Telset.id – Apple dikabarkan akan menghadirkan peningkatan signifikan pada aplikasi Workout di Apple Watch melalui watchOS 27. Bocoran terbaru menunjukkan fitur ini akan memungkinkan pengguna mencatat repetisi dan set secara detail untuk latihan kekuatan, sebuah kemampuan yang selama ini sudah dimiliki aplikasi pihak ketiga seperti SmartGym.
Informasi ini muncul dari kode beta watchOS 27 yang dibagikan di forum MacRumors, dan kabarnya akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4. Rumor ini menjawab keluhan lama pengguna yang kesulitan melacak progres latihan beban secara spesifik hanya dengan aplikasi bawaan.
Menurut pembocor, fitur baru ini akan menghadirkan “detail yang lebih kaya dalam latihan kekuatan”. Implementasi barunya diklaim mampu menggambarkan set individu serta menyimpan jumlah repetisi, beban yang diangkat, peralatan yang digunakan, sisi tubuh, dan durasi untuk setiap set. Dengan kata lain, sebuah sesi latihan kini bisa mewakili rangkaian dengan beban dan repetisi berbeda di setiap setnya.
Menutup Kesenjangan dengan Aplikasi Pesaing
Selama bertahun-tahun, pengguna aplikasi Workout bawaan Apple Watch harus mencari cara lain untuk mencatat detail latihan. Salah satu jurnalis TechRadar mengaku menyimpan rutinitas latihan, termasuk jumlah repetisi dan set untuk setiap mesin, di aplikasi Notes. Ia harus berpindah-pindah antara dua aplikasi saat berolahraga, yang jelas tidak efisien.
Aplikasi Workout saat ini hanya mencatat satu sesi latihan secara monolitik tanpa kemampuan mencatat repetisi dan set. Akibatnya, pengguna tidak mendapatkan wawasan tentang performa mereka pada setiap latihan tertentu. Fitur seperti ini sebenarnya sudah tersedia di aplikasi SmartGym, yang bahkan pernah dinobatkan sebagai Apple Watch App of the Year oleh Apple pada 2023.
Apple sendiri tampaknya sadar bahwa aplikasi Workout-nya tertinggal di area ini. Meski begitu, masih ada pertanyaan apakah solusi yang disiapkan akan mampu menyaingi kepraktisan SmartGym yang bisa bekerja sepenuhnya independen tanpa iPhone dan menampilkan semua informasi di layar Apple Watch.
Sebenarnya, pengguna sudah bisa membuat sistem timer istirahat dan set dengan pelabelan latihan yang telah diselesaikan melalui fitur Custom Workout. Namun, fitur ini dinilai masih jauh lebih terbatas dan lebih merupakan solusi sementara dibandingkan solusi nyata untuk kebutuhan pencatatan latihan kekuatan yang detail.
Di sisi lain, Apple Watch Ultra 4 yang juga akan diumumkan dalam waktu dekat disebut-sebut perlu melakukan peningkatan besar untuk bersaing dengan kompetitor seperti Garmin Fenix 9 yang baru saja diluncurkan. Salah satu peningkatan yang diharapkan adalah pemantauan detak jantung berkelanjutan yang memungkinkan pelacakan kesehatan dan pemulihan 24 jam.
Menurut laporan MacRumors, Apple telah menguji sensor detak jantung berkelanjutan yang cara kerjanya mirip dengan Oura Ring 5 atau Whoop 5.0. Selain itu, kode yang ditemukan juga memprediksi peluncuran aplikasi Readiness baru dengan watchOS 27. Aplikasi ini kabarnya akan terpisah dari aplikasi Vitals yang ada saat ini dan akan memberikan metrik pemulihan serta beban latihan yang lebih mendalam.
Kemampuan ini selama ini selalu hilang dari pengalaman Apple Watch. Hingga saat ini, Apple belum bisa memberi tahu pengguna seberapa baik tubuh mereka pulih setelah berlari setengah maraton, atau seberapa siap mereka untuk berolahraga berdasarkan data tidur dan pemulihan. Jika pemantauan detak jantung berkelanjutan hadir di Apple Watch Ultra 4, pengguna bisa melihat skor harian kesiapan berolahraga sekilas, mirip dengan skor Training Readiness atau Body Battery milik Garmin.
Masalah lain yang perlu diperbaiki adalah daya tahan baterai. Garmin Fenix 9 dengan ukuran 47mm memiliki daya tahan hingga 16 hari dalam mode smartwatch dan 30 jam dalam mode latihan. Sementara itu, Apple Watch Ultra 3 hanya memiliki daya tahan 36 jam, yang bisa diperpanjang hingga 72 jam dalam mode hemat daya. Angka ini perlu ditingkatkan agar bisa bersaing, terutama jika Apple benar-benar menambahkan pemantauan detak jantung berkelanjutan yang biasanya menguras baterai lebih cepat.
Pengamat juga berharap Apple Watch Ultra 4 memiliki lebih banyak tombol fisik untuk navigasi. Layar sentuh sering kali menyulitkan saat digunakan dengan jari berkeringat atau saat memakai sarung tangan. Tombol fisik untuk navigasi mode latihan akan menjadi peningkatan yang signifikan bagi pelari maraton dan pengguna yang aktif berolahraga di luar ruangan.
Dengan acara “Surprise and Shine” yang akan digelar dalam waktu dekat, publik tinggal menunggu apakah semua rumor dan harapan ini akan terwujud. Jika Apple akhirnya mampu menyaingi aplikasi pihak ketiga dalam hal pencatatan latihan, ini akan menjadi peningkatan yang dinanti-nantikan banyak pengguna setia Apple Watch.








Komentar
Belum ada komentar.