telset

2000 Karyawan RIM akan di PHK

Toronto – Produsen perangkat BlackBerry, Research In Motion (RIM) merencanakan akan memangkas sekitar 2000 karyawannya. Pemangkasan ini dilakukan sebagai upaya mengurangi biaya operasional perusahaan.

Walaupun banyak isu yang mengatakan pengurangan itu merupakan akibat dari tekanan yang dialami BlackBerry dari dua pesaing terberatnyam iPhone (Apple) dan Android (Google), namun RIM tetap berdalih pemangkasan tersebut sebagai bagian dari upaya pengurangan biaya operasional.

Seperti dikutip telsetnews dari Cnet, Selasa (26/7), RIM menyatakan pengurangan 2000 karyawannya itu merupakan sebagian upaya dari mereka mengurangi biaya operasional. Dikatakan, fokus program ini adalah mengurangi biaya mubazir™dan mengalokasikan ulang sumber daya sehingga akan terjadi pertumbuhan pertumbuhan tertinggi, dan bisa mendukung objektif strategis perusahaan.

RIM berdalih, pengurangan karyawan ini merupakan “langkah yang harus dilakukan untuk rencana jangka panjang perusahaan. Walaupun beberapa waktu lalu RIM mengklaim telah mencatat pertumbuhan signifikan yang mendorong mereka melakukan penambahan karyawan hingga empat kali lipat, namun pada kenyataannya pendapatan RIM terbilang mengecewakan.

Rencananya, RIM akan segera memberitahukan karyawan yang masuk dalam rencana pemangkasan pada pecan ini. Pemangkasan ini akan meliputi wilayah Amerika Serikat dan di  beberapa negara lain. RIM menjanjikan akan menawarkan bagi para karyawannya paket pensiun dan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan selanjutnya.

“Kami mengawali tahun ini dengan tantangan besar. Kondisi finansial yang turun di kuartal pertama terus berlanjut ke kuartal dua, dan lambatnya peluncuran produk baru mengakibatkan hasil yang jauh dibawah ekspektasi kami sebelumnya,” jelas Co-CEO Jim Balsillie di hadapan investor bulan lalu.

Para analis sendiri mengatakan, masalah yang dihadapi RIM ini sebenarnya diakibatkan penjualan tablet PlayBook yang tidak sesuai perkiraan. RIM kabarnya hanya mengapalkan 500 ribu unit PlayBook dan 13,2 juta ponsel BlackBerry pada kuartal ini. Jumlah ini jauh jika dibandingkan pesaingnya, Apple, yang pada pekan lalu telah menjual 9,25 juta iPad dan 20,34 juta iPhone di sepanjang kuartal tiga.

Rencana pemangkasan yang dilakukan RIM ini sebenarnya telah diumumkan sejak bulan lalu. Dan kini perusahaan produsen BlackBerry asal Kanada itu hanya memberi penjelasan lebih dalam terkait kebijakannya tersebut.[hbs]{jcomments on}

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0