Telset.id β LinkedIn mulai menguji feed Network khusus berisi unggahan dari koneksi yang sudah ada, langkah terbaru platform milik Microsoft itu untuk membantu para profesional dan kreator mengubah relasi menjadi peluang nyata. Uji coba ini menyasar Amerika Serikat, Inggris, India, dan Australia, dengan fokus memperkuat hubungan yang sudah terbentuk alih-alih sekadar memperluas jaringan.
Langkah tersebut diambil setelah LinkedIn mencatat jumlah founder di platformnya naik 70 persen, sementara jumlah anggota yang melaporkan memiliki lebih dari satu posisi pekerjaan meningkat 26 persen sejak 2019. Namun LinkedIn juga menegaskan bahwa lebih dari separuh profesional Gen Z masih ragu bagaimana mengembangkan hubungan setelah melakukan koneksi awal.
Uji coba feed Network menjadi jawaban atas kebingungan tersebut. Feed ini dipisahkan dari feed utama sehingga pengguna bisa melihat lebih jelas apa yang sedang dibicarakan dan dilakukan oleh kontak yang sudah mereka kenal. Belum ada keterangan resmi soal jadwal perluasan atau ketersediaan umum fitur ini di luar empat pasar uji tersebut.
Kartu Nama Digital hingga Catatan Privat
LinkedIn juga menjembatani ranah fisik dan digital dengan mengintegrasikan kartu nama digital ke dalam aplikasi, lengkap dengan dukungan untuk aplikasi mobile wallet agar bisa diakses cepat. Fitur ini disebut bakal berguna terutama saat konferensi, rapat, dan acara networking lain, dengan rencana peluncuran global dalam beberapa bulan mendatang.
Bagi pelanggan Premium, LinkedIn menambahkan kemampuan menulis catatan privat di profil orang lain. Catatan ini membantu pengguna mengingat detail penting, misalnya di mana mereka pernah bertemu seseorang. Fitur ini melengkapi rangkaian pembaruan yang menyasar hubungan profesional jangka panjang.
Di sisi monetisasi, kreator mendapatkan dashboard baru untuk mengelola konten sekaligus memantau statistik penting. LinkedIn juga menyiapkan In-Stream Ads yang akan hadir di video sebagai opsi pendapatan tambahan. Format iklan ini saat ini masih diuji bersama sejumlah kreator dan pengiklan terpilih di Amerika Serikat.
Langkah LinkedIn memperkuat sisi komunitas dan monetisasi ini berjalan seiring upaya platform membersihkan feed dari konten berkualitas rendah. Sebelumnya, Tombol AI Slop LinkedIn tercatat dipakai lebih dari satu juta pengguna, sementara Fitur Laporan Baru diklaim berhasil menekan AI slop hingga 40 persen. Kedua hal ini menunjukkan LinkedIn tengah menyeimbangkan pertumbuhan konten dengan kualitas interaksi.
Baca Juga:
Dalam pernyataan resminya, LinkedIn menyebut tujuan dari rangkaian pembaruan ini adalah membantu mengubah relasi menjadi peluang nyata. βTujuan kami adalah membantu mengubah hubungan tersebut menjadi peluang nyata sehingga Anda bisa ditemukan, mengembangkan apa yang sedang Anda bangun, dan menciptakan cara baru untuk mendapatkan penghasilan,β ringkas perusahaan.
Fokus pada sisi ekonomi kreator ini sejalan dengan strategi efisiensi infrastruktur yang diambil LinkedIn belakangan ini. Platform sempat menahan ekspansi data center AI demi efisiensi GPU, langkah yang menunjukkan LinkedIn lebih selektif dalam belanja teknologi ketimbang mengejar kapasitas besar-besaran.
Dampak bagi Profesional dan Kreator
Bagi para profesional yang menjalankan side hustle, kombinasi feed Network, kartu nama digital, dan dashboard kreator memberi jalur yang lebih terstruktur untuk membangun audiens. Feed Network membantu visibilitas di antara kontak yang sudah ada, sementara catatan privat di akun Premium mempermudah menjaga konteks hubungan yang dibangun dari waktu ke waktu.
Kartu nama digital di mobile wallet berpotensi mengubah cara orang bertukar kontak di acara tatap muka. Alih-alih menyimpan tumpukan kartu fisik, pengguna bisa mengakses identitas profesional mereka langsung dari ponsel. LinkedIn menyebut fitur ini akan diluncurkan secara global dalam beberapa bulan ke depan, meski belum ada tanggal pasti.
Untuk kreator, dashboard baru dan In-Stream Ads membuka peluang pendapatan tambahan di atas format monetisasi yang sudah ada. Uji coba In-Stream Ads bersama kreator dan pengiklan terpilih di AS akan menjadi indikator seberapa besar minat pasar terhadap iklan video di platform profesional ini.
Yang perlu dicatat, feed Network masih berstatus uji coba terbatas di empat negara. Pengguna di luar AS, Inggris, India, dan Australia belum bisa memastikan kapan fitur ini tersedia. LinkedIn juga belum mengungkap apakah feed terpisah ini akan menjadi permanen atau hanya eksperimen sementara.
Secara keseluruhan, rangkaian pembaruan ini menegaskan posisi LinkedIn yang ingin bergerak dari sekadar tempat mencari kerja menjadi ekosistem tempat profesional membangun relasi, audiens, dan penghasilan. Bagi pengguna di pasar uji, fitur-fitur ini bisa dicoba dalam waktu dekat, sementara pengguna global menunggu jadwal peluncuran resmi dari LinkedIn.





Komentar
Belum ada komentar.