📑 Daftar Isi

Formulir deklarasi pembelian RTX 5090 di Micro Center yang harus diisi pembeli

Micro Center Wajibkan Formulir dan Scan ID untuk Pembelian RTX 5090

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Micro Center mewajibkan formulir deklarasi dan scan ID untuk pembelian RTX 5090
  • Kebijakan mulai berlaku pekan ini di gerai Tustin, California dan Columbus, Ohio
  • Formulir berisi pernyataan tidak mengekspor atau menjual kembali GPU
  • Langkah ini menyasar scalper yang menjual RTX 5090 ke China
  • Hanya satu pembelian RTX 5090 per pelanggan, selamanya
  • Pro dan kontra muncul di kalangan pembeli soal penyerahan data pribadi

Telset.id – Micro Center kini mewajibkan pembeli Nvidia RTX 5090, termasuk yang membeli PC rakitan dengan GPU tersebut di dalamnya, untuk mengisi formulir deklarasi resmi. Kebijakan ini mulai berlaku pekan ini dan mengharuskan pembeli menandatangani pernyataan bahwa mereka tidak berniat mengekspor atau menjual kembali GPU tersebut, sekaligus menyerahkan kartu identitas berfoto resmi untuk dipindai oleh retailer.

Kebijakan ini pertama kali terungkap dari unggahan seorang pengguna Reddit yang mengaku diwajibkan mengisi dan menandatangani “advanced computing product purchaser declaration” saat membeli PowerSpec AI90 workstation PC yang mengusung RTX 5090. Transaksi tersebut terjadi di gerai Micro Center di Tustin, California. Dalam thread Reddit yang sama, pengguna lain mengklaim formulir serupa juga telah diterapkan di gerai Micro Center di Columbus, Ohio.

Menurut laporan PC Gamer, kebijakan ini tergolong baru karena baru dimulai pekan ini di Micro Center. Meski demikian, sejumlah retailer lain di Amerika Serikat disebut sudah lebih dulu menerapkan praktik serupa, termasuk Central Computers.

Micro Center RTX 5090 purchase declaration form

Upaya Cegah Scalper dan Ekspor GPU

Langkah Micro Center ini menyasar praktik scalping, yakni pembelian RTX 5090 atau PC yang memuat GPU tersebut untuk dijual kembali ke China demi meraup keuntungan. Harga PC rakitan berisi RTX 5090 kini disebut berada di kisaran yang sama dengan harga GPU standalone, dan dalam sejumlah kasus menjadi satu-satunya cara memperoleh kartu grafis tersebut.

Formulir deklarasi ini dinilai tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat, sehingga muncul pertanyaan soal bagaimana aturan tersebut bisa ditegakkan. Pihak yang melanggar ketentuan dalam perjanjian itu disebut kemungkinan hanya akan mengabaikan konsekuensinya.

Kendati demikian, penggunaan verifikasi ID dinilai tetap berfungsi sebagai bentuk pencegahan bagi para eksportir GPU. Mereka yang melakukan perjalanan singkat ke Amerika Serikat untuk membeli RTX 5090 lalu menjualnya kembali di negara asal dengan harga jauh lebih tinggi tidak akan mampu menyediakan alamat AS dan kartu identitas berfoto resmi yang bisa diverifikasi sebagai milik mereka.

Pro dan Kontra di Kalangan Pembeli

Bagi pelanggan Micro Center, proses pengisian formulir dan pemeriksaan ID ini jelas merepotkan. Sebagian pengguna di thread Reddit tersebut tidak mempermasalahkan prosedur tersebut karena menilainya sebagai langkah anti-scalping. Sebagian lain justru mengkhawatirkan keharusan menyerahkan informasi pribadi ke sebuah toko ritel untuk alasan yang mereka anggap tidak perlu, atau sekadar merasa terganggu dan menilai langkah ini membuang waktu. Salah satu pengguna Reddit menyebut kebijakan ini “tidak masuk akal”.

Berdasarkan thread Reddit tersebut, Micro Center juga menerapkan aturan lain, yakni hanya satu pembelian GPU RTX 5090 per pelanggan, untuk selamanya. Setelah seseorang membeli satu unit, ia tidak akan pernah bisa membeli unit lainnya.

Kebijakan Micro Center ini muncul di tengah situasi pasokan komponen yang mengetat. Isu kelangkaan memori dan storage yang diprediksi memburuk pada 2027-2028 turut menjadi perhatian pasar, sebagaimana dibahas dalam laporan soal kelangkaan RAM dan storage. Kondisi ini turut memengaruhi dinamika harga dan ketersediaan GPU kelas atas seperti RTX 5090.

Sebagai informasi, RTX 5090 merupakan kartu grafis flagship Nvidia yang menjadi incaran para pembangun server AI. Permintaan tinggi dari sektor tersebut membuat pasokan ke pasar ritel semakin terbatas dan harga melonjak, sehingga mendorong berbagai pihak mencari celah untuk memperoleh dan menjual kembali GPU ini.

Kebijakan deklarasi pembelian dan pemindaian ID di Micro Center menjadi contoh bagaimana retailer berupaya menekan praktik ekspor dan scalping di tengah kelangkaan pasokan. Namun tanpa mekanisme penegakan yang jelas, efektivitas jangka panjang dari langkah ini masih menjadi pertanyaan di kalangan pembeli maupun pengamat industri.

[IMAGE: https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/dsioiQmJ2QqzaTDP3dWy7X.jpg | Alt: “An RTX 5090 on its retail packaging on a desk”]

[IMAGE: https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/iH6Sehz2iwz8bH5Yrpprb6.jpg | Alt: “The GeForce RTX logo on the Nvidia GeForce RTX 5090”]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.