Tampilan Microsoft Office di dalam aplikasi Copilot dengan dokumen Word, Excel, dan PowerPoint

Microsoft Copilot Kini Bisa Buka Word, Excel, dan PowerPoint

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft membawa Word, Excel, dan PowerPoint ke dalam aplikasi Copilot
  • Pengguna bisa buka, edit, berbagi, dan meninjau dokumen di satu antarmuka
  • Fitur Library menempatkan dokumen dalam jangkauan di dalam Copilot
  • Kolaborasi lewat komentar dan review tetap tersedia di Copilot
  • Baru tersedia untuk pelanggan Frontier di Chat dan Cowork

Telset.id – Microsoft kini memungkinkan pengguna membuka, mengedit, dan berbagi dokumen Word, Excel, serta PowerPoint langsung di dalam aplikasi Copilot. Langkah ini membalik strategi sebelumnya yang menempelkan Copilot ke dalam aplikasi Office, dan menjadikan Copilot sebagai pusat kerja baru bagi pengguna.

Perubahan ini menempatkan aplikasi Copilot sebagai ruang kerja utama. Pengguna bisa berinteraksi dengan AI untuk membuat dokumen tanpa harus berpindah ke aplikasi Office untuk melakukan penyesuaian lanjutan. Pembuatan dokumen sendiri bukan hal baru, karena Copilot tetap bisa menghasilkan dokumen baru berdasarkan percakapan di Copilot Chat atau Copilot Cowork.

Pembaruan terbesar terletak pada kehadiran Library di dalam aplikasi Copilot. Fitur ini menempatkan dokumen-dokumen tersebut dalam jangkauan pengguna di satu antarmuka. Kolaborasi juga menjadi penekanan utama, dengan Microsoft memastikan pengguna tetap bisa berbagi, mengomentari, dan meninjau dokumen di dalam Copilot.

Microsoft Office inside the Copilot app

Menurut Office Product Group Sumit Chauhan, Microsoft Office telah mendefinisikan produktivitas pada era PC. Chauhan menjelaskan bahwa saat Copilot menjadi cara kerja baru, Microsoft membawa pengalaman pembuatan dan kolaborasi Office yang familier langsung ke lingkungan tersebut. Ia juga menyebut dorongan menuju pengalaman yang lebih terpadu.

Chauhan sendiri disebut sebagai salah satu EVP yang melapor kepada Copilot, Agents and Platform EVP Charles Lamanna, menyusul kepergian EVP M365 sebelumnya, Ryan Roslansky. Saat itu, Microsoft diketahui sedang mencari bentuk Copilot dan masa depan kerja sebagai satu ekosistem. Langkah ini disebut sebagai bagian pertama dari pergeseran yang lebih besar untuk M365.

Pengalaman terpadu di dalam aplikasi Copilot ini baru tersedia untuk pelanggan Frontier di Chat dan Cowork. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan fitur ini akan diperluas ke lebih banyak pengguna dalam beberapa bulan ke depan.

A Samsung Galaxy Book4 Edge laptop with Microsoft Copilot+ PC at a Best Buy store

Langkah Microsoft ini melengkapi sejumlah pengembangan lain di ekosistem AI perusahaan. Sebelumnya, Microsoft juga menyoroti pentingnya regulasi AI yang dinilai lebih lemah dari sekotak susu. Di sisi lain, Microsoft mendorong pengguna dan perusahaan untuk kendalikan pengetahuan AI agar tidak bergantung pada satu vendor saja.

Someone using Excel on a Laptop.

Dengan menyatukan pembuatan dan kolaborasi dokumen di dalam Copilot, Microsoft memperkuat posisi Copilot sebagai pusat aktivitas kerja. Pengguna pelanggan Frontier di Chat dan Cowork menjadi kelompok pertama yang bisa mencoba pengalaman ini, sementara pengguna lain masih menunggu perluasan akses.

Copilot keyboard button

Perubahan ini menegaskan arah Microsoft yang menjadikan Copilot sebagai β€œcara kerja baru”. Pengalaman Office yang familier kini hadir di dalam satu antarmuka, sehingga pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk mengedit dan berbagi dokumen. Bagi pelanggan Frontier, uji coba ini menjadi gambaran awal bagaimana M365 akan terus bergeser ke depan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.