Telset.id – CMF by Nothing resmi meluncurkan dua perangkat audio portabel pertamanya, yakni Speaker S dan Speaker M. Kehadiran kedua speaker ini langsung menarik perhatian berkat desainnya yang unik, menyerupai kemasan susu karton (milk carton), sebuah langkah berani yang membedakannya dari kompetitor di pasar speaker Bluetooth. Langkah ini menandai debut CMF di segmen speaker portabel, tak lama setelah perilisan CMF Clip Pro dan Nothing Headphone (1) Pro.
Kedua speaker ini menawarkan pendekatan yang berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Speaker S yang lebih mungil dirancang untuk portabilitas maksimal dan mendengarkan musik saat bepergian. Sementara itu, Speaker M hadir dengan ukuran lebih besar, ditujukan bagi pengguna yang ingin mengisi ruangan dengan musik untuk pesta atau acara kumpul. Meski menyasar segmen entry-level yang terjangkau, keduanya memiliki fondasi fitur yang serupa di balik permukaan kartonnya yang ikonik.

Harga dan Spesifikasi Speaker CMF
Dari sisi harga, Speaker S dibanderol dengan harga $59 / £49, sedangkan Speaker M dijual seharga $109 / $99. Keduanya tersedia dalam empat pilihan warna, yaitu putih, abu-abu gelap, oranye, dan turquoise. Perbedaan harga ini sejalan dengan perbedaan kemampuan dan ukuran yang ditawarkan oleh masing-masing model.
Untuk spesifikasi audio, Speaker S mengandalkan driver 45mm yang telah disetel khusus (custom-tuned) dan dilengkapi dua passive radiator. Di sisi lain, Speaker M menawarkan rentang frekuensi yang lebih luas, yaitu 60Hz–20kHz, menjadikannya pilihan yang lebih cocok untuk mengisi ruangan dengan suara yang lebih penuh. Terlepas dari perbedaan ukuran, keduanya memiliki banyak kesamaan fitur.
Baik Speaker S maupun Speaker M mampu memberikan waktu pemutaran hingga 18 jam pada volume 50% dengan fitur Ultra Bass aktif. Fitur audio ini berfungsi menambahkan sedikit dampak pada musik yang membutuhkan bobot ekstra. Selain itu, pengisian daya cepat selama 10 menit diklaim dapat memberikan waktu pemutaran selama satu jam.
Konektivitas menjadi salah satu nilai jual utama. Kedua speaker ini mendukung Bluetooth 6.0 yang memungkinkan jangkauan koneksi lebih dari 100 meter antara speaker dan perangkat yang terhubung. Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang ingin mengontrol pemutaran audio dari jarak jauh tanpa khawatir terputus.
Selain itu, kedua model mendukung koneksi ganda (dual-connection). Fitur ini memungkinkan pengguna berpindah antar dua perangkat berbeda tanpa harus melakukan pairing ulang ke speaker setiap kali berganti perangkat. Kemampuan ini sangat berguna dalam situasi di mana lebih dari satu orang ingin mengontrol pemutaran musik di acara yang sama.
Baca Juga:
Fitur Customization dan Mode Pemutaran
CMF juga menghadirkan elemen kustomisasi yang unik pada speaker pertamanya ini. Panel depan Speaker S dan Speaker M dapat dilepas dan ditukar dengan panel berwarna berbeda. Tidak hanya itu, CMF juga mendorong para pemilik printer 3D untuk berkreasi dengan menyediakan panduan untuk mencetak panel dan tombol volume kustom mereka sendiri. Langkah ini memungkinkan pengguna membangun speaker yang selaras dengan interior rumah mereka, sebuah pendekatan yang jarang ditemui di segmen ini.

