πŸ“‘ Daftar Isi

Tampilan aplikasi Proton VPN di perangkat Linux dengan fitur protokol Stealth yang baru dirilis stabil

Proton VPN Stealth Protocol Resmi Rilis Stabil di Linux

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Proton VPN resmi meluncurkan protokol Stealth anti-sensor ke rilis stabil Linux
  • Pengguna tidak perlu lagi beralih ke kanal beta untuk menggunakan fitur ini
  • Stealth bekerja dengan membungkus lalu lintas VPN dalam lapisan TLS, menyulitkan deteksi DPI
  • Fitur ini awalnya dirancang untuk pengguna di kawasan dengan pembatasan ketat seperti Rusia dan Iran
  • Beberapa pengguna Debian Sid sempat harus kembali ke WireGuard untuk koneksi stabil
  • Label "beta" masih dipertahankan sampai fitur teruji di semua distro dan kondisi jaringan
  • Pembaruan aplikasi versi v4.17.2 sedang diluncurkan secara bertahap
  • Proton VPN juga telah menghadirkan 20 bahasa baru dan dukungan Snap Store untuk Linux

Telset.id – Pengguna Linux kini bisa memanfaatkan fitur anti-sensor Stealth Proton VPN tanpa harus beralih ke kanal beta. Setelah melalui tahap pengujian ketat selama berbulan-bulan, Proton VPN resmi meluncurkan protokol Stealth ke rilis stabil untuk sistem operasi Linux.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Proton Team melalui Reddit. Dengan pembaruan tersebut, pengguna Linux tidak perlu lagi memilih kanal percobaan eksperimental untuk menyamarkan lalu lintas VPN mereka. Fitur ini kini tersedia langsung di cabang utama untuk diakses semua pengguna.

Langkah ini menjadi tonggak penting setelah kabar awal mengenai protokol anti-sensor Stealth Proton VPN akhirnya hadir di Linux dalam versi beta. Fitur yang awalnya diluncurkan untuk membantu pengguna di kawasan dengan pembatasan ketat seperti Rusia dan Iran ini bekerja dengan cara mengaburkan koneksi pengguna.

Stealth membungkus lalu lintas VPN pengguna dengan lapisan enkripsi TLS tambahan, sehingga terlihat seperti aktivitas browsing web standar yang aman (HTTPS). Dengan menyamar di depan mata, Stealth menyulitkan administrator jaringan, penyedia layanan internet (ISP), dan sensor pemerintah untuk mendeteksi serta memblokir penggunaan VPN menggunakan deep packet inspection (DPI).

Keunggulan Stealth untuk Pengguna Linux

Proton VPN terus berinvestasi untuk menghadirkan VPN Linux terbaik. Sebelum menambahkan dukungan untuk protokol Stealth, penyedia layanan ini telah meningkatkan aplikasinya dengan fitur split tunneling, stabilitas yang lebih baik, dan kompatibilitas distro yang lebih luas. Layanan ini dapat dinikmati mulai dari harga setara $2.99 per bulan dan dilindungi jaminan uang kembali 30 hari.

Proton VPN Linux app, promo image

Umpan balik awal dari komunitas sebagian besar positif. Namun, beberapa pengguna di distro tertentu seperti Debian Sid sempat harus kembali menggunakan WireGuard untuk menjaga koneksi tetap stabil. Jika menemui kendala, pengembang meminta pengguna untuk mengirim laporan bug dengan menyertakan distro dan versi, versi aplikasi, aktivitas yang sedang dilakukan, serta detail masalah yang terjadi.

Meski fitur obfuscation ini telah resmi masuk ke rilis stabil utama, Proton Team menegaskan bahwa label β€œbeta” masih akan muncul di samping protokol tersebut di dalam aplikasi. β€œLabel beta tetap dipertahankan sampai kami yakin fitur ini berfungsi di semua distro, kondisi jaringan, dan kasus tepi yang Anda hadapi, jadi terus kirimkan laporannya,” jelas perusahaan kepada komunitas Reddit mereka.

Untuk mencoba fitur ini, pengguna cukup memperbarui aplikasi Proton VPN Linux ke versi terbaru dan masuk ke pengaturan aplikasi untuk mengganti protokol. Karena pembaruan sedang diluncurkan secara bertahap di berbagai mirror, sejumlah pengguna di thread Reddit melaporkan keterlambatan kecil dalam menerima patch terbaru (v4.17.2).

Rangkaian Pembaruan Besar untuk Linux

Rilis stabil ini hanyalah bagian terbaru dari serangkaian pembaruan cepat untuk sistem operasi open-source tersebut. Sebelumnya, Proton VPN telah mengumumkan perubahan besar untuk Linux bagi pengguna GUI dan CLI, membawa klien Linux lebih dekat ke paritas fitur dengan versi Windows dan Mac.

Perusahaan asal Swiss ini juga terus meningkatkan aksesibilitas aplikasi. Belum lama ini, Proton VPN di Linux mendapatkan peningkatan aksesibilitas besar-besaran dengan dukungan 20 bahasa baru. Bagi pengguna yang menyukai manajemen perangkat lunak yang efisien, Proton VPN juga menghadirkan instalasi satu klik resmi ke Linux Snap Store.

Proton Protocols feature in beta on app settings (August 2026)

Dengan Stealth yang kini tersedia di klien utama, pengguna Linux dapat menikmati manfaat harian penuh dari Proton VPN. Baik untuk melewati firewall universitas yang ketat maupun mengamankan komunikasi di negara dengan sensor internet berat, Stealth memastikan koneksi pribadi tetap terlindungi.

Komitmen Proton terhadap privasi pengguna juga terlihat dari berbagai langkah lain. Perusahaan ini diketahui pernah menolak puluhan permintaan data pada 2026. Selain itu, Proton juga berkomitmen untuk meninggalkan Swiss jika privasi pengguna terancam, menunjukkan dedikasi mereka pada keamanan data.

Peluncuran Stealth ke rilis stabil Linux ini menegaskan posisi Proton VPN sebagai salah satu layanan VPN terbaik untuk pengguna Linux. Dengan kemampuan menyamarkan lalu lintas VPN sebagai trafik HTTPS biasa, pengguna di kawasan dengan pembatasan ketat kini memiliki alat yang lebih andal untuk mengakses internet secara bebas dan aman.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.