Telset.id – Rockstar Games akhirnya merespons secara resmi terkait bocornya video gameplay GTA 6 yang terjadi pekan lalu. Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun X resminya, pengembang sekaligus penerbit game tersebut mengaku kecewa karena para penggemar melihat cuplikan game sebelum waktunya. Rockstar juga menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan perilisan judul yang dinanti-nantikan ini.
Pernyataan ini menjadi respons pertama dari Rockstar setelah sebelumnya bungkam di tengah ramainya pemberitaan kebocoran. Meski demikian, dalam unggahan tersebut sama sekali tidak disebutkan mengenai protes pelaku bocoran terkait penjualan digital GTA 6 maupun tuntutan lain yang sempat diberitakan.

“Merupakan pernyataan yang meremehkan jika mengatakan bahwa memiliki video gameplay Grand Theft Auto VI yang bocor seperti ini sangat memilukan bagi tim kami, dan ini jelas bukan cara kami ingin kalian melihat game ini setelah sekian lama. Kami sangat menyesal bahwa semuanya memakan waktu lama — dari menyelesaikan game (hampir selesai!) hingga berbagi detail dan gameplay resmi, serta memberikan komunitas semua yang ingin kalian ketahui,” demikian pernyataan Rockstar.
Rockstar juga menambahkan, “Meskipun disayangkan bahwa pengalaman bermain yang kami maksud mungkin kini terpengaruh oleh beberapa spoiler, kami berharap semua orang bersedia menunggu sedikit lebih lama untuk merasakan sendiri game ini pada 19 November.”
Meski masih ada sekitar tiga bulan sebelum game akhirnya tersedia di Xbox Series X|S dan PlayStation 5, cuplikan panjang game ini juga akan tayang besok di Netflix. Sementara itu, bocoran yang dilakukan oleh akun bernama Cyberleek telah menyebarkan klip gameplay beserta peta detail Leonidas sejak pekan lalu.
Awalnya sempat diduga bahwa klip yang bocor sudah berusia lebih dari satu tahun. Namun, bocoran berikutnya mengungkap bahwa peretas tersebut sebenarnya memiliki build game yang berfungsi penuh. Bahkan, mereka sempat menulis “LEEK” di dinding dalam game untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar memainkan game tersebut, bukan sekadar mengunduh atau memalsukan klip.
Baca Juga:
Respons Take-Two dan Risiko Malware
Selama kebocoran ini ramai diperbincangkan, Rockstar memilih untuk bungkam. Namun, perusahaan induknya, Take-Two Interactive, telah mengeluarkan subpoena kepada Microsoft untuk mendapatkan ID perangkat Windows dari seluruh anggota tiga server Discord. Langkah ini menunjukkan keseriusan pihak pengembang dalam menindaklanjuti kasus kebocoran tersebut.
Para gamer hanya perlu bersabar sedikit lebih lama, karena perilisan tinggal kurang dari 12 minggu lagi, setidaknya untuk konsol. Pasalnya, versi PC dari game ini belum diumumkan hingga saat ini.
Meski demikian, ada pihak-pihak yang memanfaatkan popularitas game ini dengan menyebarkan malware yang menyamar sebagai bocoran GTA 6. Mengunduh game bajakan secara daring memang selalu bermasalah, tetapi mengunduh judul yang belum dirilis dari internet merupakan resep bencana yang nyata.
Dapat dipahami bahwa sebagian orang sangat antusias dengan judul ini hingga tidak sabar menunggu perilisan resmi. Namun, tiga bulan akan terasa cepat berlalu, terutama bagi mereka yang telah menantikan installment GTA berikutnya selama lebih dari satu dekade. Bagaimanapun, hal baik datang bagi mereka yang mau menunggu.
Kebocoran ini juga mengingatkan kita pada insiden sebelumnya di mana seorang YouTuber gagal membobol kantor Rockstar demi mencari informasi GTA 6. Sementara itu, isu internal juga sempat mencuat terkait serikat pekerja Rockstar Games yang meminta diakui, menambah dinamika menjelang perilisan game paling dinanti ini.
Dengan perilisan yang semakin dekat, para penggemar diharapkan tetap waspada terhadap tautan atau file mencurigakan yang mengklaim sebagai bocoran GTA 6. Kesabaran adalah kunci, dan pengalaman bermain yang utuh pada 19 November nanti tentu akan sepadan dengan penantian panjang ini.





Komentar
Belum ada komentar.