Telset.id ā Apple mulai menguji pembaruan besar untuk Safari melalui Dev Betas iOS 27.3, iPadOS 27.3, dan macOS 27.3. Pembaruan ini menghadirkan vertical tabs yang selama ini diminta pengguna, plus Adaptive Dark Mode yang mampu menyesuaikan halaman web yang belum mendukung mode gelap. Meski masih berstatus beta pengembang, perubahan ini menyentuh langsung cara pengguna iPhone, iPad, dan Mac mengelola tab serta membaca halaman web setiap hari.
Menurut laporan TechRadar, Safari memang tertinggal dari Chrome di panggung browser global, tetapi tetap dominan bagi 2,5 miliar pelanggan Apple. Karena itu, kehadiran vertical tabs dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan pengguna setia Safari yang sudah lama menantikan fitur tersebut. Pembaruan ini dirilis lewat Dev Betas, yaitu versi paling awal dan berpotensi paling banyak bug sebelum masuk ke Public Beta dan rilis final.
Vertical Tabs dan Adaptive Dark Mode di Safari
Fitur utama dalam pembaruan ini adalah vertical tabs. Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka Safari View Menu atau masuk ke Settings lalu memilih opsi vertical tabs. Secara default, tab akan muncul di sisi kiri jendela browser pada iPadOS dan macOS, serta di iOS untuk iPhone Duo. Tab ditampilkan sebagai ikon demi menghemat ruang, dan pengguna bisa mengarahkan kursor ke ikon mana pun untuk melihat pratinjau jendela browser yang tersembunyi.

Vertical tabs juga mendukung sejumlah kemampuan tambahan, seperti menyematkan tab di bagian atas daftar lewat drag and drop, serta tab groups. Fitur ini berfungsi di iPad dan iPhone Duo, baik dalam mode portrait maupun landscape. Bagi pengguna yang sering membuka banyak tab sekaligus, pengaturan ini bisa mempermudah navigasi tanpa harus menggulir tab horizontal yang panjang.
Selain vertical tabs, Apple memperkenalkan Adaptive Dark Mode. Berbeda dari Dark Mode biasa yang hanya berjalan di halaman web yang mendukung, Safari kini menawarkan penyesuaian untuk halaman yang tidak mendukung mode gelap. Apple menjanjikan penyesuaian ini tidak akan merusak tampilan situs. Caranya, Adaptive Dark Mode otomatis menggelapkan latar belakang terang, membalik logo dan grafik, mewarnai ulang vector artwork, mengangkat permukaan yang menonjol, serta mendeteksi bayangan dan menyesuaikannya. Situs yang sudah gelap tidak akan disentuh. Untuk pengembang, tersedia tag baru yang bisa mencegah Adaptive Dark Mode mengubah tampilan mereka.

Pembaruan ini juga membawa sejumlah tool Siri AI ke Safari untuk perangkat yang mendukung Apple Intelligence. Siri AI yang sebelumnya, dengan izin pengguna, mengetahui apa yang tampil di layar, kini bisa melihat seluruh halaman web melampaui bingkai layar, termasuk tab yang tersembunyi. Kemampuan ini berguna saat pengguna ingin merapikan tab secara menyeluruh, misalnya mengelompokkan semua tab tentang perjalanan ke Malta berdasarkan aktivitas atau mengelompokkan tab belanja mobil berdasarkan harga.
Dengan Custom Actions baru, Siri AI dapat menjalankan perintah di browser dan membersihkan riwayat berdasarkan topik, situs, dan periode waktu. Fitur ini berguna ketika pengguna tidak ingin riwayat belanja di situs tertentu terlihat orang lain. Bagi yang ingin mendalami pengaturan tab berbasis AI, panduan Cara Mengatur Tab di macOS 27 bisa menjadi rujukan.
Baca Juga:
Sejumlah pembaruan lain turut hadir dalam Dev Beta 1 iOS 27.3, iPadOS 27.3, macOS 27.3, dan watchOS 27.3. Siri App Actions memungkinkan Siri AI masuk lebih dalam ke sistem untuk mengorganisasi file, membuat rencana perjalanan, membuat playlist, menjadwalkan pesan grup, dan mencari foto terbaik untuk dibagikan. Ada pula pembaruan aplikasi Apple Health yang dijanjikan menggunakan Apple Intelligence untuk memberi wawasan lebih dari data kesehatan pengguna.
Dua fitur Audio Intelligence yang bekerja dengan Apple Watch Series 12 juga masuk daftar. Pertama, Live rewind untuk mengingat apa yang baru saja dikatakan dalam percakapan, yang diaktifkan dengan menekan dua kali crown jam untuk membaca potongan percakapan terakhir. Kedua, Siri Recap yang bila diaktifkan dapat merangkum dan meringkas seluruh pembicaraan, pidato, pelajaran, atau ceramah menggunakan Apple Intelligence.

Perlu dicatat, semua perubahan ini baru tersedia di Dev Betas dan belum ada keterangan kapan rilis final akan tiba. TechRadar juga mengingatkan agar pengguna tidak memasang Developer beta di perangkat Apple yang dipakai sehari-hari. Sementara itu, bagi yang ingin memahami batasan Safari sebelum memutuskan beralih atau bertahan, ulasan 3 Kekurangan Browser Safari bisa menjadi bahan pertimbangan.
Di sisi lain, persaingan browser di ekosistem Apple juga menghangat. Firefox iOS kini punya ad blocker bawaan yang membuat Saingan Safari makin kuat. Namun, bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ekosistem Apple, kehadiran vertical tabs dan Adaptive Dark Mode di iOS 27.3 memberi alasan konkret untuk menantikan rilis final Safari versi berikutnya.





Komentar
Belum ada komentar.