Telset.id – Nvidia Smooth Motion kini bisa berjalan di GPU RTX 3000 series lewat mod buatan komunitas bernama NVSmooth30. Mod ini memungkinkan frame generation tingkat driver aktif di game yang secara resmi tidak mendukung fitur tersebut, sehingga pengguna kartu grafis generasi Ampere tetap bisa menikmati salah satu teknologi terbaru Nvidia tanpa harus membeli GPU baru.
Mod tersebut tersedia di GitHub dan telah dikonfirmasi bekerja pada sebuah RTX 3050 laptop serta GPU desktop RTX 3080. Kehadiran mod ini menjadi jawaban atas kebuntuan yang dihadapi banyak pemilik PC, karena Nvidia belum secara resmi menghadirkan Smooth Motion dan fitur lain ke perangkat RTX generasi lama.
Smooth Motion sendiri secara fungsi identik dengan Fluid Motion Frames milik AMD. Teknologi ini menghadirkan frame generation pada game yang tidak memiliki dukungan resmi, sehingga paling berguna untuk game lama atau game yang dijalankan melalui emulator.
Cara Kerja Mod NVSmooth30
Mod ini bekerja dengan memodifikasi file DLL frame generation tingkat driver milik Nvidia, yang diberi label NvPresent64. Lewat modifikasi tersebut, pemeriksaan kompatibilitas yang biasanya menghalangi fitur ini berjalan di perangkat GPU Ampere atau RTX 3000 series dapat dilewati.
Pendekatan lain yang digunakan adalah “conservative metadata retargeting” dari Ada Lovelace atau RTX 4000 series, yang kemudian diarahkan ke Ampere. Menurut pembuatnya, pengguna hanya perlu menempatkan file DLL tersebut ke folder game yang relevan dan menggunakan aplikasi Nvidia Profile Inspector untuk mengaktifkan Smooth Motion.
Prosesnya terbilang sederhana, namun proyek ini bersifat eksperimental. Risiko yang menyertai mencakup bug pada game, crash, hingga potensi masalah lain. Mod ini juga tidak boleh digunakan pada game online yang memakai anti-cheat, karena bisa berujung pada pemblokiran akun.

Kebutuhan akan fitur seperti Smooth Motion kian terasa di tengah kondisi pasar GPU yang disebut sedang kacau akibat krisis RAM. Harga GPU, baik AMD Radeon maupun Nvidia GeForce, dinilai terlalu tinggi bagi sebagian besar orang untuk mempertimbangkan upgrade.
Baca Juga:
Fitur seperti Multi-Frame Generation, Dynamic Frame Generation, dan Smooth Motion menjadi hal yang diinginkan pengguna PC, tetapi tidak dapat digunakan pada perangkat lama. Kondisi inilah yang membuat upaya backport oleh para modder terus bermunculan.
Para modder sebelumnya bahkan telah memporting DLSS 5 ke RTX 4080, meski dengan konsekuensi penurunan performa. Sementara itu, kehadiran DLSS 5 Neural Rendering ke perangkat lama dalam waktu dekat dinilai tidak realistis, kendati Nvidia menyatakan berencana menambah dukungan kompatibilitas mundur pada suatu waktu. Rencana tersebut kemungkinan menyasar model 4000 series lebih dulu, sebelum kemudian diharapkan sampai ke 3000 series jika memang memungkinkan.
Dampak bagi Pengguna GPU Lama
Nvidia tercatat cukup mengesankan dengan teknologi terbarunya, terutama DLSS 5 Neural Rendering yang diperlihatkan di Gamescom 2026, dan Smooth Motion menjadi salah satu fitur yang hadir dalam beberapa tahun terakhir. Namun, jurang antara ketersediaan fitur dan kemampuan perangkat keras yang dimiliki pengguna semakin melebar.
Karena itu, fitur seperti Frame Generation dan khususnya Smooth Motion dinilai semakin layak mendapat perhatian untuk di-backport. Langkah tersebut akan menempatkan Nvidia di posisi yang baik di mata banyak gamer PC, sekaligus mencegah pemain bergantung pada mod tidak resmi demi mendapatkan performa lebih baik dan menikmati perangkat GeForce secara maksimal.

Situasi ini juga menyoroti pola yang berulang: pengguna menginginkan fitur baru, tetapi GPU baru tidak terjangkau. Harga perangkat yang melambung membuat opsi bertahan dengan kartu grafis lama menjadi pilihan rasional, dan di titik itulah solusi komunitas seperti NVSmooth30 mengambil peran.
Meski bersifat eksperimental, kehadiran mod ini menunjukkan bahwa fitur tingkat driver masih memiliki ruang untuk dimanfaatkan di luar batas resmi yang ditetapkan Nvidia. Bagi pemilik RTX 3000 series, pilihannya kini ada dua: menunggu kebijakan resmi Nvidia, atau mencoba jalur tidak resmi dengan segala risikonya.
Perkembangan seputar harga dan ketersediaan perangkat keras juga menjadi perhatian tersendiri di pasar Indonesia, seiring dinamika biaya komponen yang turut memengaruhi perangkat lain. Sejumlah artikel terkait perubahan harga perangkat dan kebijakan di sektor teknologi dapat menjadi konteks tambahan bagi pembaca yang mengikuti tren ini.





Komentar
Belum ada komentar.