Dalam hal opsi pemutaran, CMF menawarkan fleksibilitas yang luas. Stereo Mode memungkinkan dua unit Speaker S atau Speaker M diubah menjadi saluran output kiri dan kanan secara terpisah untuk menciptakan pasangan stereo. Sementara itu, Party Mode menawarkan fleksibilitas lebih dengan memberi kebebasan untuk memasangkan kedua model bersama-sama guna memperkuat suara, termasuk dengan model kompatibel dari merek lain.
Kedua speaker ini juga menjadi bagian dari ekosistem produk CMF yang terus berkembang. Sebelumnya, CMF telah merilis earbuds open-ear pertamanya, CMF Clip Pro, yang juga menyasar segmen harga terjangkau. Langkah ini menunjukkan konsistensi CMF dalam menghadirkan produk audio dengan harga bersaing dan desain yang khas.
Kehadiran Speaker S dan Speaker M melengkapi portofolio CMF yang sebelumnya dikenal lewat perangkat seperti smartphone dan earbuds. Dengan harga yang terjangkau dan fitur yang kompetitif, kedua speaker ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari perangkat audio portabel dengan karakter visual yang berbeda dari kebanyakan speaker di pasaran.
Untuk pasar global, ketersediaan Speaker S dan Speaker M menandai babak baru bagi CMF dalam industri audio portabel. Desain milk carton yang diusung keduanya menjadi pembeda utama yang membuatnya mudah dikenali di antara deretan speaker Bluetooth lain. Dengan kombinasi harga terjangkau, fitur konektivitas modern, dan opsi kustomisasi, CMF tampaknya ingin menawarkan nilai lebih bagi konsumen entry-level.
Bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas dan harga terjangkau, Speaker S menjadi pilihan logis. Sementara bagi yang membutuhkan suara lebih bertenaga untuk mengisi ruangan, Speaker M menawarkan rentang frekuensi lebih luas dan ukuran lebih besar. Keduanya hadir dengan janji waktu pemutaran 18 jam dan pengisian daya cepat yang relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Peluncuran ini juga memperkuat posisi CMF sebagai sub-brand Nothing yang fokus pada produk dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan aspek desain. Dengan pendekatan yang berani pada tampilan fisik dan fitur konektivitas terkini, Speaker S dan Speaker M menjadi penanda bahwa CMF serius menggarap segmen audio portabel.

Bagi konsumen yang tertarik dengan ekosistem Nothing, kehadiran speaker ini melengkapi rangkaian perangkat yang sudah ada. Pengguna yang sudah menggunakan produk Nothing atau CMF lainnya dapat mempertimbangkan kedua speaker ini sebagai tambahan untuk pengalaman audio yang lebih lengkap. Dengan harga mulai $59, Speaker S menawarkan titik masuk yang relatif terjangkau, sementara Speaker M menyasar pengguna yang menginginkan performa lebih.
Secara keseluruhan, peluncuran Speaker S dan Speaker M menunjukkan bahwa CMF by Nothing tidak hanya fokus pada perangkat mobile, tetapi juga memperluas jangkauan ke kategori audio portabel. Dengan desain yang khas, fitur Bluetooth 6.0, dan opsi kustomisasi panel, kedua speaker ini menawarkan kombinasi yang jarang ditemui di segmen harga entry-level. Bagi konsumen yang mencari speaker Bluetooth dengan karakter visual berbeda dan fitur modern, kedua model ini layak dipertimbangkan.
Kehadiran kedua speaker ini juga menambah dinamika persaingan di pasar speaker Bluetooth terjangkau. Dengan mengusung desain milk carton yang unik dan fitur seperti dual-connection serta Bluetooth 6.0, CMF berupaya menawarkan nilai lebih dibanding kompetitor di kelas harga yang sama. Langkah ini sejalan dengan strategi CMF yang terus memperluas lini produknya di berbagai kategori perangkat.
[PENUTUP]
Peluncuran Speaker S dan Speaker M menandai ekspansi CMF by Nothing ke kategori audio portabel dengan pendekatan desain yang berbeda. Dengan harga terjangkau, fitur Bluetooth 6.0, dan opsi kustomisasi panel, kedua speaker ini menawarkan kombinasi yang relevan bagi konsumen entry-level yang menginginkan perangkat audio dengan karakter visual khas.





Komentar
Belum ada komentar.