πŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi iPhone Ultra lipat pertama Apple dengan desain tipis dan layar fleksibel

iPhone Ultra Dikabarkan Tak Punya Face ID dan 4 Fitur Standar Ini

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • iPhone Ultra, iPhone lipat pertama Apple, dijadwalkan rilis 9 September dan diprediksi menjadi iPhone termahal dalam sejarah
  • Face ID dikabarkan tidak hadir, digantikan Touch ID di tombol daya karena bodi terlalu tipis untuk TrueDepth camera
  • Kamera telefoto dilaporkan tidak disertakan, hanya ada kamera ganda wide dan ultra-wide
  • Action Button dan mute switch tidak terlihat pada dummy unit yang beredar
  • Dukungan MagSafe masih simpang siur; Mark Gurman yakin fitur ini tetap hadir
  • Slot SIM fisik kemungkinan dihapus, iPhone Ultra akan mengandalkan eSIM sepenuhnya
  • Ketiadaan fitur merupakan kompromi demi desain tipis dan penghematan biaya

Telset.id – Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone lipat pertamanya yang disebut iPhone Ultra pada 9 September. Namun, perangkat yang diprediksi menjadi iPhone termahal dalam sejarah ini justru dikabarkan tidak memiliki sejumlah fitur standar yang selama ini melekat pada produk-produk Apple, termasuk Face ID dan kamera telefoto.

Ketiadaan fitur-fitur tersebut kemungkinan besar merupakan bagian dari upaya Apple untuk menjaga profil perangkat tetap tipis, meskipun beberapa di antaranya juga bisa menjadi langkah penghematan biaya. Kombinasi dari berbagai kekurangan ini berpotensi membuat sebagian calon pembeli mempertanyakan seberapa β€œUltra” dan sepadankah harga yang ditawarkan.

Konsep iPhone lipat dengan latar belakang warna-warni

Fitur yang Dikhawatirkan Hilang dari iPhone Ultra

Berikut adalah lima fitur yang dilaporkan tidak akan hadir di iPhone Ultra berdasarkan berbagai sumber dan bocoran yang beredar:

1. Face ID

Sudah lama beredar kabar bahwa iPhone Ultra tidak akan memiliki Face ID. Sebagai gantinya, perangkat ini kemungkinan akan menggunakan sensor sidik jari Touch ID yang tertanam di tombol daya, mirip seperti desain pada iPad generasi terbaru. Ini berbeda dengan iPhone SE (2022) yang masih menggunakan tombol Home fisik di bawah layar.

Kabar ini cukup mengejutkan karena sudah bertahun-tahun sejak iPhone kelas atas terakhir kali tidak memiliki Face ID. Bahkan model budget seperti iPhone 17e sudah dibekali fitur tersebut. Alasan yang paling mungkin adalah bodi iPhone Ultra yang terlalu tipis untuk menampung susunan kamera TrueDepth yang menjadi tulang punggung Face ID.

2. Kamera Telefoto

Fitur lain yang dikorbankan demi desain tipis adalah kamera telefoto. iPhone Ultra dilaporkan hanya akan memiliki kamera belakang ganda dengan sensor wide dan ultra-wide. Klaim ini cukup masuk akal karena Samsung Galaxy Z Fold 8 yang memiliki form factor serupa juga hanya dibekali kamera ganda.

Selain itu, Apple juga tidak membekali iPhone 17 standar maupun iPhone Air dengan kamera telefoto. Ini menunjukkan bahwa Apple tidak menganggap fitur tersebut sebagai sesuatu yang esensial, bahkan untuk perangkat dengan harga cukup mahal sekalipun. Namun, konsekuensinya cukup berat: iPhone Ultra akan jauh dari predikat iPhone terbaik untuk fotografi, mengingat iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max sama-sama memiliki kamera telefoto.

Review Apple iPhone 17 Pro

3. Action Button

Sejak diperkenalkan pada seri iPhone 15 Pro, Action Button telah menjadi fitur standar di banyak lini iPhone. Namun, iPhone Ultra dilaporkan tidak akan memilikinya. Berbagai dummy unit yang beredar, termasuk dari pembocor Sonny Dickson, menunjukkan tidak adanya Action Button pada perangkat ini β€” kemungkinan karena bodi yang terlalu tipis untuk komponen yang dibutuhkan.

