Mesin Stirling dipasang di atas heatsink chipset motherboard Threadripper untuk pendinginan

Stirling Engine Dijual Rp 639 Ribu untuk Dinginkan Chipset Threadripper

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Dave W. Plummer menggunakan mesin Stirling untuk mendinginkan chipset AMD Threadripper
  • Mesin Stirling dijual di Amazon seharga USD 39,99 (Rp 639 ribu) dengan kupon diskon USD 10
  • Teknologi ini pertama kali dipatenkan pada tahun 1816 oleh Robert Stirling
  • Mesin Stirling mengubah panas menjadi gerakan mekanik melalui ekspansi dan kompresi gas
  • Dapat berputar hingga 200 RPM dalam suhu 20°C di atas minuman panas
  • Plummer menggunakan sistem AMD Threadripper 3970X dengan 32 core dan 64 thread
  • Bukan solusi pendinginan serius, tapi proyek menarik bagi penggemar teknologi

Telset.id – Seorang pengembang Windows legendaris, Dave W. Plummer, baru-baru ini membagikan video yang menunjukkan solusi pendinginan unik untuk chipset AMD Threadripper miliknya. Ia menggunakan mesin Stirling yang dibeli dari Amazon seharga sekitar Rp 639 ribu untuk mendinginkan komponen tersebut.

Dalam video yang diunggah di platform X, Plummer memperlihatkan bagaimana mesin Stirling ditempatkan di atas heatsink chipset motherboard Threadripper-nya. Meskipun bukan solusi serius untuk mengatasi chipset yang terlalu panas, prinsip fisika di balik mesin Stirling menunjukkan bahwa alat ini memang melakukan sesuatu, yaitu mengubah energi panas buangan menjadi energi mekanik yang menggerakkan piston dan roda gila.

Mesin Stirling yang digunakan Plummer tersedia di Amazon dengan harga USD 39,99 atau sekitar Rp 639 ribu, dan saat ini ada kupon diskon USD 10 atau sekitar Rp 160 ribu. Alat ini dikenal sebagai Sunnytech Low Temperature Stirling Engine Motor Steam Heat Education Model Toy Kit (LT001), yang dirancang untuk tujuan edukasi dan dapat berputar hingga 200 RPM dalam suhu 20 derajat Celcius jika diletakkan di atas minuman panas.

Mesin Stirling pertama kali dipatenkan oleh Robert Stirling pada tahun 1816 sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan mesin uap pada zamannya. Teknologi ini kemudian menemukan aplikasi niche dalam pemompaan air dan tugas-tugas rumah tangga. Saat ini, mesin Stirling digunakan dalam bidang tenaga surya, CHP (Combined Heat and Power), cryocooling, dan aplikasi kapal selam.

Secara sederhana, mesin Stirling mengubah energi panas menjadi kerja mekanik. Sumber panas menyebabkan piston gas (yang terpasang pada heatsink) memuai, dan pemuaian ini memutar roda gila, sekaligus mendinginkan gas (mengurangi tekanan). Momentum roda gila melanjutkan siklus, menghasilkan konversi energi yang cukup efisien.

Dalam video yang diunggah, Plummer terlihat memulai putaran roda gila di awal video untuk membantu proses awal. Ia juga menjalankan Cinebench pada sistem AMD Threadripper 3970X miliknya yang memiliki 32 core dan 64 thread. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan GPU RX 5700 XT.

Threadripper chipset cooling with a Stirling Engine

Satu pengguna Amazon melaporkan bahwa mesin ini cukup sensitif sehingga bisa berputar hanya dari panas tangan. Dalam kasus chipset motherboard Threadripper, panas yang dihasilkan pasti cukup untuk menggerakkan mesin Stirling ini.

Plummer belum membagikan detail suhu chipset sebelum dan sesudah “instalasi” mesin Stirling. Namun, banyak penggemar teknologi menantikan video yang lebih panjang di kanal YouTube Dave’s Garage untuk melihat apakah ada perubahan pada skor benchmark atau suhu sistem.

Bagi pengguna yang tertarik dengan solusi pendinginan unik ini, mesin Stirling tersebut bisa dibeli di Amazon dengan harga sekitar Rp 639 ribu. Meskipun bukan solusi pendinginan yang serius untuk penggunaan sehari-hari, alat ini bisa menjadi proyek menarik bagi para penggemar teknologi dan modding PC.

Cooling with a Stirling Engine?

Para pengamat teknologi menilai bahwa eksperimen Plummer ini menunjukkan kreativitas dalam memanfaatkan prinsip fisika klasik untuk aplikasi modern. Mesin Stirling yang awalnya dirancang untuk tujuan edukasi kini bisa diaplikasikan pada komponen PC berperforma tinggi.

Bagi yang penasaran dengan performa sistem operasi terbaru, Anda bisa membaca tentang iOS 27 Buka Akses iCloud untuk Android dan Windows.

Teknologi mesin Stirling yang digunakan dalam eksperimen ini sebenarnya memiliki sejarah panjang. Dijelaskan dalam sumber referensi, “Mesin Stirling dicirikan oleh proses siklus tertutup yang melibatkan sejumlah gas tetap. Komponen dasar termasuk sumber panas, heat sink, piston daya, dan piston displacer,” demikian penjelasan Modern Physics.

Mesin beroperasi dalam empat fase utama: ekspansi isotermal, pendinginan pada volume konstan, kompresi isotermal, dan pemanasan pada volume konstan. Prinsip inilah yang memungkinkan mesin Stirling mengubah panas chipset Threadripper menjadi gerakan mekanik.

Threadripper chipset cooling with a Stirling Engine

Bagi pengguna yang tertarik dengan modifikasi PC unik, eksperimen Plummer ini membuktikan bahwa pendinginan chipset tidak harus selalu menggunakan heatsink dan kipas konvensional. Mesin Stirling bisa menjadi alternatif yang menarik, meskipun lebih untuk tujuan demonstrasi atau proyek hobi.

Sistem AMD Threadripper 3970X yang digunakan Plummer diketahui memiliki konsumsi daya yang cukup tinggi, sehingga chipset motherboard-nya juga menghasilkan panas yang signifikan. Dengan menggunakan mesin Stirling, Plummer tidak hanya mendinginkan chipset tetapi juga menghasilkan gerakan mekanik yang menarik untuk diamati.

Bagi yang ingin tahu lebih lanjut tentang dukungan sistem operasi, simak informasi tentang Dukungan Windows 10 yang diperpanjang hingga 2027.

Meskipun solusi ini mungkin tidak praktis untuk penggunaan sehari-hari, eksperimen Dave Plummer menunjukkan bahwa inovasi dalam dunia PC tidak pernah berhenti. Dari pendinginan chipset dengan mesin Stirling hingga modifikasi ekstrem lainnya, para penggemar teknologi terus mencari cara baru untuk meningkatkan performa dan estetika sistem mereka.

Bagi yang tertarik membeli mesin Stirling ini, tersedia di Amazon dengan harga USD 39,99 dan kupon diskon USD 10. Pastikan untuk memeriksa ketersediaan dan ongkos kirim ke Indonesia sebelum melakukan pembelian.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.