📑 Daftar Isi

6 Ide Otomasi Siri AI di iOS 27 yang Bisa Dicoba

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Kehadiran iOS 27 pada musim gugur ini akan menghadirkan peningkatan kemampuan Siri AI sebagai perubahan paling nyata bagi banyak pengguna. Namun, integrasi Apple Intelligence ke dalam aplikasi Shortcuts justru menjadi fitur yang paling menarik untuk dieksplorasi, terutama melalui fitur baru bernama “Describe a Short” yang memungkinkan pengguna membuat otomasi hanya dengan perintah percakapan.

Fitur “Describe a Short” ini merupakan terobosan dalam cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi Shortcuts. Alih-alih merangkai blok skrip secara manual, pengguna cukup mengetik atau mengucapkan apa yang ingin dilakukan secara natural, dan aplikasi akan secara otomatis menghasilkan alur otomasi yang sesuai. Setelah alur dibuat, pengguna masih bisa menyempurnakannya dengan mengirimkan perintah lanjutan di dalam aplikasi, sementara opsi skrip manual tetap tersedia bagi pengguna tingkat lanjut.

Saat diuji melalui versi beta iOS 27, fitur ini memang masih mengalami beberapa kendala teknis di mana otomasi yang dihasilkan tidak selalu sempurna. Meskipun demikian, eksplorasi terhadap fitur baru Shortcuts ini terbukti sangat menyenangkan dan bermanfaat. Setelah beberapa kali percobaan, berhasil dibuat beberapa otomasi yang benar-benar terasa berguna dalam kebiasaan penggunaan smartphone sehari-hari. Berikut adalah enam ide shortcut dasar yang layak dicoba setelah mengunduh dan menginstal iOS 27.

Otomasi untuk Kebiasaan Harian dan Produktivitas

1. Menghentikan Kebiasaan Membuka Aplikasi

Ini mungkin otomasi paling sederhana yang dibuat, namun menjadi favorit karena langsung menjawab masalah umum. Banyak orang menghabiskan waktu dengan menggulir layar ponsel tanpa tujuan, dan ketika menutup aplikasi media sosial seperti Instagram untuk fokus pada hal lain, sering kali tanpa sadar langsung membukanya kembali. Dengan fitur ini, pengguna bisa meminta aplikasi untuk membuat shortcut yang aktif setiap kali membuka Instagram. Notifikasi akan muncul dengan pertanyaan: “Apakah kamu benar-benar ingin menggunakan aplikasi ini?” Jika memilih ya, pop-up akan hilang. Namun jika memilih tidak, ponsel akan otomatis menutup Instagram dan mengunci layar. Meskipun bukan solusi yang transformasional, dorongan kecil ini terasa membantu untuk memutus kebiasaan repetitif.

2. Pemeriksaan Kualitas Udara Otomatis

Bagi mereka yang tinggal di daerah dengan kualitas udara fluktuatif, seperti California, memeriksa indeks kualitas udara setiap pagi adalah rutinitas penting untuk menentukan apakah perlu membawa masker. Daripada memeriksa secara manual setiap hari, shortcut dapat diatur untuk berjalan setiap pagi pukul 06:40. Otomasi ini akan memeriksa cuaca terkini, melihat indeks kualitas udara, lalu mengirimkan notifikasi. Jika indeks kualitas udara berada di atas ambang batas tertentu, pengguna mendapat peringatan; jika di bawah, pengguna mendapat kabar aman.

Baca Juga:

3. Penghematan Baterai Berbasis Lokasi

Shortcuts juga dapat dipicu berdasarkan lokasi pengguna. Misalnya, setiap kali meninggalkan rumah, pengguna ingin memastikan ponsel dalam keadaan terisi penuh agar tidak perlu membawa power bank ekstra. Otomasi dapat dibuat untuk aktif saat meninggalkan rumah dan memeriksa tingkat baterai perangkat saat itu. Jika baterai berada di bawah 50 persen, notifikasi ramah akan muncul mengingatkan untuk membawa power bank. Tindakan kecil ini jauh lebih baik daripada kehabisan daya di tengah perjalanan tanpa cara untuk berkomunikasi.

