan atau pembatasan penggunaan AI adalah pendekatan yang lebih masuk akal secara fiskal.

Apple sendiri bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi persoalan ini. Kekhawatiran masih berlanjut soal adanya celah antara biaya membangun dan menjalankan AI dengan keuntungan produktivitas yang dihasilkan teknologi tersebut, yang sering kali tidak jelas ukurannya.

Dari Euforia ke Penjatahan AI

Langkah Apple mencerminkan pergeseran cara perusahaan teknologi memandang AI. Jika sebelumnya penggunaan AI yang besar dianggap sebagai tanda produktivitas, kini perusahaan mulai menghitung ulang biayanya. Penurunan batas pengeluaran harian dari $300 ke $200, lalu berpotensi turun lagi ke $100 untuk sebagian tim dan $25 untuk area di luar engineering, menunjukkan bahwa pengeluaran AI kini diperlakukan sebagai pos yang perlu dikendalikan.

Bloomberg melaporkan bahwa pemangkasan ini bukan kebijakan tunggal. Apple menurunkan batas tersebut pada Oktober, dan masih ada pemangkasan lain yang sedang disiapkan. Artinya, pengetatan berlangsung bertahap, bukan sekadar penyesuaian sekali jalan.

Bagi tim engineering Apple, batas harian ini menentukan seberapa banyak mereka dapat memakai alat AI dalam pekerjaan sehari-hari. Penurunan batas berarti ruang penggunaan AI menyusut, dan tim perlu menyesuaikan cara kerja mereka dengan jatah yang lebih kecil.

Tagihan AI dan Pertanyaan Produktivitas

Laporan Bloomberg menyoroti bahwa euforia penggunaan AI di awal tahun berakhir ketika tagihan datang. Perusahaan yang sebelumnya mendorong staf memakai AI sebanyak mungkin mulai mempertimbangkan kembali pendekatan mereka. Penjatahan atau pembatasan penggunaan AI dinilai lebih bijak secara fiskal dibandingkan membiarkan penggunaan tanpa batas.

Kekhawatiran yang tersisa adalah soal nilai. Biaya untuk membangun dan menjalankan AI tetap ada, sementara keuntungan produktivitas yang diharapkan sering kali tidak terukur dengan jelas. Ketidakjelasan inilah yang membuat perusahaan seperti Apple mengetatkan anggaran.

Apple juga tengah menangani sejumlah agenda lain di sisi perangkat lunak, seperti pembaruan yang dibahas dalam laporan Selfie Sing dan program kebugaran dalam Gym Strength. Langkah pemangkasan anggaran AI ini menambah gambaran bagaimana Apple mengelola sumber daya internalnya.

Sementara itu, kepatuhan terhadap aturan data juga menjadi perhatian perusahaan teknologi besar, seperti terlihat pada kewajiban dalam laporan Simpan Data Pengguna. Namun untuk urusan AI, fokus Apple saat ini adalah mengendalikan pengeluaran harian timnya.

Dengan batas yang turun dari $300 ke $200 dan potensi penurunan lebih lanjut, kebijakan Apple menjadi contoh bagaimana perusahaan teknologi mulai menimbang ulang besarnya anggaran AI. Perubahan ini berlaku di tengah kekhawatiran yang masih berlanjut soal hubungan antara biaya AI dan produktivitas yang dihasilkannya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.