Yang lebih menarik, dummy unit tersebut juga tidak menampilkan mute switch. Jika kabar ini benar, iPhone Ultra bisa menjadi iPhone pertama yang tidak memiliki keduanya sekaligus.

4. MagSafe

Dummy unit iPhone Ultra juga tidak menampilkan cincin MagSafe. Meski bisa jadi hanya sekadar kelalaian pada purwarupa, fakta bahwa dummy unit seri iPhone 18 Pro menampilkannya menunjukkan bahwa iPhone Ultra mungkin benar-benar tidak menyertakan magnet untuk pengisian daya nirkabel dan aksesori.

Namun, kabar ini masih simpang siur. Mark Gurman, pengamat Apple dengan rekam jejak sangat baik, menyatakan dalam wawancara dengan Tom’s Guide bahwa β€œsemua indikasi yang saya dengar adalah MagSafe hadir di ponsel lipat ini. Mereka berhasil memasangnya di iPhone Air, dan saya tidak melihat alasan mengapa mereka tidak bisa memasangnya di ponsel lipat.”

Meski kecenderungan kami mempercayai Gurman, perbandingannya dengan iPhone Air tidak sepenuhnya relevan karena iPhone Ultra justru dikabarkan tidak memiliki beberapa fitur yang ada di iPhone Air, seperti Face ID dan Action Button.

Samsung Galaxy Z Fold 8

5. Slot Kartu SIM Fisik

Apple sebenarnya sudah menghapus slot kartu SIM fisik untuk pasar Amerika Serikat dan beberapa wilayah lain. Namun, hampir semua iPhone di seluruh dunia β€” termasuk Inggris dan Australia β€” masih memilikinya, kecuali iPhone Air.

iPhone Ultra dikabarkan akan mengikuti jejak iPhone Air dengan mengandalkan eSIM sepenuhnya, di negara mana pun perangkat itu dibeli. Kabar ini datang dari berbagai sumber dan cukup masuk akal: jika iPhone Air saja terlalu tipis untuk slot kartu SIM, maka iPhone Ultra kemungkinan besar juga akan mengalaminya.

Dari semua fitur yang berpotensi hilang, ini adalah yang paling pasti menurut sumber. Namun bagi pembeli di AS, ini bukan perubahan besar karena mereka sudah terbiasa dengan perangkat eSIM-only.

Nilai Plus di Balik Ketiadaan Fitur

Meskipun kehilangan sejumlah fitur standar, iPhone Ultra tetap bisa dipandang sebagai perangkat dengan nilai yang wajar. Jika dilihat sebagai kombinasi iPhone dan iPad dalam satu perangkat, harga yang mahal tersebut masih bisa dianggap sepadan.

Desain tipis yang menjadi alasan utama penghilangan fitur-fitur tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan perangkat lipat yang nyaman digenggam dan mudah dibawa. Apple tampaknya lebih memprioritaskan portabilitas dan estetika dibandingkan kelengkapan fitur pada perangkat pertamanya di kategori ini.

Keputusan Apple untuk meluncurkan iPhone Ultra pada 9 September juga datang di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar ponsel lipat. Kehadiran pemain lama seperti Samsung dengan Galaxy Z Fold series menjadi pembanding utama. Apple yang terlambat masuk ke kategori ini mendapat tekanan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda, dan fokus pada desain tipis menjadi salah satu pembeda yang dipilih.

Bagi konsumen yang selama ini setia pada ekosistem Apple dan menginginkan perangkat lipat, iPhone Ultra tetap akan menjadi pilihan menarik meski harus berkompromi dengan ketiadaan beberapa fitur. Namun, bagi mereka yang menganggap Face ID, kamera telefoto, atau MagSafe sebagai kebutuhan utama, keputusan untuk menunggu generasi kedua dari iPhone lipat ini bisa menjadi pilihan yang lebih bijak.

Satu hal yang pasti, peluncuran iPhone Ultra akan menjadi momen bersejarah bagi Apple. Pertanyaannya sekarang, apakah konsumen bersedia membayar harga termahal dalam sejarah iPhone untuk perangkat yang justru kehilangan beberapa fitur standar? Jawabannya akan terungkap setelah perangkat ini resmi meluncur dan beredar di pasaran.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.