telset
spot_img

Ada Peran Jobs Dibalik Kegagalan Apple Maps

Jakarta – Banyak yang bertanya-tanya, siapakah yang memiliki ide membuat Apple Maps? Yup, aplikasi peta tersebut adalah merupakan ide Steve Jobs, sanga pendiri Apple. Sebuah sumber mengatakan alasan diciptakannya Apple Maps merupakan wujud kebencian Jobs terhadap Android.

Steve Jobs memulai proyek Apple Maps pada bulan Juni 2009. Pada saat itu, Nokia masih berada di atas angin. Sulit untuk membantah bahwa saat itu Apple tidak punya cukup kekuatan untuk membeli lisensi Nokia agar dapat menyematkan aplikasi peta ke dalam perangkat Apple.

Jobs mempercayakan Scott Forstall, Senior Vice Presiden of iOS Software Apple, untuk mengelola sisi perangkat lunaknya. Namun kebencian Jobs terhadap Android bukan menjadi satu-satunya alasan mengapa Jobs mempunya ide untuk menciptakan Apple Maps.

Patut diingat, bahkan ketika Apple memperbaharui Google Maps untuk iOS, tetap saja aplikasi pemetaan buatan raksasa mesin pencarian ini tidak memperlihatkan turn by turn navigation. Hal ini bertujuan untuk menjaga keuntungan mereka dari para kompetitor Android.

Banyak analis yang mengatakan, hal tersebut menjadi salah satu alasan yang paling masuk akal untuk menjawab mengapa raksasa dari Cupertino itu ‘ngotot’ ingin membuat aplikasi pemetaannya sendiri.

Seperti yang telsetNews kutip dari PhoneArena, Kamis (4/10), ketika Jobs meninggal, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah Tim Cook sebagai CEO baru Apple bisa mempertahankan prestasi yang telah banyak diperoleh Apple di bawah tangan Jobs.

Cook dinilai telah berhasil menjaga penggemar Apple dengan manajemen harga yang cantik. Ia pun berhasil mengatur mekanisme produksi, logistik, customer support, serta penjualan selama bertahun-tahun.

Selain itu, banyak yang mengatakan bahwa Cook hidup di lingkungan yang mendidiknya untuk jujur. Berbeda dengan Jobs yang lebih suka menahan pendapatnya hingga akhir pertemuan. Perbedaan gaya kepemimpinan Cook dan Jobs pun diakui oleh Toni Sacconaghi, analis di Sanford C. Bernstein (AB), New York.

“Saya pikir dia (Cook, red) yakin tidak memiliki semua jawaban sehingga bersedia mendengarkan orang lain. Saya tidak begitu yakin hal itu juga terjadi pada Jobs,” ungkap Sacconaghi di Businessweek.com.

Menurutnya, Jobs selalu cenderung menahan aplikasi hingga siap sepenuhnya. Sayangnya hal ini tidak dilakukan Cook di era kepemimpinannya sekarang. Banyaknya opini miring terhadap Apple Maps menunjukkan aplikasi peta itu sebenarnya tidak siap untuk diluncurkan.

“Apple boleh saja berdalih dengan mengkambinghitamkan ‘ini produk generasi pertama’. Tetapi itu bukan alasan yang masuk akal. Dan tentu saja, itu bukan gaya Jobs,” ujarnya.

Lalu kini yang jadi pertanyaan, siapakah yang bersalah atas cacatnya Apple Maps? Bila melihat dari hasil analisis, nampaknya Forstall yang paling bersalah. Namun soal tanggung jawab, nampaknya Cook punya beban moral yang lebih besar karena ia menduduki posisi tertinggi di Apple.

Lalu apakah sang fenomenal Steve Jobs bisa cuci tangan atas kagagalan Apple Maps yang saat ini menjadi bahan olok-olok para pesaingnya? Bagaimana menurut Anda? [lkh/hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0