📑 Daftar Isi

Perbandingan hasil perencanaan liburan Disney World oleh ChatGPT, Gemini, dan Perplexity

Uji AI: Gemini Paling Akurat untuk Rencana Liburan Disney World

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️6 menit membaca
Bagikan:
  • Eksperimen membandingkan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity untuk merencanakan liburan 5 hari ke Disney World untuk keluarga 5 orang
  • ChatGPT memberi estimasi termurah USD 7.500-9.000 namun salah menghitung biaya hotel family suite Art of Animation
  • Gemini paling akurat dengan estimasi USD 10.050-13.350, memperhitungkan periode spring break dan aturan tiket dewasa untuk anak 10+
  • Perplexity memberi estimasi tertinggi USD 10.545-13.955 namun menyusun rencana perjalanan terbaik
  • Ketiga AI sepakat Lightning Lane sebaiknya digunakan selektif hanya di Magic Kingdom dan Hollywood Studios
  • Kesimpulan: Gemini terbaik untuk anggaran, Perplexity untuk itinerary, AI tetap perlu diverifikasi manual

Telset.id – Perencanaan liburan ke Disney World bisa menjadi pekerjaan yang melelahkan. Seorang editor AI dari Tom’s Guide, Amanda Caswell, melakukan eksperimen dengan memberikan tugas yang sama kepada tiga asisten AI populer, yaitu ChatGPT, Gemini, dan Perplexity, untuk menyusun rencana liburan lima hari ke Walt Disney World. Hasilnya menunjukkan perbedaan biaya yang signifikan, di mana satu AI memberikan estimasi yang berpotensi lebih murah hingga Rp80 juta dibandingkan lainnya karena kesalahan asumsi.

Eksperimen ini melibatkan keluarga berisi lima orang, dengan dua orang dewasa dan tiga anak berusia 12, 10, dan 6 tahun. Rencana tersebut mencakup penerbangan dari Philadelphia, menginap di resort Disney, dan mengunjungi empat taman tematik mulai 30 Maret hingga 3 April 2027. Ketiga AI diminta untuk menyusun rencana lengkap, mulai dari penerbangan, hotel, tiket, makanan, hingga strategi Lightning Lane.

Perbedaan biaya yang mencolok ini menyoroti pentingnya verifikasi data saat menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan. ChatGPT memberikan estimasi paling murah dengan total sekitar USD 7.500 hingga USD 9.000, namun terdapat kesalahan besar pada estimasi biaya hotel. Sementara itu, Gemini memberikan angka yang lebih realistis dengan mempertimbangkan periode liburan musim semi yang padat, dan Perplexity menawarkan rencana perjalanan paling detail namun dengan biaya tertinggi.

ChatGPT Melakukan Kesalahan Besar pada Estimasi Hotel

ChatGPT memberikan estimasi liburan Disney World paling murah, dengan perkiraan awal bahwa keluarga harus menyiapkan dana sekitar USD 7.500 hingga USD 9.000 untuk seluruh liburan. Rinciannya meliputi USD 1.000 hingga USD 1.500 untuk tiket pesawat, USD 1.800 hingga USD 2.600 untuk hotel, USD 2.500 hingga USD 3.000 untuk tiket masuk, dan USD 1.000 hingga USD 1.400 untuk makanan. ChatGPT merekomendasikan untuk menyiapkan sekitar USD 8.500 sebagai target yang realistis.

Namun, ada satu masalah besar pada rekomendasi hotelnya. ChatGPT merekomendasikan Disney’s Art of Animation Resort dengan tipe family suite, yang merupakan pilihan cerdas untuk lima orang karena suite tersebut dapat menampung enam orang dan dilengkapi dua kamar mandi, dapur kecil, serta area tidur terpisah. Masalahnya, estimasi hotel sebesar USD 1.800 hingga USD 2.600 yang diberikan ChatGPT terlalu optimistis untuk tanggal yang diminta.

Amanda Caswell, yang juga mantan cast member Disney, menjelaskan bahwa kesalahan asumsi seperti ini dapat sangat memengaruhi anggaran. Kesalahan pada estimasi hotel ini menunjukkan salah satu masalah terbesar dalam menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan, di mana angka yang terlihat masuk akal dapat hancur oleh satu asumsi buruk.

Gemini Menangkap Pengeluaran yang Terlewat oleh ChatGPT

Gemini melihat liburan yang sama dan memberikan angka yang jauh lebih tinggi, dengan estimasi sekitar USD 10.050 hingga USD 13.350. Gemini menyebutkan bahwa perjalanan yang nyaman secara realistis bisa mencapai USD 9.500 hingga USD 11.000. Perbedaan terbesar terletak pada perhitungan hotel yang lebih akurat.

Gemini memperhitungkan waktu perjalanan dengan tepat. Periode 30 Maret hingga 3 April 2027 jatuh tepat sebelum Minggu Paskah, yang menempatkan keluarga tersebut pada salah satu periode liburan musim semi tersibuk di Disney World. Gemini memperkirakan biaya family suite di Art of Animation sekitar USD 4.000 hingga USD 4.500 untuk lima malam, yang berpotensi dua kali lipat dari anggaran awal ChatGPT.

