Telset.id – Motorola resmi memperkenalkan Motorola Signature 27, yang disebut sebagai “smartphone paling canggih yang pernah dibuat Motorola.” Perangkat ini menjadi salah satu dari dua ponsel pertama yang diumumkan dengan chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, tepat setelah Qualcomm mengumumkannya di Snapdragon Summit 2026. Langkah ini menandai upaya Motorola, perusahaan yang dimiliki Lenovo, untuk kembali bersaing di kelas flagship setelah sebelumnya kehilangan sebagian posisinya di hadapan iPhone dan ponsel Samsung terbaik.
Peluncuran Signature 27 terjadi hanya empat bulan setelah Motorola merilis Motorola Razr Fold, ponsel lipat yang diposisikan sebagai penantang Galaxy Z Fold 8 Ultra. Signature 27 juga menjadi flagship Motorola pertama yang mengadopsi struktur penamaan numerik berbasis tahun, yang mencerminkan keinginan Motorola untuk memposisikan perangkat ini bersanding dengan ponsel Android terbaik tahun 2027.
Sebagai penerus de facto Motorola Signature yang diumumkan pada Januari, Signature 27 membawa peningkatan signifikan pada sisi dapur pacu. Motorola Signature sebelumnya mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5, yang berada satu tingkat di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang digunakan Galaxy S26 Ultra, Oppo Find X9 Ultra, dan perangkat sezaman lainnya. Dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Signature 27 tidak lagi berada pada posisi kalah tenaga seperti pendahulunya.
Spesifikasi dan Fitur Motorola Signature 27
Spesifikasi lengkap Motorola Signature 27 belum diungkap seluruhnya. Sebagai gambaran, Motorola Signature generasi pertama menggunakan layar AMOLED quad-curved 6,8 inci, baterai silicon-carbon 5.200mAh, dan tiga kamera belakang 50MP. Teaser terbaru Signature 27 mengungkap bahwa perangkat ini akan hadir dengan setidaknya sensor Sony 200MP dalam konfigurasi empat kamera belakang, yang diprediksi akan menempatkannya bersaing dengan kamera ponsel terbaik tahun depan.
Motorola juga memastikan Signature 27 akan dilengkapi audio yang disetel oleh Bang & Olufsen, sehingga kualitas speaker-nya diperkirakan mumpuni. Untuk pilihan warna, tersedia Pantone Capulet Olive dan Pantone Coal Smoke. Varian Coal Smoke memiliki tekstur woven yang menurut Motorola “memperkuat kekuatan, daya tahan, dan kualitas premium.”
Motorola Signature 27 dijadwalkan hadir di pasar global pada akhir tahun ini. Harganya belum dikonfirmasi, tetapi jika mengacu pada Motorola Signature generasi pertama yang dibanderol mulai £899,99 (sekitar $1.210 atau AU$1.800), wajar jika Signature 27 dijual dengan harga lebih tinggi sebagai “smartphone paling canggih” Motorola.
Baca Juga:
Keunggulan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang menjadi jantung Motorola Signature 27 membawa sejumlah peningkatan yang diklaim Qualcomm akan “menggerakkan era agentic AI.” Chipset ini dibangun di atas inti CPU Oryon yang dirancang ulang, dan menjadi CPU mobile pertama di dunia yang menembus kecepatan 5GHz. Prime Core pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 disebut akan melibas tugas-tugas paling intensif, meskipun pengujian benchmark sesungguhnya belum dilakukan.
Pada sisi grafis, terdapat peningkatan daya 12% serta inti GPU khusus AI. Salah satu fitur utamanya adalah Adreno Neural Fusion, yang menyediakan AI super resolution dan frame generation untuk game. Qualcomm mengklaim peningkatan performa dan daya hingga 40% di judul-judul kunci seperti Naraka Bladepoint dan Honkai Starrail, disertai integrasi ke dalam game engine untuk memudahkan dukungan di masa depan.
Chipset ini juga dilengkapi Sensing Hub yang dibangun langsung di atas chip. Komponen ini menghubungkan loop agentic AI melalui CPU, GPU, dan NPU, sehingga suara ambient dapat ditangkap dan respons diterima sepenuhnya di perangkat dengan latensi rendah. Snapdragon 8 Elite Gen 6 membawa langkah lebih jauh dengan chip neural khusus di samping NPU yang lebih besar.
Untuk kamera, perangkat apa pun yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 memiliki unit Spectra Image Signal Processing (ISP) yang mampu menangani perekaman video 8K 60 FPS atau slow motion 4K 240 FPS. Perlu dicatat bahwa kemampuan ini berkaitan dengan resolusi, bukan kualitas gambar. Ponsel dengan chipset ini akan mampu menghasilkan ketajaman ekstra pada hasil jepretan.
Meski demikian, ada sejumlah kesamaan antara Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan chipset pembanding seperti Apple A20 Pro, termasuk inti GPU terakselerasi AI, kombinasi performa dan efisiensi, serta secure enclave yang dibangun langsung di atas chip. Perbedaan di antara keduanya pada akhirnya mengarah pada hal serupa: peningkatan NPU dan throughput memori untuk masa depan AI lokal, penguatan GPU, serta efisiensi daya yang lebih baik.
Motorola sebelumnya juga sempat mencuri perhatian lewat teaser Signature 27 dengan sertifikasi Swarovski, serta sederet perangkat lain yang diperkenalkan di ajang IFA 2026 seperti Motorola Edge 70 Plus, Razr 70 Swarovski, dan Watch Ultra. Langkah agresif Motorola di segmen lipat juga terlihat dari penampakan Motorola Razr lipat baru yang bukan model flip, melainkan model compact, serta rencana peluncuran wide foldable yang desainnya sempat bocor ke publik.
Dengan kombinasi chipset flagship terbaru, sensor kamera 200MP, dan audio Bang & Olufsen, Motorola Signature 27 menjadi penanda jelas bahwa Motorola serius merebut kembali posisinya di pasar ponsel premium global pada akhir tahun ini.





Komentar
Belum ada komentar.