Telset.id – Anthropic mengumumkan bahwa model AI terbarunya, Claude Mythos Preview, telah berhasil menemukan lebih dari sepuluh ribu kerentanan keamanan hanya dalam satu bulan sejak peluncuran inisiatif Project Glasswing. Temuan ini menjadi bukti nyata kemampuan AI dalam memperkuat pertahanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital.
Dalam laporan awal yang dipublikasikan pada 23 Mei 2026, Anthropic mengungkapkan bahwa Project Glasswing, yang diluncurkan pada April 2026, menggunakan model Claude Mythos Preview yang belum dirilis secara publik. Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah serangan siber berbasis AI dengan memanfaatkan teknologi AI itu sendiri. Hasilnya, sebagian besar mitra yang terlibat dalam proyek ini berhasil menemukan “ratusan kerentanan dengan tingkat keparahan kritis atau tinggi” di perangkat lunak mereka.
Keberhasilan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam industri keamanan siber. Tingkat penemuan bug oleh para mitra Anthropic meningkat lebih dari sepuluh kali lipat. Cloudflare, misalnya, berhasil menemukan 2.000 bug, di mana 400 di antaranya memiliki tingkat keparahan tinggi atau kritis. Sementara itu, Mozilla sebelumnya melaporkan bahwa mereka menemukan dan memperbaiki 271 kerentanan di Firefox, sepuluh kali lebih banyak dibandingkan temuan pada versi browser yang lebih lama menggunakan model Claude lainnya.
Dampak pada Raksasa Teknologi
Microsoft juga merasakan dampak langsung dari kemampuan Mythos Preview. Pengumuman Microsoft baru-baru ini bahwa rilis patch mereka akan “terus bertambah besar untuk beberapa waktu” ternyata disebabkan oleh temuan bug melalui Mythos Preview. Ini menunjukkan betapa besarnya volume kerentanan yang berhasil diidentifikasi oleh model AI tersebut, yang memaksa perusahaan untuk merilis pembaruan keamanan dalam skala yang lebih besar dari biasanya.
Anthropic juga menggunakan Mythos Preview untuk memindai 1.000 proyek open-source selama beberapa bulan terakhir. Hasilnya, mereka menemukan 6.202 kerentanan dengan tingkat keparahan tinggi dan kritis dari total 23.019 kerentanan yang teridentifikasi. Angka ini mengonfirmasi bahwa perangkat lunak sumber terbuka, yang menjadi tulang punggung banyak infrastruktur digital, masih memiliki celah keamanan yang signifikan.
Meskipun tidak termasuk dalam laporan resmi, sebuah firma riset keamanan baru-baru ini mengklaim bahwa mereka berhasil menerobos macOS, sistem operasi yang dikenal memiliki keamanan ketat, dengan bantuan kemampuan pencarian bug Mythos. Klaim ini, jika terbukti benar, akan semakin memperkuat reputasi Mythos sebagai alat keamanan siber yang sangat ampuh.
Mengapa Mythos Belum Dirilis?
Salah satu poin krusial dalam laporan Anthropic adalah alasan mengapa Mythos Preview belum dirilis ke publik. Perusahaan menjelaskan bahwa belum ada perusahaan, termasuk Anthropic sendiri, yang telah mengembangkan safeguard yang cukup kuat untuk mencegah model seperti Mythos disalahgunakan. Potensi penyalahgunaan AI sekuat ini menjadi kekhawatiran utama yang menahan perilisan publik.
Anthropic berencana untuk merilis “model kelas Mythos” di masa depan, ketika safeguard yang memadai sudah tersedia. Untuk saat ini, perusahaan akan fokus memperluas ketersediaan Project Glasswing dengan bekerja sama dengan mitra, termasuk pemerintah AS dan negara-negara lainnya. Langkah ini mengindikasikan bahwa Anthropic mungkin sedang dalam proses memperbaiki hubungannya dengan pemerintah AS setelah beberapa kali bersitegang di masa lalu.
Perusahaan saat ini sudah bekerja sama dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Amazon Web Services, Apple, CrowdStrike, Google, JPMorganChase, NVIDIA, dan Palo Alto Networks, selain mitra yang telah disebutkan sebelumnya. Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari para pemain utama industri teknologi terhadap kemampuan Mythos Preview.
Kinerja Keuangan Anthropic
Di tengah kesuksesan Project Glasswing, Anthropic dikabarkan akan mencapai profitabilitas untuk pertama kalinya sejak didirikan pada tahun 2021. Menurut laporan terbaru dari The Wall Street Journal, perusahaan berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan pendapatan sebesar $10,9 miliar dengan laba operasional sebesar $559 juta untuk kuartal yang berakhir pada Juni 2026.
Namun, Anthropic tidak memperkirakan akan tetap profitabel di kuartal-kuartal berikutnya. Perusahaan berencana untuk menginvestasikan lebih banyak dana ke dalam sumber daya komputasi dan biaya operasional lainnya. Strategi ini menunjukkan bahwa Anthropic lebih memprioritaskan pertumbuhan dan pengembangan teknologi jangka panjang dibandingkan keuntungan jangka pendek.
Kesuksesan Mythos Preview dalam menemukan ribuan kerentanan dalam waktu singkat membuktikan potensi besar AI dalam meningkatkan keamanan siber. Meskipun masih ada kekhawatiran tentang penyalahgunaan, langkah Anthropic yang berhati-hati dengan tidak merilis model ini ke publik menunjukkan pendekatan yang bertanggung jawab. Ke depannya, kolaborasi dengan pemerintah dan mitra strategis akan menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat teknologi ini sambil meminimalkan risikonya.





Komentar
Belum ada komentar.