Gemini juga menangkap detail penting lainnya tentang kebijakan tiket Disney World, di mana anak-anak berusia 10 tahun ke atas harus membayar harga tiket dewasa. Artinya, hanya satu dari tiga anak dalam keluarga tersebut yang memenuhi syarat untuk tiket anak-anak. Gemini menyarankan untuk menganggarkan sekitar USD 10.000 dan menyiapkan USD 1.000 tambahan sebagai dana cadangan.

Perbedaan estimasi biaya antara ChatGPT dan Gemini ini menunjukkan bagaimana AI yang berbeda dapat memberikan hasil yang sangat bervariasi untuk pertanyaan yang sama. Fenomena ini juga terlihat dalam berbagai aspek penggunaan AI lainnya, seperti yang dibahas dalam artikel tentang AI Gantikan Google.

Perplexity merencanakan liburan paling mahal dengan estimasi biaya penting sekitar USD 8.760 hingga USD 11.520. Jika ditambah Lightning Lane, tiket Park Hopper, suvenir, dan Memory Maker, totalnya naik menjadi sekitar USD 10.545 hingga USD 13.955. Artinya, liburan Disney World versi ChatGPT yang seharga USD 8.500 berpotensi lebih murah lebih dari USD 5.000 dibandingkan estimasi tertinggi Perplexity.

Namun, Perplexity tidak sepenuhnya salah. AI ini menganggarkan gaya liburan yang berbeda, dengan alokasi USD 1.800 hingga USD 2.400 untuk makanan yang mengasumsikan kombinasi restoran cepat saji dan sekitar satu kali makan di restoran formal setiap hari. Perplexity juga mengalokasikan USD 750 hingga USD 1.100 untuk Lightning Lane selama lima hari, jumlah yang jauh lebih besar dari yang biasanya dikeluarkan.

Meskipun paling mahal, Perplexity justru memberikan rencana perjalanan favorit Amanda Caswell. Perplexity menyarankan kunjungan ke Magic Kingdom di hari pertama, Hollywood Studios di hari kedua, EPCOT di hari ketiga, Animal Kingdom di hari keempat, dan kembali ke Magic Kingdom di hari kelima. Rencana ini masuk akal untuk keluarga dengan tiga anak karena Magic Kingdom memiliki cukup banyak atraksi sehingga mencoba memasukkan semuanya dalam satu hari di musim liburan musim semi akan sangat melelahkan.

Ketiga AI sepakat pada satu strategi penting Disney, yaitu penggunaan Lightning Lane secara selektif daripada membelinya tanpa pandang bulu selama lima hari penuh. Magic Kingdom dan Hollywood Studios menjadi kandidat yang jelas karena taman-taman tersebut memiliki cukup banyak atraksi populer. EPCOT lebih diperdebatkan, sementara Animal Kingdom bisa menjadi hari di mana kedatangan lebih awal dan urutan atraksi yang cerdas dapat menghemat uang sepenuhnya.

Menginap di properti Disney juga membantu karena tamu resort saat ini mendapatkan Early Theme Park Entry dan jendela lebih awal untuk membeli serta memilih opsi Lightning Lane yang memenuhi syarat. Untuk keluarga berisi lima orang, upgrade sebesar USD 30 per orang bukan lagi USD 30, melainkan USD 150 setiap kali menekan tombol beli.

Kesimpulan dari eksperimen ini adalah Gemini menjadi pengatur anggaran Disney terbaik. Jika menilai hanya dari rencana perjalanan, Perplexity yang menang, tetapi jika benar-benar akan mengeluarkan uang, Gemini yang paling akurat. Estimasi pertama ChatGPT terdengar fantastis, tetapi menunjukkan salah satu masalah terbesar menggunakan AI untuk perencanaan perjalanan.

Saat Amanda Caswell menunjukkan perhitungan Gemini dan Perplexity, ChatGPT mengakui perbedaan tersebut dan merevisi rekomendasinya menjadi sekitar USD 10.000, dengan USD 11.000 yang tersedia. Hal ini membuat ketiga asisten AI berada pada kisaran yang lebih dekat. Pelajaran paling berguna dari eksperimen ini adalah AI sangat baik dalam melakukan bagian perencanaan liburan yang membosankan, tetapi pengguna tidak boleh langsung mengambil angka pertama yang diberikan AI dan segera mulai memesan. Untuk hal yang sangat bergantung pada tanggal seperti Disney World, tarif hotel saat ini, harga tiket, dan tiket pesawat dapat mengubah persamaan sepenuhnya.

Eksperimen ini menunjukkan bagaimana AI dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan perencanaan, mirip dengan perkembangan teknologi lainnya seperti GPU Terkecil yang kini hidup dan beroperasi. Setiap teknologi memiliki kelebihan dan keterbatasannya masing-masing.

Meskipun AI dapat membantu menyusun rencana perjalanan yang detail, pengguna tetap perlu melakukan verifikasi mandiri terhadap informasi penting seperti harga dan ketersediaan. Hal ini sejalan dengan tren penggunaan AI yang semakin meluas di berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan Strategi Gen AI di industri game.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.