Otomasi Kreatif untuk Kebutuhan Spesifik

4. Pencatatan Penyiraman Tanaman

Dua otomasi berikutnya adalah contoh bagus bagaimana membangun shortcut di layar utama dan menghubungkan beberapa shortcut sekaligus. Meskipun banyak aplikasi yang menawarkan pencatatan penyiraman tanaman, Shortcuts ternyata bisa melakukannya dengan efektif. Pertama, buat shortcut yang setiap kali dijalankan akan mengambil tanggal dan waktu saat ini lalu menambahkannya ke catatan khusus penyiraman tanaman untuk menjaga log yang konsisten. Selanjutnya, buka menu drop-down di bagian atas aplikasi dan pilih “Add to Home Screen”. Kini, setiap kali menyiram tanaman, pengguna cukup mengetuk ikon aplikasi tersebut untuk mencatatnya.

Agar lebih maksimal, buat shortcut lain yang setiap pagi pukul 09:00 memeriksa log penyiraman tanaman dan melihat apakah ada perubahan dalam seminggu terakhir. Jika tidak ada perubahan yang ditambahkan dalam seminggu terakhir, notifikasi pengingat akan muncul untuk memeriksa kondisi tanaman.

5. Ekstraksi Teks dari Screenshot

Meskipun otomasi ini lebih spesifik, fitur ini cukup sering digunakan oleh mereka yang aktif di dunia maya dan sering mengambil tangkapan layar. Setiap kali mengambil screenshot, ponsel akan secara otomatis mengekstrak teks apa pun dalam gambar dan menyalinnya ke clipboard. Ini menyederhanakan proses sebelumnya yang mengharuskan menyimpan screenshot, membuka aplikasi Foto secara manual, lalu menyalin teks dari gambar tersebut.

6. Notifikasi Pendaratan Pesawat

Otomasi ini tidak rumit, tetapi membuat hidup sedikit lebih mudah. Bagi mereka yang sering bepergian tanpa pasangan dan sering lupa mengirim kabar, otomasi dapat dibuat untuk mengirim pesan “just landed” ke pasangan setiap kali mode pesawat dimatikan. Saat pengaturan, aplikasi akan meminta pengguna untuk memilih kontak mana yang merupakan pasangan. Ini adalah otomasi sederhana yang menyelesaikan masalah kelupaan saat sedang sibuk setelah turun dari pesawat.

7. Pengenalan Suara untuk Keamanan Rumah

Shortcut ini memerlukan penyesuaian pengaturan aksesibilitas, tetapi hasilnya sepadan dengan usaha ekstra. Bagi mereka yang hampir selalu memakai headphone saat bekerja dari rumah dengan volume musik cukup keras, kekhawatiran tidak mendengar ketukan pintu atau bel rumah adalah hal yang nyata. Solusinya dimulai dengan masuk ke pengaturan Accessibility, lalu temukan opsi Sound & Name Recognition. Di sini, pengguna dapat mengaktifkan pengenalan suara untuk berbagai hal mulai dari suara kaca pecah hingga tangisan bayi; bisa dipilih Door Bell dan Door Knock. Karena ponsel tidak selalu berada di tangan saat memakai headphone, notifikasi dasar tidak akan banyak membantu. Dengan membangun shortcut sehingga saat iPhone mengenali salah satu suara tersebut, otomasi akan menjeda apa pun yang sedang diputar. Dengan begitu, pengguna bisa mendengarkan podcast dengan volume keras tanpa khawatir melewatkan pengiriman paket.

Contoh-contoh di atas hanyalah permukaan dari apa yang bisa diotomatiskan dengan aplikasi Shortcuts di iOS 27. Setiap pengguna dapat mengembangkan ide-ide ini sesuai kebutuhan spesifik mereka. Fitur “Describe a Short” membuka kemungkinan baru dalam personalisasi perangkat, di mana pengguna tidak perlu lagi memahami logika pemrograman untuk menciptakan otomasi yang berguna. Dengan bantuan Siri AI dan Apple Intelligence, proses pembuatan shortcut menjadi lebih intuitif dan dapat diakses oleh semua kalangan pengguna.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.