πŸ“‘ Daftar Isi

Samsung Galaxy S26 Ultra ditampilkan dalam genggaman tangan

Samsung Naikkan Harga Galaxy S26, Ultra Rp200 Lebih Mahal

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung naikkan harga hampir semua model Galaxy S26, kecuali Galaxy S26 FE
  • Galaxy S26 Ultra naik USD200, varian 256GB kini mulai USD1.399
  • Galaxy S26 dan S26 Plus naik USD100 dari harga peluncuran
  • Krisis RAM akibat kebutuhan AI disebut jadi penyebab kenaikan harga
  • Disarankan menunggu diskon seperti Prime Day atau Black Friday

Telset.id – Samsung resmi menaikkan harga hampir seluruh model Galaxy S26, kecuali satu varian. Kenaikan ini membuat salah satu varian Galaxy S26 Ultra menjadi USD200 lebih mahal dari sebelumnya, dan menjadi pukulan kedua bagi calon pembeli Galaxy S26 serta Galaxy S26 Plus yang sebelumnya sudah mengalami kenaikan USD100 saat peluncuran dibandingkan versi S25.

Berdasarkan data yang dihimpun, harga awal Galaxy S26 kini dipatok USD999 dari sebelumnya USD899. Galaxy S26 Plus naik dari USD1.099 menjadi USD1.199. Sementara Galaxy S26 Ultra, yang sempat mempertahankan harga awal USD1.299, kini dijual mulai USD1.399. Harga tersebut berlaku untuk versi dasar 256GB di setiap model.

Kenaikan ini menegaskan bahwa tekanan biaya komponen, khususnya memori, masih berlanjut. Sebelumnya, pada Maret, Samsung beralasan kenaikan harga pertama didorong oleh peningkatan fitur dan inovasi. Namun, para eksekutif perusahaan juga mengakui bahwa krisis RAM akibat lonjakan kebutuhan AI atau yang disebut β€œRAMageddon” turut menjadi penyebab. Situasi ini sejalan dengan prediksi yang menyebut kelangkaan RAM dan storage bakal makin parah pada 2027-2028.

Krisis RAM ini disebut tidak akan mereda dalam waktu dekat. Bahkan, sejumlah pihak memperkirakan kondisi pada 2027 akan lebih buruk dibandingkan tahun ini. Galaxy S27 yang akan datang pun sudah disebut berpotensi mengalami kenaikan harga, meski harapannya patokan yang digunakan adalah harga awal S26, bukan harga terbaru yang lebih tinggi ini.

Rincian Harga Baru Galaxy S26

Perubahan harga tidak hanya terjadi pada varian dasar. Untuk versi 512GB, Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus kini masing-masing dibanderol USD1.199 dan USD1.399. Sementara varian Galaxy S26 Ultra dengan penyimpanan 512GB kini dijual USD1.599, dan versi 1TB mencapai USD1.999. Angka tersebut merupakan kenaikan USD200 dibandingkan harga sebelumnya.

Dari seluruh jajaran Galaxy S26, hanya Galaxy S26 FE yang tidak mengalami perubahan harga. Namun, model Fan Edition ini tetap USD50 lebih mahal dibandingkan Galaxy S25 FE. Artinya, hampir seluruh lini Galaxy S26 kini berada di rentang harga yang lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

Samsung Galaxy S26 Ultra shown in hand

Kenaikan harga ini menjadi sinyal bahwa tren harga smartphone flagship terus meningkat. Bagi konsumen yang ingin membeli perangkat Samsung, disarankan menunggu momen diskon besar. Salah satu saran yang muncul adalah tidak membayar dengan harga penuh. Samsung sendiri menyediakan pilihan perangkat yang lebih terjangkau dan tetap mumpuni, seperti seri Galaxy A57 yang dibanderol mulai USD549.

Sementara itu, Amazon masih menawarkan Galaxy S26 Ultra dengan harga awal. Penawaran tersebut juga mencakup beberapa pilihan warna untuk Galaxy S26 dan Galaxy S26 Plus. Jika bersedia menunggu sepekan, Prime Day Amazon dijadwalkan mulai 6 Oktober dan biasanya menghadirkan diskon besar untuk berbagai produk, termasuk ponsel flagship Samsung. Alternatif lain adalah Black Friday dan Cyber Monday setelah Thanksgiving.

Dampak bagi Calon Pembeli

Kenaikan harga ini memperkuat tren kenaikan harga smartphone yang terus berlanjut. Bagi konsumen, keputusan pembelian menjadi semakin menantang di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Di sisi lain, pasar ponsel kelas menengah seperti Redmi 17C 5G yang baru rilis di India dengan harga mulai Rp329 ribuan menunjukkan bahwa segmen ini tetap menjadi alternatif menarik bagi pengguna dengan anggaran terbatas.

Dari sisi industri, krisis komponen yang dipicu kebutuhan AI menjadi faktor utama yang membuat harga perangkat flagship sulit turun. Kondisi ini juga berdampak pada lini produk lain, termasuk perangkat lipat seperti Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Watch 9 yang disebut berpotensi mengalami kenaikan harga hingga USD280 dibandingkan tahun lalu. Bahkan, Galaxy Z Fold 8 dikabarkan bisa mengalami kenaikan USD100 untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Dengan kondisi ini, konsumen perlu lebih cermat dalam memilih waktu pembelian. Menunggu momen diskon, memanfaatkan penawaran dari pengecer, atau mempertimbangkan model yang lebih terjangkau menjadi langkah yang masuk akal. Yang jelas, tren kenaikan harga smartphone yang terus berlanjut ini menjadi kenyataan yang harus dihadapi calon pembeli.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.